<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694</id><updated>2012-01-27T10:30:09.191+07:00</updated><category term='Mario Teguh'/><category term='Andrew Ho'/><category term='Eko Jalu Santoso'/><category term='Tung Desem Waringin'/><category term='Ponijan Liaw'/><category term='Peter Lim'/><category term='Pitoyo Amrih'/><category term='Prie GS'/><category term='#SEO Contest Hadiah Rp 25 Juta'/><category term='Agus Riyanto'/><category term='Andrie Wongso'/><category term='Nathalia Sunaidi'/><category term='Wuryanano'/><category term='Tom MC Ifle'/><category term='Muk Kuang'/><category term='Joko Susilo'/><category term='Paulus Winarto'/><title type='text'>Kita Bisa Sukses!          By: AS</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8369261892473298509</id><published>2009-07-06T09:48:00.010+07:00</published><updated>2009-07-30T12:12:03.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joko Susilo'/><title type='text'>Joko Susilo: 8 Headline Sales Letter Paling Menjual Sepanjang Massa</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dalam &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/" target="_blank" title="5 Unsur Penting Sales Letter"&gt;sales letter&lt;/a&gt;, salah satu bagian terpenting adalah headline. Karena headline yang dilihat orang pertama kali. Kalau headline anda gagal menarik perhatian pengunjung, mereka akan meninggalkan situs web anda seketika itu juga. Artinya tak terjadi &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/" target="_blank" title="3 Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk (atau Layanan) Anda Laris Manis"&gt;penjualan di situs web anda&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Karena itu anda perlu memberikan perhatian penuh pada headline sales letter anda. Di headline, pesan anda akan terbaca pertama kali. Dari headline pula bermula proses terjadinya penjualan. Untuk itu, jangan segan mengubah headline sales letter jika memang penjualan anda masih seret.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Baiklah. Anda mau tahu &lt;strong&gt;headline sales letter paling menjual sepanjang masa&lt;/strong&gt;?&lt;/p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Headline yang saya sampaikan di sini merupakan pengamatan saya terhadap sejumlah &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/" target="_blank" title="Membius Pengunjung dengan Sales Letter"&gt;sales letter&lt;/a&gt; dan dari beberapa buku copywriting, serta beberapa dimodifikasi sedemikian rupa. Berikut 8 headline sales letter paling menjual sepanjang masa:&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt; &lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Mereka tertawa ketika      saya duduk di depan piano. Tapi BUNGKAM Saat Saya Mulai Memainkannya. &lt;/strong&gt;Headline jenis ini sangat ampuh karena menarik perhatian dan menampilkan efek from “zero to hero”. Seseorang yang mulanya ditertawakan namun bisa membuktikan kemampuannya sehingga membungkam orang-orang yang menertawainya. Anda bisa pakai headline jenis ini dengan pola kalimat berbentuk &lt;em&gt;“Mereka …….,      tapi saya membuktikannya”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Siapa lagi yang ingin      mendapatkan jutaan rupiah setiap hari?&lt;/strong&gt; Headline jenis ini kuat karena banyak orang yang belum pernah merasakannya. Anda bisa pakai headline jenis ini dengan pola kalimat &lt;em&gt;“Siapa lagi yang ingin…..?”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana sebuah ide      sederhana membuat saya menghemat ratusan juta rupiah setahun.&lt;/strong&gt;      Headline ini menghubungkan dua hal secara dramatis. Kalau anda suka, anda      bisa pakai dengan pola &lt;em&gt;“Bagaimana ………… Membuat Saya…..”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Apakah Anda Sudah      Mempersiapkan Masa Tua Anda?&lt;/strong&gt; Headline jenis ini bersifat      provokatif, menantang, dan menimbulkan rasa penasaran. Pola headlinenya &lt;em&gt;“Apakah      Anda…..?”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Saya      Mengubah Perusahaan Bobrok menjadi Perusahaan Paling Diperhitungkan Saat      Ini.&lt;/strong&gt; Headline ini merupakan rentetan kejadian. Dari yang semula terpuruk, lalu bangkit, dan meraih prestasi. Anda bisa gunakan dengan pola kalimat &lt;em&gt;“Bagaimana Saya…..”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Mendongkrak      Produktivitas Anda Hanya dalam Tiga Hari.&lt;/strong&gt; Headline ini sederhana      dan berisi manfaat besar. Polanya berbentuk &lt;em&gt;“how to”&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;“Bagaimana…..”&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Jika Anda Bisa      Menulis, Anda Bisa Meraup Jutaan Rupiah Dalam Seminggu.&lt;/strong&gt; Headline      ini mengarah kepada kondisi pembacanya. Pola headline ini adalah “&lt;em&gt;Jika      Anda …., Anda Bisa……&lt;/em&gt;”&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Rahasia Menggondol      Tujuh Piala Catur Beruntun Terungkap.&lt;/strong&gt; Polanya &lt;em&gt;“Rahasia…..”&lt;/em&gt;.      Kata “rahasia” mujarab untuk menggugah rasa penasaran pembaca.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Kedelapan pola headline di atas hampir semuanya pernah saya coba. Hasilnya memang berbeda-beda. Yang penting setiap anda menggunakan suatu headline, anda ukur hasilnya. Dan bandingkan dengan headline lain yang anda coba. Namun yang jelas, &lt;strong&gt;headline sangat besar pengaruhnya terhadap bisnis internet anda&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Bagaimana komentar anda? Atau mungkin anda mau mencoba menulis headline di kotak komentar. Boleh juga berbagi pengalaman anda menulis headline. Silakan…saya nantikan dan mari kita diskusikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;Hot Topic:  Stop Dreaming Start Action&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8369261892473298509?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8369261892473298509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-8-headline-sales-letter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8369261892473298509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8369261892473298509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-8-headline-sales-letter.html' title='Joko Susilo: 8 Headline Sales Letter Paling Menjual Sepanjang Massa'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-1043499676883470823</id><published>2009-07-06T09:46:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T12:15:54.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joko Susilo'/><title type='text'>Joko Susilo: 4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh Yang Perlu Anda Tahu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kapankah aktivitas marketing dimulai? Apakah proses marketing baru dimulai hanya setelah sebuah produk siap dipasarkan?&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab benar demikian. Proses marketing baru dijalankan setelah ada produk yang siap dipasarkan. Namun, dalam mata rantai marketing yang utuh, proses marketing sebenarnya harus sudah bekerja jauh sebelum produk diluncurkan. Bagaimana bisa?&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Karena marketing bukan sekedar soal memasarkan produk yang sudah siap dijual. Namun marketing ikut berperan dari awal dalam &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/01/05/4-strategi-singkat-membuat-produk-informasi-yang-menjual/" target="_blank" title="4 Strategi Singkat Membuat Produk Informasi yang Menjual"&gt;menghasilkan produk&lt;/a&gt; berdaya jual tinggi.&lt;/p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Proses marketing diawali dari melihat &lt;strong&gt;peluang pasar&lt;/strong&gt;, melakukan &lt;strong&gt;riset pasar&lt;/strong&gt;, memilih &lt;strong&gt;target pasar&lt;/strong&gt;, menyusun &lt;strong&gt;strategi marketing&lt;/strong&gt;, merencanakan &lt;strong&gt;program marketing&lt;/strong&gt;, lalu menyusun, meng-&lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;&lt;strong&gt;ACTION&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;-kan, dan memantau hasilnya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Pandangan awam yang menganggap proses marketing sebatas menyusun strategi marketing sampai evaluasi bisa berakibat fatal. Bukan saja berakibat tak lancarnya penjualan produk, namun bisa mengakibatkan biaya marketing yang tinggi dan tak efektif.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Biar lebih jelas, mari kita bahas secara runtut empat tahap proses marketing berikut ini:&lt;/p&gt;   &lt;ol start="1" type="1"&gt; &lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Melakukan Riset      Pasar.&lt;/strong&gt; Proses marketing dimulai dari &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/02/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh-yang-perlu-anda-tahu/www.jokosusilo.com/2009/01/15/inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-internet-anda-berjalan-lebih-lancar/" target="_blank" title="Inilah 6 Cara Meriset Pasar agar Bisnis Internet Anda Berjalan Lebih Lancar"&gt;riset      pasar&lt;/a&gt; untuk melihat seberapa besar potensi pasar, mengukur tingkat kebutuhan pasar, peluang pasar, dan ragam segmen yang tersedia. Juga mengetahui tingkat persaingan di pasar tersebut.&lt;br /&gt;  Sebagai contoh, sebelum meluncurkan &lt;a href="http://www.rahasiablogging.com/" target="_blank" title="Rahasia blogging"&gt;Rumusan Rahasia Blogging&lt;/a&gt;, saya lihat betapa pasar blogging begitu besar. Tingkat kebutuhannya sangat tinggi. Pemilik blog masih sangat terbatas. Dan setahu saya, belum ada produk lain yang secara menyeluruh membahas secara tuntas dari A sampai Z tentang blogging. &lt;a href="http://www.rahasiablogging.com/" target="_blank" title="Rahasia Blogging"&gt;Rahasia Blogging&lt;/a&gt; bukan sekedar membahas tentang bagaimana membuat blog dan menghasilkan uang dari blogging. Namun lebih dari itu membuat &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/02/02/rahasia-blogging-rumusan-membuat-blog-sukses-spektakuler/" target="_blank" title="Rahasia Blogging: Rumusan Membuat Blog Sukses Spektakuler"&gt;blog      sukses spektakuler&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Mengembangkan      Strategi Marketing.&lt;/strong&gt; Dengan memperhitungkan keunggulan anda, anda      siapkan strategi positioning dan &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/02/12/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen/" target="_blank" title="Bagaimana Membuat Brand Produk Anda Menjadi Top of Mind di Benak Konsumen?"&gt;brand      produk&lt;/a&gt; anda.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Menetapkan Program      Marketing.&lt;/strong&gt; Dari strategi marketing tersebut, kemudian lebih rinci ke program marketing. Apa sajakah program marketing yang anda rencanakan? Misalkan ketika baru meluncurkan produk, anda bertumpu pada SEO, PPC, dan beriklan di situs web iklan seperti &lt;a href="http://www.iklanjitu.com/" target="_blank" title="Iklan Jitu"&gt;iklan jitu&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Pada tahap ini, anda perlu hitung total anggaran marketing, alokasi pengeluaran di tiap program marketing yang dijalankan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Evaluasi dan      Perbaikan.&lt;/strong&gt; Pada tahap terakhir ini kita lihat bagaimana hasil dari program-program marketing tersebut. Sudah sesuaikah dengan target anda? Dan dari hasilnya anda bisa rumuskan kembali program marketing apa yang perlu diperbaiki, mana yang perlu diperkuat, mana yang perlu dikurangi atau mungkin perlu ditiadakan. Dan begitu seterusnya.&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;   &lt;p&gt;Intinya selalu ukur program marketing anda. Sebab marketing merupakan proses berkelanjutan yang terus mengiringi dan menentukan keberhasilan bisnis internet anda.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Bagaimana? Anda sudah siap merancang program marketing untuk &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/14/bagaimana-membangun-kredibilitas-bisnis-di-internet/" target="_blank" title="Bagaimana Membangun Kredibilitas Bisnis di Internet"&gt;bisnis internet&lt;/a&gt; anda dan meng- ACTION-kannya? Ikuti keempat tahap proses marketing menyeluruh diatas agar kegiatan marketing anda lebih terencana dan terarah.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-1043499676883470823?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/1043499676883470823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-4-tahap-proses-marketing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1043499676883470823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1043499676883470823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-4-tahap-proses-marketing.html' title='Joko Susilo: 4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh Yang Perlu Anda Tahu'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8312580840592269071</id><published>2009-07-06T09:37:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T12:17:22.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joko Susilo'/><title type='text'>Joko Susilo: Bagaimana Mencapai Tujuan Hidup Anda Secara Benar dan Menyenangkan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Coba bayangkan sebentar… Anda tengah berada di sebuah daerah. Dan anda berniat datang ke rumah seorang &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/04/teman-adalah-aset-yang-tak-ternilai/" target="_blank" title="Teman adalah Aset yang Tak Ternilai"&gt;teman&lt;/a&gt; di daerah lain yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya. Alamat sudah dikantongi. Lalu anda pun berangkat.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Di tengah perjalanan, anda sampai di pertigaan jalan yang membingungkan. Anda ragu mau ambil jalan yang mana. Anda berupaya mencari orang untuk tempat bertanya. Namun sayang daerah itu tak berpenghuni. Tak seorang pun anda temui. Anda berupaya menelpon teman anda, tapi sialnya handphone anda ngedrop kehabisan daya baterai. Kalaupun handphone nyala, daerah itu tak terjangkau sinyal.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Apa kira-kira yang anda lakukan? Jalan mana yang anda ambil? Jalan pertama, jalan kedua, atau yang ketiga?&lt;/p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Anda lalu berspekulasi. Anda ambil jalan pertama. Setelah anda ambil jalan tersebut, naas hasilnya. &lt;strong&gt;Anda tersesat!&lt;/strong&gt; Rencana menuju rumah teman tak kesampaian ditambah lagi anda tak tahu jalan untuk pulang.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Rekan-rekan semua… ilustrasi singkat di atas menggambarkan betapa penting kita tahu bagaimana jalan mencapai tujuan. Kita tak cukup memiliki tujuan, namun perlu tahu &lt;u&gt;bagaimana cara&lt;/u&gt; mencapainya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Saya yakin anda semua punya cita-cita. Mungkin anda ingin menjadi pengusaha, atau artis, pegawai negeri, &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/04/4-sikap-yang-wajib-anda-miliki-untuk-menjadi-internet-marketer-yang-sukses/" target="_blank" title="4 Sikap yang Wajib Anda Miliki untuk Menjadi Internet Marketer yang Sukses"&gt;internet marketer&lt;/a&gt;, atau apapun. Dan apapun cita-cita anda hanya mungkin terwujud bila anda tahu bagaimana cara mencapainya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Soal impian atau cita-cita saya yakin tak ada orang yang tak memilikinya. Terlalu berlimpah mungkin mimpi yang ingin anda capai. Yang banyak terjadi justru kita tak tahu bagaimana cara mewujudkannya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Karena itulah anda butuh peta untuk membimbing langkah-langkah anda guna mencapai yang anda inginkan. Bila anda ingin berbisnis internet misal, anda butuh panduan &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/" target="_blank" title="Formula Bisnis"&gt;SMUO&lt;/a&gt; yang bisa mengarahkan &lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;ACTION&lt;/a&gt; anda secara benar. Bila anda ingin punya blog sukses spektakuler, anda perlu rahasia blogging yang sudah dirasakan manfaatnya misal oleh &lt;a href="http://rahasiablogging.dafidriau.com/" target="_blank" title="Rahasia Blogging Dafid Riau"&gt;Mas Dafid&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.marurat.com/ternyata-blog-joko-susilo-tidak-ada-apa-apanya.html" target="_blank" title="Ternyata Blog Joko Susilo tidak ada “apa-apanya..”"&gt;Marurat.com&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Kembali ke soal tujuan, pastikan anda memang menginginkan karena itu sesuai dengan kata hati anda. Bukan karena ikut-ikutan, bukan juga hanya karena ingin terlihat keren. Namun pastikan itu karena memang panggilan dari dalam diri anda.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Saya masih ingat sebelum merintis bisnis internet ini. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; sebuah momen yang tak terlupakan seumur hidup saya. Waktu itu untuk pertama kalinya saya membaca kisah orang di luar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang sukses berkat internet. Hati saya tergetar waktu itu dan serasa ada yang berbisik dalam hati saya: &lt;em&gt;“Ini jalan hidup kamu Joko!”&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Sebelum berbisnis internet, saya sudah bekerja. Namun saya tak merasa enjoy dengan pekerjaan saya. Pekerjaan yang melelahkan dan saya rasa sulit untuk mewujudkan cita-cita saya untuk mencapai &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/09/bisnis-internet-solusi-sederhana-untuk-kebebasan-finansial-anda/" target="_blank" title="Bisnis Internet: Solusi Sederhana untuk Kebebasan Finansial Anda"&gt;kebebasan finansial&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Internet kemudian yang saya jadikan jalan itu. Saya bergulat mencari cara berbisnis lewat internet. Belajar dari banyak sumber, mencoba beragam &lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/02/ini-10-sumber-penghasilan-blog-yang-mengalir-deras-masuk-kantong-anda/" target="_blank" title="Inilah 10 Sumber Penghasilan Blog yang Bisa Mengalir Deras Masuk Kantong Anda"&gt;cara menghasilkan uang lewat internet&lt;/a&gt;. Trial dan error saya lalui. Sampai kemudian saya temukan &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/" target="_blank" title="Formula Bisnis"&gt;cara sederhana&lt;/a&gt; yang sekarang populer dipakai banyak orang dan &lt;strong&gt;terbukti&lt;/strong&gt; &lt;u&gt;ampuh&lt;/u&gt; menghasilkan uang dari internet secara menyenangkan.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Boleh saya tanya, apa yang sedang anda kerjakan saat ini? Dan sudah sesuaikah dengan tujuan hidup yang ingin anda capai?&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8312580840592269071?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8312580840592269071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-bagaimana-mencapai-tujuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8312580840592269071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8312580840592269071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/joko-susilo-bagaimana-mencapai-tujuan.html' title='Joko Susilo: Bagaimana Mencapai Tujuan Hidup Anda Secara Benar dan Menyenangkan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8494323138956632609</id><published>2009-07-06T09:12:00.001+07:00</published><updated>2009-07-26T21:38:38.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prie GS'/><title type='text'>Prie GS: Penjual Yang Tidak Berjualan</title><content type='html'>Saya kesulitan menolak penjual yang satu ini, lebih karena pada dasarnya ia bukan seorang penjual, ia juga tidak sedang berjualan, walau ia sedang melakukan aktivitas penjualan. Ia adalah salah satu pendengar siaran radio saya. Seorang yang mengalami kebutaan secara bertahap. Dari terang menuju gelap dan untuk akhirnya sama-sekali gelap, adalah derita yang hanya dengan membayangkan saja sudah terasa beratnya. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Tetapi teman ini enak saja menceritakan seluruh deritanya. "Melek saya pernah, buta saya pernah. Jadi lengkap hidup saya," katanya ringan. Sebelum pandangannya gelap total, ia sampai pada tahapan kabur. Sebuah tahapan yang menurutnya sangat menyiksa. Sebagai orang normal ia tidak lagi awas, sebagai orang buta, syarafnya belum terlalu peka. Jadi tanggung. Akibatnya ia sering harus meraba-raba untuk sampai ke tempat-tempat yang bahkan telah ia hafali ketika matanya masih awas.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ia seorang guru. Dalam keadaan mata mengabur ia masih terus mengajar dan memasuki ruang kelas dengan merambat, menyentuhi apa saja dengan tangannya dan sesekali kepalanya harus terantuk benda-benda dan setelah sampai di kelas hanya ditinggalkan satu-persatu oleh murid-muridnya. "Pada keluar diam-diam dan yang tersisa tinggal empat orang," katanya. Dengan nada sedih? Tidak. Ia geli menterawai nasibnya sendiri.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Di kampungnya ia pernah menjadi bahan tertawaan ketika mencoba berjalan di jalan lurus yang rasanya telah ia hafali tetapi keadaan terbaru tak lagi ia kenali. Ia heran kenapa jalannya makin ke depan makin mendaki. Setelah terdengar gelak tawa di sekitar baru ia sadar bahwa ia sedang mendaki tumpukan pasir yang ditimbun di jalan itu. Di dalam angkot ia pernah disembur makian karena apa yang ia sangka sebagai jok adalah pangkuan seorang perempuan. Seluruhnya yang ia ceritakan adalah derita. Tetapi ia menceritakannya dengan kegelian yang nyata.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Orang inilah yang suatu kali bertelpon mengeluhkan keadaan ekonominya yang parah. Ia tinggak cuma bersama ibunya yang tua dengan pekerjaan yang sama sekali tak ada. Seluruh kemampuannya seperti tak berguna lagi ketika matanya dinyatakan buta total. Dan satu-satunya aset yang ia miliki hanyalah rumah tipe sangat sederhana ia beli secara kredit saat menjadi guru dan kini rumah itu terbengkalai begitu saja. Rumah itulah yang ia tawarkan pada saya, dan satu saja alasnanya: karena ia percaya bahwa saya adalah orang baik hati. "Setidaknya dari suara Anda yang saya dengar di radio," katanya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ditempatkan sebagai orang baik hati benar-benar membuat saya tersudut dan tegang karena saya paham apa konsekuensinya. Karena sudah dianggap baik hati, maka rumah itu harus saya beli, itulah pesannya. Tetapi ini soal membeli rumah. Meskipun tipe sangat sederhana (bobrok pula), duitnya pasti besar untuk ukuran penghasilan saya saat itu. Jadi jika memberatkan hidup, saya pasti lebih memilih kehilangan gelar baik hati ketimbang harus mempertaruhkan nasib sendiri. Apa sikap saya selanjutnya akan saya ceritakan pekan depan! &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;Hot Topic: Stop Dreaming Start Action!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8494323138956632609?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8494323138956632609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-penjual-yang-tidak-berjualan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8494323138956632609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8494323138956632609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-penjual-yang-tidak-berjualan.html' title='Prie GS: Penjual Yang Tidak Berjualan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-5024657960989361676</id><published>2009-07-06T09:09:00.002+07:00</published><updated>2009-07-26T22:21:38.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prie GS'/><title type='text'>Prie GS: Orang Kalah</title><content type='html'>Saya pernah menjadi orang kalah. Bukan kekalahan besar, tetapi sekadar kekalahan dalam lomba vocal group di sekolah. Tapi karena main gitar masih menjadi sisi penting hidup saya, maka seluruh dunia ini rasanya tak ada yang lebih penting dari gitar. Jadi cukup hanya dengan kalah lomba vocal saya merasa dunia otomatis runtuh. Butuh berhari-hari bagi saya untuk berani keluar kamar kos dengan tenang. Rambut saya cukur pelontos, kuku jari saya potongi dan dua hari saya membolos. Untuk apa semua ini? Untuk marah dan protes pada keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara keadaan yang saya protes itu ternyata tak menggubris protes saya. Matahari tetap muncul dan tenggelam seperti biasa. Hanya karena saya sedang sedih misalnya, matahari juga tidak otomatis mengucapkan belasungkawa, untuk mau sejenak terbit terbalik muncul dari barat dan tenggelam di timur. Ketika ini benar-benar terjadi tentu saya akan merasa gembira dan ditemani. Saat seluruh penduduk dunia kaget, mereka pasti bertanya-tanya, ada apa ini? "Ooo ini ada orang yang tinggal di sebuah kampung di ujung kota Semarang sana, namanya Prie GS sedang murung karena kalah lomba vocal group!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa senang kalau hal itu benar-benar terjadi. Tapi nyatanya tidak. Tak peduli apakah saya memangkas rambut atau sekalian memotong kepala karena kekalahan itu bakul-bakul di pasar tetap berjualan seperti biasa. Mereka sama sekali tidak pernah tahu kekalahan saya. Jangankan cuma kalah lomba, sekalipun vocal group itu tidak pernah ada di dunia, apa peduli mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, sebetulnya tidak ada yang peduli dengan urusan kita, termasuk kekalahan, kemarahan, kejengkelan, kedengkian kita, kecuali diri kita sendiri. Kita terlalu serius pada urusan diri sendiri sementara orang lain juga pasti terlalu sibuk dengan urusan mereka. Maka menyangka bahwa mereka sibuk mengurus urusan kita termasuk kekalahan kita adalah sebuah kekeliruan. Tetapi keliru prasangka itulah yang diteruskan hingga hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sebuah partai kalah, atau seorang caleg gagal misalnya, langit memang terasa runtuh. Tapi langit yang runtuh itu pasti cuma langit mereka. Langit yang asli masih baik-baik saja. Mereka merasa orang di seluruh dunia tengah menyorakinya. Padahal tidak. Jangankan untuk menyoraki, untuk menghafal nama-nama mereka saja warga dunia ini tak punya waktu. Tapi karena mereka menyangka kita semua ini tengah gembira melihat si kalah itu kecewa dan malu, tergeraklah si kekalahan itu untuk menyalahkan daftar pemilih bermasalah, mengobrak-abrik Kantor KPU sampai hendak memboikot hasil pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal yang menyoraki kekalahan itu tidak ada. Kalau pun ada jumlahnya paling sedikit saja. Penyorak terbesar pasti diri kita sendiri. Untuk itulah kenapa kita butuh menyalahkan dunia seisinya untuk sakit hati atas kekalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya kalah lomba itu, tak pernah terlintas sekalipun di pikiran saya untuk menyalahkan diri sendiri, untuk mengakui kemenangan lawan dan untuk menghargai keputusan dewan juri. Ketika saya sedang kalah itu yang muncul adalah tudingan yang seluruhnya mengarah ke pihak lain. Itu juri pasti kena suap, itu si pemenang pasti cuma beruntung, atau itu penontonnya pasti goblok semua. Sama sekali tak peanh saya pikir bahwa kekalahan saya itu karena mutu permainan gitar saya yang jelek dan lagu saya yang buruk mutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika partai saya kalah dan saya adalah caleg gagal, sulit untuk menghentikan sumber kekalahan itu cukup di satu soal saja: yakni karena saya memang benar-benar tak disukai massa. Menjadi kalah adalah saatnya untuk mengada-ada. Namanya juga mengada-ada, ia pasti mengadakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Prie GS/)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;&lt;br /&gt;Hot Topic:  Stop Dreaming Start Action!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-5024657960989361676?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/5024657960989361676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-orang-kalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5024657960989361676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5024657960989361676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-orang-kalah.html' title='Prie GS: Orang Kalah'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-7912530514170705278</id><published>2009-07-06T09:06:00.000+07:00</published><updated>2009-07-06T09:09:16.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mario Teguh'/><title type='text'>Mario Teguh: Dunia Ini Tidak Adil, Tetapi Masih Bisa Negosiasi</title><content type='html'>DUNIA INI TIDAK ADIL, TETAPI MASIH BISA NEGOSIASI.                                         &lt;p align="justify"&gt;Sahabat Indonesia yang super,&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mudah-mudahan siang hari ini menyaksikan kesungguhan Anda yang besar untuk menjadikan pekerjaan Anda sebagai jalan naik menuju impian-impian hati Anda.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Terlampir adalah satu foto dari rekan-rekan Super Audience yang menikmati bahasan praktis bersama saya, mengenai cara-cara menjadikan diri kita pribadi yang sulit ditolak, dalam MTGW tadi malam.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.mtsuperclub.com/pointers/goldenways/2009/MTGW%20-%2020090622%20-%20DUNIA%20INI%20TIDAK%20ADIL%20TETAPI%20MASIH%20BISA%20NEGOSASI.jpg" alt="DUNIA INI TIDAK ADIL TETAPI MASIH BISA NEGOSASI" title="DUNIA INI TIDAK ADIL TETAPI MASIH BISA NEGOSASI" height="365" width="550" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mario Teguh Golden Ways&lt;br /&gt;DUNIA INI TIDAK ADIL, TETAPI MASIH BISA NEGOSIASI. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;………..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mohon Anda perhatikan, bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering mengeluhkan ketidak-adilan dunia, tanpa menyadari bahwa kita sebetulnya masih bisa bernegosiasi untuk mencapai yang telah lama menjadi hak kelahiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya kita tidak memerlukan penggantian keadaan atau karir untuk mencapai hasil yang lebih baik, jika kita bersedia menjadikan diri kita pribadi yang mudah disetujui.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Cara paling sederhana untuk memperbaiki tingkat hasil dalam kehidupan kita adalah dengan memperbaiki cara kita berbicara dengan orang lain.&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Tanpa disadari, banyak orang berbicara dengan cara-cara yang justru membuat orang lain meragukan apa pun yang sedang diajukan atau dijualnya. Dan bahkan, tidak sedikit orang yang berbicara - justru dengan cara yang ‘menganjurkan’ orang lain untuk menolak dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka anjurannya kepada kita adalah:&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Berbicaralah dengan santun, tidak perlu keras, dan pastikan jelas. Suara yang lembut dengan argumentasi yang kuat, akan terdengar ribuan kilometer jauhnya.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan rekan-rekan menikmati MTGW dengan format skill-targeted, yang masih akan kita lanjutkan dengan topik-topik praktis yang penting bagi keefektifan kita sebagai insan ekonomi dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan berlaku ramah dan setia kepada Anda yang berpribadi mudah disetujui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dulu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih dan salam super, &lt;/p&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Linna &amp;amp; Mario Teguh&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-7912530514170705278?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/7912530514170705278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/mario-teguh-dunia-ini-tidak-adil-tetapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7912530514170705278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7912530514170705278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/mario-teguh-dunia-ini-tidak-adil-tetapi.html' title='Mario Teguh: Dunia Ini Tidak Adil, Tetapi Masih Bisa Negosiasi'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-3983510169913769857</id><published>2009-07-06T09:04:00.001+07:00</published><updated>2009-07-06T09:06:09.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mario Teguh'/><title type='text'>Mario Teguh: Dia Menjadikan Dirinya Dipercaya</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;        &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;    &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.mtsuperclub.com/pointers/goldenmomment/2009/MTGoldenMoment%20-%20DIA%20MENJADIKAN%20DIRINYA%20DIPERCAYA.jpg" alt="MTGoldenMoment - DIA MENJADIKAN DIRINYA DIPERCAYA" title="MTGoldenMoment - DIA MENJADIKAN DIRINYA DIPERCAYA" height="432" width="550" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-3983510169913769857?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/3983510169913769857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/mario-teguh-dia-menjadikan-dirinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3983510169913769857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3983510169913769857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/mario-teguh-dia-menjadikan-dirinya.html' title='Mario Teguh: Dia Menjadikan Dirinya Dipercaya'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-569596676142975141</id><published>2009-07-04T12:55:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:56:44.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wuryanano'/><title type='text'>Wuryanano: Supermind For Successful Life</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.andriewongso.com/photopenulis/c5f90.JPG" style="margin-right: 8px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku kedua ini, &lt;strong&gt;Wuryanano&lt;/strong&gt; menguraikan secara lebih  mendalam bagaimana memanfaatkan kekuatan pikiran super dan menggunakan intuisi  untuk mengambil keputusan dalam rangka meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam  hidup kita. Pembahasan mengenai pikiran super dan intuisi serta berbagai latihan  untuk mempertajamnya lebih banyak dijelaskan dalam buku pertamanya,  yaitu: &lt;strong&gt;The Touch of Super  Mind&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada bab pertama, Wuryanano kembali mengingatkan pembaca mengenai  pentingnya selalu melatih dan memanfaatkan kekuatan pikiran super yang  dianugerahkan kepada manusia. Penulis menegaskan bahwa jika ingin mengubah  ‘nasib', maka terlebih dulu kita harus bisa mengubah ‘pola pikir', yang akhirnya  akan mengubah sikap, tindakan, kebiasaan dan karakter kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karakter baru yang berhasil kita bentuk tersebut pada giliranya nanti akan  menjadikan nasib kita juga berubah. Hal ini diperkuat lagi oleh Firman Allah  dalam Al Quran bahwa Dia tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum  tersebut tidak mau mengubah nasibnya sendiri (hal. 25). Dalam pembahasan selanjutnya, Penulis menegaskan bahwa jika seseorang ingin  sukses, maka dia harus mau membentuk dan mengembangkan jiwa sukses itu di dalam  dirinya. Jiwa sukses tersebut bisa dikembangkan jika sebuah kesadaran sukses  telah diciptakannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hal ini sangat penting karena kesuksesan selalu hanya tertarik kepada  orang-orang yang pikirannya dengan sengaja sudah dipersiapkan untuk menarik  sukses itu sendiri. Pikiran sukses akan bersifat seperti sebuah magnet sukses  yang hanya akan menarik segala bentuk kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam perjalanan untuk meraih sebuah sasaran sukses, Penulis kembali  menegaskan bahwa yang penting bukan berapa kali seseorang jatuh gagal, melainkan  berapa kali seseorang sanggup bangkit dan meneruskan perjalanan sukses itu.  Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, dan kesuksesan adalah hal yang tidak  akan pernah berakhir. Penulis juga mengibaratkan motivasi sebagai sebuah jembatan di antara  hasrat keinginan dan tindakan. Motivasi merupakan sebuah mesin yang bisa  menggerakkan impian dan ambisi. Kesuksesan seseorang bergantung pada seberapa  kuat tingkat motivasi dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Orang yang termotivasi akan bersikap antusias atau bersemangat dalam  hidupnya. Semangat tersebut merupakan syarat umum bagi seseorang yang  menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Uniknya, antusiasme tersebut juga bisa  menular seperti halnya sebuah virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam bab 6, Penulis memberikan penjelasan yang meyakinkan betapa sikap  dapat membawa suatu perubahan dalam kehidupan setiap orang. Sikap merupakan  salah satu aset sukses bagi manusia. Sikap positif pasti akan mengubah kehidupan  seseorang dengan hal-hal yang positif dan lebih baik. Sebaliknya, sikap negatif  bisa mengacaukan, merusak dan bahkan bisa menghancurkan kehidupan  seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sikap merupakan sebuah kebiasaan berpikir dan sebuah kebiasaan itu dapat  diperoleh siapapun. Sehingga sikap itu dapat dibentuk dan dipelajari. Sikap  adalah cermin pikiran. Memelihara sikap yang tepat lebih mudah daripada  memperoleh sikap yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Efektivitas diri disebut sebut sebagai salah satu kunci sukses dalam buku  ini. Seseorang akan efektif jika dia bisa menguasai dan mengendalikan  kehidupannya, apapun dan bagaimanapun bentuk tantangan ataupun hambatan yang  akan muncul, maupun yang sudah terjadi. Kemampuan mengendalikan hidup diri  sendiri inilah yang disebut efektivitas diri. Seseorang akan semakin baik dalam hal pengendalian diri, jika dia selalu  berusaha berpikir dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; sudut pandang yang luas, positif, optimis dan selalu  berpikir unggul. Efektivitas diri bisa dipupuk dengan jalan meningkatkan  kemampuan dan kekuatan pengendalian diri. Semakin baik pengendalian diri  seseorang, maka semakin baik pula cara dia merespon berbagai kesulitan hidup  yang datang kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam bab 9, Penulis mengungkapkan sesuatu yang menarik mengenai intuisi.  Pernyataan penulis ini tentu saja tidak lepas dari pengalamannya dalam membuat  keputusan secara intuitif. Bahwa jika seseorang sudah berpikir dengan dalil  logika dan masih saja tidak yakin dengan keputusan yang dia pilih, maka itulah  saatnya dia membiarkan intuisi bekerja membantu pengambilan keputusan tersebut.  "Izinkanlah intuisi kita mengambil alih persoalan kita. Cobalah untuk bersikap  terbuka terhadap kekuatan pikiran super kita," tegas Penulis dalam buku  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penulis juga menyarankan pembaca untuk selalu mengerahkan imajinasi kreatif  dengan membayangkan berbagai cara pemecahan atas berbagai persoalan yang ada.  Salah satu cara mendorong kemampuan imajinasi kreatif adalah kritis terhadap  kebiasaan yang telah ada, dan melakukan perbandingan terhadap berbagai hal,  sehingga akan memperoleh pencerahan baru. Berpikir kreatif berarti menemukan  cara-cara baru yang lebih baik untuk mengerjakan apa saja. Tidak lupa Penulis mengingatkan bahwa sebenarnya masalah, cobaan atau  problema apapun yang terjadi pada diri kita, hanya mempunyai satu tujuan , yaitu  demi kebaikan diri kita sendiri. Pada halaman 193, Penulis berusaha meyakinkan bahwa intuisi pasti berpihak  kepada kita, dia tidak mungkin mencelakakan kita. Intuisi bisa benar-benar  menolong kita di saat yang tepat, jika kita mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akhirnya Penulis mengajak bahwa apapun yang telah kita terima dalam  kehidupan ini, selalu jadikanlaah hal itu untuk semakin "memperkuat" diri kita.  Itulah sebenarnya wujud rasa syukur kita atas karunia Tuhan kepada diri  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div&gt; Salam Luar Biasa Prima, &lt;/div&gt;  &lt;div&gt; Wuryanano &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-569596676142975141?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/569596676142975141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-supermind-for-successful-life.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/569596676142975141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/569596676142975141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-supermind-for-successful-life.html' title='Wuryanano: Supermind For Successful Life'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8870916822489643344</id><published>2009-07-04T12:53:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:54:51.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wuryanano'/><title type='text'>Wuryanano: Siapakah Penentu Sukses Anda?</title><content type='html'>Tidak mudah untuk meraih dan mendapatkan sukses. Tentu Anda seringkali mendengar orang mengatakan hal itu. Dan ungkapan itu memang benar adanya, tidak gampang untuk bisa menjadi orang sukses. Tidak semua orang bisa merasakan suatu kesuksesan dalam kehidupan ini. Kesuksesan hanya akan hadir kepada diri orang-orang tertentu, orang-orang yang punya daya tarik kuat terhadap sukses; sehingga sukses tersebut akan mendatanginya dengan suka rela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika saya katakan seperti tersebut di atas, bahwa sukses hanya mendatangi orang-orang yang punya daya tarik terhadap sukses, apakah Anda percaya? Kalau saya tanya, Siapakah penentu sukses Anda? Saya yakin, kedua pertanyaan saya tersebut pasti Anda jawab secara positif dan optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertanyaan pertama, pasti Anda jawab Ya, Anda percaya bahwa sukses hanya datang kepada orang yang mempunyai magnet sukses, sehingga kekuatannya akan bisa menarik sukses untuk mendatanginya. Dan, pertanyaan kedua pasti Anda jawab Diri Saya Sendiri, ya...penentu sukses Anda adalah diri Anda sendiri. Saya sangat yakin, setiap orang kalau ditanya, Siapakah penentu sukses?; pasti jawabannya adalah Diri Sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kedua jawaban optimis yang Anda berikan ini, pasti juga sama dengan jawaban dari sebagian besar orang di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yang menjadi masalah sekarang adalah, kenapa banyak orang sudah mempunyai jawaban positif dan optimis, yang sama dengan Anda; tetapi dalam menjalani kehidupannya ternyata masih banyak pula yang tidak sukses. Bahkan mereka justru sering mengalami kegagalan, kemunduran, sengsara, dan tidak mendapatkan kebahagiaan? Inilah keadaan realita kehidupan yang masih banyak menimpa sebagian besar manusia yang harus kita renungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengapa mereka tidak berhasil menggapai kesuksesan dan kebahagiaan hidup? Apa sesungguhnya yang menjadi penghalang jalan menuju sukses tersebut? Saya juga sangat tahu dan maklum, bahwa mereka pun pasti selalu memanjatkan doa, memohon kepada Tuhan, agar diberikan kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Tetapi kenapa seakan-akan Tuhan tidak segera mengabulkan doa mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebaliknya, Anda juga bisa melihat kenyataan pada diri orang-orang sukses. Saya yakin doa yang dipanjatkan ke Tuhan oleh orang sukses ini, juga tidak jauh berbeda dengan doa orang lain pada umumnya. Semua doa semestinya berisi keinginan positif yang diharapkan akan dikabulkan oleh Tuhan. Lalu, Anda melihat perbedaannya, yaitu: setiap doa dari orang sukses terkesan selalu dikabulkan oleh Tuhan Allah. Tuhan tidak pernah menolak doa dari orang sukses. Mengapa? Apakah Tuhan itu Dzat yang senang pilih kasih terhadap manusia? Mengapa ada orang gagal dan ada orang sukses? Mengapa orang gagal lebih banyak jumlahnya dari pada orang sukses?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya ingat wejangan seorang Ulama Sepuh, bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mau mengubah nasibnya sendiri. Ini merupakan bukti, bahwa Tuhan menjadikan manusia bebas berbuat dan memilih, tidak dipaksa dan tidak pula dilakukan oleh Tuhan. Ini berarti, manusia itu memainkan peran penting dalam menentukan takdirnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tuhan memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih apa pun keinginan kita sendiri, untuk maju ataukah mundur, dan setiap orang dari kita ini juga harus bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan, apa pun pilihan kita. Jadi di sini sudah jelas maknanya, bahwa manusia harus merencanakan kehidupannya sendiri, akan menjadi seperti apa nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Manusia harus membuat suatu rencana hidupnya di masa depan. Dalam pengertian ini, Tuhan hanya bertindak menjadi fasilitator bagi manusia untuk menggapai tujuan hidup manusia itu sendiri. Sesungguhnya Tuhan akan dengan murah hati mengikuti apapun keinginan manusia tersebut. Ini sebuah cuplikan firman Tuhan, Aku adalah sebagaimana yang diprasangkakan hamba-Ku kepada-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oleh sebab itu, jika Anda ingin sukses, karena penentu sukses adalah diri Anda sendiri; maka Anda harus mau membentuk dan mengembangkan jiwa sukses ini di dalam diri Anda sendiri. Anda harus ada keinginan dan kemauan untuk menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keinginan dan kemauan untuk sukses itu sebuah pijakan; yang harus Anda tidak lanjuti dengan suatu perencanaan matang untuk meraih sukses dan mendapatkannya. Di dalam pelaksanaan meraih sebuah kesuksesan, Andapun harus mempunyai sikap ulet, tahan banting, dan pantang menyerah. Sebab jika tidak begitu, Anda akan mudah untuk berkata Saya Gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tuhan adalah Dzat yang Maha Pemurah dan Maha Kaya, dan Dia jelas menginginkan setiap manusia ciptaan-Nya bisa sukses dan bahagia dalam hidupnya. Semuanya diserahkan oleh Allah kepada manusia sendiri untuk mengurus dirinya secara bebas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Allah hanya melegitimasi saja terhadap setiap upaya yang telah dilakukan oleh manusia, termasuk Anda. Tuhan mengharapkan setiap manusia mempunyai kesadaran tentang kewajiban sukses dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kesadaran tentang kewajiban sukses inilah yang harus kita pahami lebih dalam lagi. Oleh karena Andalah sang penentu kesuksesan, Andalah pengambil keputusan bagi kesuksesan diri Anda sendiri; sedangkan Tuhan selalu mengikuti apa pun yang diinginkan oleh manusia. Kesadaran akan sukses ini sangat penting peranannya di dalam kehidupan setiap orang, jika orang itu memang menginginkan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salam Luar Biasa Prima!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8870916822489643344?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8870916822489643344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-siapakah-penentu-sukses-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8870916822489643344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8870916822489643344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-siapakah-penentu-sukses-anda.html' title='Wuryanano: Siapakah Penentu Sukses Anda?'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-1262721479718999396</id><published>2009-07-04T12:48:00.001+07:00</published><updated>2009-07-04T12:52:43.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tom MC Ifle'/><title type='text'>Tom MC Ifle: Cara Mudah Membuat Customer Terpesona</title><content type='html'>Pernah dengar kata &lt;em&gt;Moment of truth&lt;/em&gt;? Moment of truth adalah detik-detik saat anda dan bisnis anda bersentuhan dengan customer anda.Dimana Anda bisa memberikan impresi (kesan) yang hebat kepada customer Anda sehingga customer mendatangi kita bukan kita yang mendatangi customer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya ibaratkan customer seperti lebah. Ada dua cara menangkap lebah. Cara pertama, anda datang ke taman, cari lebah, kejar dia lalu tangkap. Apa yang terjadi ketika Anda mengejar lebah? Dia kabur. Kalau dia kabur biasanya dia akan beritahu teman-teman lebah lainnya. Cara kedua menangkap lebah adalah, pelihara taman bunga, rawat bunganya, pilih bunga yang cantik, tamannya di perindah dan dirawat dengan baik. Lebah dengan senang hati akan berkunjung dan menikmati keindahan bunga ini dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertanyaannya adalah, apakah anda memelihara lingkungan perusahaan anda seperti bunga agar terlihat cantik dan menarik di tempat Anda? Apakah team anda mempercantik diri dengan perilaku dan budi pekerti yang disukai oleh customer anda? Mana yang dipilih oleh customer, membeli mobil dari Abdullah atau membeli mobil dari penjual yang wajahnya mirip Tamara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Itulah sebabnya mengapa iklan menggunakan artis cantik, tidak orang biasa yang mungkin bayarannya lebih murah. Ada guyonan yang menarik "Kenapa iklan sabun Lux pakai artis Deasy Ratna Sari?" Kenapa bukan Tessy. Padahal kalau digosok ke badan Deasy atau Tessy sabunnya sama-sama berbusa. Kalau team bisa menjual diri, customer akan datang ke kita bukan kita yang datang ke customer. Itu adalah &lt;em&gt;moment of truth&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Business owners, entrepreneurs dan pembaca yang budiman, &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Apakah Anda mempercantik batin, hati dan pikiran atau hanya mempercantik penampilan fisik saja? Apakah customer anda sedang menarik perhatian customer atau membuat customer lari ketakutan?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-1262721479718999396?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/1262721479718999396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-cara-mudah-membuat-customer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1262721479718999396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1262721479718999396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-cara-mudah-membuat-customer.html' title='Tom MC Ifle: Cara Mudah Membuat Customer Terpesona'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-3711385438925875491</id><published>2009-07-04T12:46:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:48:44.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponijan Liaw'/><title type='text'>Ponijan Liaw: Antusiasme Berbicara Itu Menular</title><content type='html'>Setiap kali sang legenda motivasi di republik ini, Andrie Wongso bicara serasa ada arus yang mengalir dengan keras dan deras menyengat ke seluruh lini ruangan dan sanubari peserta seminarnya. Iseng-iseng penulis pernah bertanya kepada beberapa peserta di berbagai kota yang sempat penulis hadiri, apa yang menyebabkan sebagian besar peserta, jika tidak boleh dikatakan semua, tersengat bagai kesurupan mengikuti apa saja yang diteriakkan dan diajak oleh penyandang gelar SDTT (Sekolah Dasar Tidak Tamat) itu. Rata-rata jawaban yang diberikan bersifat generik adanya:  &lt;em&gt;spirit&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;power&lt;/em&gt; suara sang motivator yang juga guru kungfu itulah yang menular kepada mereka. Setiap kata terasa bernas dan tajam menembus ke bilik hati yang paling dalam. Restorasi semangat pun terjadi. Yang tadinya lemah, lesu, lambat, lamban, loyo, &lt;em&gt;letoy&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;lemot&lt;/em&gt; serasa mendapatkan sengatan luar biasa yang membangunkan mental dari tidur siangnya. Dan, secara umum, banyak yang akhirnya bangkit dan dengan penuh semangat meruntuhkan &lt;em&gt;mental block&lt;/em&gt; yang selama ini memasung kreativitas berkarya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ternyata bukan hanya masyarakat kebanyakan saja yang merasakan sengatan dari sang motivator yang juga mantan bintang film Hongkong itu. Deretan tokoh nasional dan artis pun mengakui adanya api yang terus membara setiap kali bertemu dengan tokoh yang dikenal juga dengan inisial AW itu. Mulai dari pebulutangkis seperti Hendrawan, Chandra Wijaya, Simon Santoso, pengusaha seperti Subronto Laras, pemenang setengah milyar di kuis &lt;em&gt;Who Wants to Be a Millionaire&lt;/em&gt;, Agus Misyadi, Tim Karate Sea Games Philiphina 2005 yang menargetkan dua medali emas, malah mendapatkan lima, sampai dengan artis sekelas Ebiet G. Ade. Kesemuanya merasakan betapa kata-kata yang disampaikan dengan &lt;em&gt;full power&lt;/em&gt; dan itikad baik dari hati bersih yang paling dalam, mampu menggerakkan sendi-sendi otot yang mulai melemah menjadi kuat tak terbendung. Oleh karena itu, prestasi yang telah diukir dengan membangkitkan semangat sedemikian banyak orang, masyarakat pun mengapresiasi sang legenda motivasi dengan sebutan Motivator No. 1 Indonesia. Sebuah &lt;em&gt;noble title&lt;/em&gt; yang layak untuk pembicara penuh semangat dan dedikasi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tidak berlebihan jika, semangat dalam bicara seperti yang dicontohkan oleh Andrie Wongso menjadi cermin setiap pelaku usaha ketika memaparkan jasa dan produknya. &lt;em&gt;Enthusiasm is contagious - and so is the lack of it&lt;/em&gt;. Karena semangat itu menular, bisa dipastikan pelanggan yang mendengar pun akan merasakan semangat yang relatif sama sepanjang semangat itu bisa dikelola secara konsisten dan konsekuen. Sengatan antusias yang ditampilkan akan menambah kredit positif terhadap si penuturnya juga. Pelanggan akan merasa berbisnis dengan orang yang tepat dan memiliki masa depan. Demikian pula sebaliknya, bicara tanpa semangat akan membuat calon pelanggan dihampiri rasa ragu dan tanpa komando lebih lanjut akan melangkah mundur perlahan-lahan. Dapat dipastikan ia tidak akan kembali. Oleh karena itu, camkan dengan serius bahwa pengaturan bicara dengan muatan semangat yang terkendali dan terukur akan meningkatkan produktivitas dan profesionalitas diri. Tanpa itu, bicara jadi tidak berarti. Karena sekali lahir, kemudian mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk penjelasan lengkap mengenai hal-hal di atas, silahkan baca buku penulis yang berjudul "Talk to Your Customer This Way."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-3711385438925875491?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/3711385438925875491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-antusiasme-berbicara-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3711385438925875491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3711385438925875491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-antusiasme-berbicara-itu.html' title='Ponijan Liaw: Antusiasme Berbicara Itu Menular'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4675263769608507126</id><published>2009-07-04T12:44:00.001+07:00</published><updated>2009-07-04T12:46:22.506+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponijan Liaw'/><title type='text'>Ponijan Liaw: Senyumlah, Dunia Akan Mencintaimu</title><content type='html'>Anda pasti pernah mendengar kisah tentang betapa sakitnya penderitaan seorang ibu saat ia melahirkan seorang anak. Segala daya dan upaya &lt;em&gt;plus&lt;/em&gt; nyawa yang bersemayam dalam fisiknya pun disiapkan demi lahirnya sang dambaan hati itu. Namun, segala penderitaan fisik yang berlangsung selama sembilan bulan itu, pupus karena melihat sang bayi lahir dengan selamat. Segala keletihan fisik dalam membesarkan sang balita pun terbayar lunas dan tuntas ketika melihat sang belahan jiwa tersenyum. &lt;em&gt;Yah&lt;/em&gt;, hanya dengan senyuman seluruh sendi ragawi yang letih terasa mendapatkan injeksi vitamin yang memulihkan dan menguatkan diri. Fenomena alami ini akan terus berlaku sepanjang peradaban manusia di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bagi yang belum pernah merasakan punya bayi, barangkali pernah jatuh cinta kepada seorang pujaan hati. Ingat-ingatlah dengan teliti, apa yang menarik dari calon pasangan kekasih Anda itu. Matanya, bibirnya, hidungnya, kakinya, kulitnya atau panca indra lainnya. Namun, survei juga membuktikan bahwa ada salah satu yang selalu menarik simpati: senyumannya! &lt;em&gt;Yah&lt;/em&gt;, Anda tertarik pada calon pasangan Anda karena senyumnya, meminjam bahasa pujangga, sebagai madu yang tidak akan pernah habis manisnya. Nikmat sekali! Itulah senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebaliknya, jika Anda bertemu dengan orang yang baru saja hendak disapa tapi sudah memalingkan muka dengan wajah ditekuk delapan (manyun habis). Pastinya rasa jengkel, marah, terhina dan terlecehkan pun berkecamuk di ruang afeksi yang seyogianya tidak berisi energi negarif tersebut. Orang jenis itu (tanpa senyum) pastinya tidak akan mampu mengoleksi varian sahabat yang pada saatnya nanti mungkin akan menjadi &lt;em&gt;partner&lt;/em&gt; bisnisnya. Konsekuensi logis dari sebuah karakter buruk tanpa senyum itu adalah terpasung dan terisolasinya sang pelaku dari hiruk-pikuk keramaian kota. Jelas, sisi negatif dan destruktif akan lebih mengemuka dalam kehidupannya. Jadi, silah senyum sekarang! Semoga senyum itu bertahan terus selama matahari masih disana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;em&gt;Catatan:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;em&gt;Untuk penjelasan lengkap mengenai hal-hal di atas, silahkan baca buku penulis yang berjudul &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;"Talk to Your Customer This Way." &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:worddocument&gt; &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt; &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt; &lt;w:punctuationkerning/&gt; &lt;w:validateagainstschemas/&gt; &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt; &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt; &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt; &lt;w:compatibility&gt; &lt;w:breakwrappedtables/&gt; &lt;w:snaptogridincell/&gt; &lt;w:wraptextwithpunct/&gt; &lt;w:useasianbreakrules/&gt; &lt;w:dontgrowautofit/&gt; &lt;/w:Compatibility&gt; &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt; &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} --&gt;  &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt; &lt;p style="text-align: center; line-height: 150%;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;strong&gt;&lt;span&gt;Ponijan Liaw &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center; line-height: 150%;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%;"&gt;ponijan@central.net.id&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center; line-height: 150%;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%;"&gt;Penulis Buku-buku Bestseller Komunikasi &amp;amp; Zen&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4675263769608507126?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4675263769608507126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-senyumlah-dunia-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4675263769608507126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4675263769608507126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-senyumlah-dunia-akan.html' title='Ponijan Liaw: Senyumlah, Dunia Akan Mencintaimu'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-2876520709822891233</id><published>2009-07-04T12:41:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:44:05.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pitoyo Amrih'/><title type='text'>Pitoyo Amrih: Ilmu Kearifan Jawa</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.andriewongso.com/photopenulis/273e3.JPG" style="margin-right: 8px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;div classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt; &lt;/div&gt; &lt;style&gt; st1:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  Judul Buku    : Ilmu Kearifan Jawa, ajaran adiluhung leluhur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penulis          : Pitoyo Amrih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tebal            : 179 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penerbit         : Pinus - Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ISBN              : 978-979-18676-0-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kini jagad alam dan kehidupan telah banyak membawa petaka bagi manusia. Petaka terjadi karena manusia tidak lagi mengindahkan dirinya sebagai makhluk yang hidup bersinergi dengan sesamanya dan alam. Untuk itulah kita perlu kembali memahami ajaran para leluhur untuk saling menghargai dan menghormati di dalam menjaga jagad ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kearifan-kearifan Jawa merupakan hal penting yang telah diwariskan para leluhur yang merupakan kesadaran lama untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian kehidupan manusia. Buku ini mengulas kearifan-kearifan leluhur Jawa dalam melihat tanda alam, kearifan dalam menggapai tujuan, kearifan saat didzalimi, kearifan saat lupa diri, kearifan saat menghadapi cobaan, dan kearifan dalam memimpin. Berbagai kearifan tersebut merupakan satu kesatuan penting yang harus diwarisi dan diamalkan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan sekarang yang telah banyak menghadapi petaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lebih menariknya, kearifan-kearifan Jawa yang sarat dengan makna kebijaksanaan tersebut diulas lewat sanepo-sanepo Jawa seperti : Kali Ilang Kedhunge, Murah Kang Sarwo Tinuku, Wani Ngalah Dhuwur Wekasane, Adigang Adigung Adiguna, Urip Sawang Sinawang, dan lain-lain. Diterangkan dengan jelas dan penuh penghayatan oleh penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Buku yang akan menghantarkan kita kembali pada ajaran-ajaran adiluhung para leluhur yang sarat dengan makna dan bermanfaat bagi kita untuk menyelamatkan kehidupan manusia dari berbagai petaka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-2876520709822891233?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/2876520709822891233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-ilmu-kearifan-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2876520709822891233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2876520709822891233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-ilmu-kearifan-jawa.html' title='Pitoyo Amrih: Ilmu Kearifan Jawa'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-765745065702514560</id><published>2009-07-04T12:39:00.001+07:00</published><updated>2009-07-04T12:41:20.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peter Lim'/><title type='text'>Peter Lim: To Be A Great Best Leader</title><content type='html'>&lt;em&gt;If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears&lt;/em&gt;. &lt;strong&gt;GLENN CLARK&lt;/strong&gt;Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang disegani / dihomati dan bukanlah pemimpin yang ditakuti. Pemimpin yang ditakuti, hanya akan mendapatkan rasa &lt;em&gt;nunduk&lt;/em&gt; di depan dan &lt;em&gt;nanduk&lt;/em&gt; di belakang. Untuk menjadi pemimpin yang disegani dan dihormati maka seorang pemimpin haruslah :  &lt;ol&gt; &lt;li&gt;&lt;strong&gt;PATIENCE &amp;amp; WISDOM&lt;/strong&gt; :  Dalam segala hal, kesabaran dan kebijaksanan harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Dia mampu memahami dan mengerti dengan baik &lt;strong&gt;MENGAPA&lt;/strong&gt;  seseorang bisa jadi demikian, yang dulunya tidak ? Melalui kesabaran  dan kebijaksanaan, seorang pemimpin akan menemukan solusi - solusi yang  konstruktif untuk memotivasi bawahannya agar senantiasa berada di jalur  yang benar serta produktif melaksanakan pekerjaan - pekerjaan yang  didelegasikan. &lt;em&gt;"Success usually comes to those who are too busy to be looking for it" -&lt;/em&gt; HENRY DAVID THOREAU (1817-1862) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;BE A GOOD LISTENER : &lt;/strong&gt;Seorang  peminpin selain mampu mendelegasikan / mengarahkan / menginstruksikan  bawahannya melaksanakan tugas seoptimal mungkin tetapi juga mampu  menjadi pendengar yang baik. Sebagai pendengar yang baik, seorang  pemimpin akan mendapatkan beraneka ragam informasi, baik untuk  introspeksi diri maupun peningkatkan potensi bawahan. &lt;em&gt;"I have often regretted my speech, never my silence."&lt;/em&gt; - XENOCRATES (396 - 314 B.C.) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;SOLVING PROBLEM : &lt;/strong&gt;Seorang pemimpin&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;haruslah senantiasa meningkatkan potensi diri dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya serta&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;tidak gatek (* Gagap teknologi).&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Setiap  permasalahan yang timbul, selain memberi kesempatan kepada bawahannya  untuk memberikan solusi, dia juga telah menyediakan solusi yang bisa  diterima dan dipahami oleh bawahannya.  Dalam hal ini, sifat otoriter dan pemaksaan kehendak TIDAK akan terjadi. &lt;em&gt;"The significant problems we face cannot be solved at the same level of thinking we were at when we created them."&lt;/em&gt; - ALBERT EINSTEIN (1879 - 1955) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;RESPONSIBILITY :&lt;/strong&gt; Disamping berani bertanggungjawab atas apapun yang terjadi, seorang pemimpin juga harus berani berkorban untuk bawahannya, baik dalam bentuk waktu, tenaga, materi maupun perasaan. Lari dari kenyataan atau menolak realita yang terjadi adalah salah satu penyebab gagalnya fungsi kepemimpinan.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;FAIR :&lt;/strong&gt; Penghargaan dan rasa hormat akan timbul jika seorang pemimpin senantiasa adil bertindak, yang tanpa adanya unsur - unsur diskriminasi, baik dari sisi ras, agama, aliran, gender maupun bahasa. Yang BENAR = BERHASIL diberi penghargaan dan SALAH = GAGAL diberi sanksi. &lt;em&gt;"Talent does what it can; genius does what it must."&lt;/em&gt; - EDWARD GEORGE BULWER - LYTTON (1803 - 1873) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;GOOD SAMPLE :&lt;/strong&gt; Karena akan selalu dijadikan contoh / panutan maka seorang pemimpin HARUS mampu  memberikan suri tauladan yang baik, baik dari sikap / prilaku, bahasa (* Tutur kata) dan penampilan. Pemimpin yang berhasil, umumnya adalah pemimpin yang memiliki moralitas yang terjaga, terbina dan terkontrol dengan baik. Segala hal yang bertentangan dengan moralitas, telah sirna dari kehidupannya. &lt;em&gt;"Good people do not need laws to tell them to act responsibly, while bad people will find a way around the laws."&lt;/em&gt; - PLATO (427 - 347 B.C.) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;NEVER GIVE UP :&lt;/strong&gt;  Baik dalam keadaan berhasil maupun gagal, seorang pemimpin HARUS mampu  menunjukkan bahwa dirinya penuh dengan vitalitas / semangat juang yang  tanpa menyerah. Contoh motivasi yang baik ini, akan membuat segenap  bawahan senantiasa semangat melaksanakan apapun yang didelegasikan. &lt;em&gt;"I have not failed. I've just found 10,000 ways that won't work."&lt;/em&gt;  - THOMAS ALVA EDISON (1847 - 1931) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;LOW PROFILE :&lt;/strong&gt; Walaupun memiliki otoritas dan wewenang yang penuh, seorang pemimpin hendaknya senantiasa rendah hati dan tidak sombong ibarat PADI YANG AKAN SEMAKIN MENUNDUK JIKA SEMAKIN BERISI. Seorang pemimpin sangat menyadari bahwa KESUKSESAN dan KEGAGALAN nya sangatlah ditentukan oleh kontribusi bawahannya. &lt;em&gt;"Be nice to people on your way up because you meet them on your way down."&lt;/em&gt; - JIMMY DURANTE &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;NOBODY IS PERFECT.&lt;/strong&gt;  Seorang pemimpin sangat menyadari akan keterbatasannya dan tidak akan  segan atau malu meminta maaf jika salah. Kebesaran sifat kepemimpinan  ini akan membuat siapapun kagum dan segan serta 100 % akan mau serta  senang melaksanakan apapun yang diinstruksikan. &lt;em&gt;"The true measure of a man is how he treats someone who can do him absolutely no good."&lt;/em&gt; - SAMUEL JOHNSON (1709 - 1784) &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt; Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bermakna bagi kehidupan semua orang.  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-765745065702514560?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/765745065702514560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-to-be-great-best-leader.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/765745065702514560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/765745065702514560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-to-be-great-best-leader.html' title='Peter Lim: To Be A Great Best Leader'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-372398521882663582</id><published>2009-07-04T12:36:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:39:03.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muk Kuang'/><title type='text'>Muk Kuang: Do More To Achieve More</title><content type='html'>&lt;p&gt; Coba Anda jatuhkan sebuah bola tennis ke bawah lantai dengan kekuatan minimal, maka bola tersebut akan memantul kembali dengan ketinggian tertentu. Berikut coba Anda jatuhkan sekali lagi, akan tetapi dengan kekuatan yang lebih kuat, hasilnya bola tennis tersebut akan memantul jauh lebih tinggi dari percobaan lemparan pertama. Hidup manusia sama seperti bola tennis tersebut. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Jika seseorang bertindak lebih disiplin dan melakukan banyak hal dalam hidupnya, maka konsekuensi logisnya adalah individu tersebut besar kemungkinan meraih banyak hal pula dalam hidupnya. Dan apabila seseorang dalam hidupnya hanya melakukan sedikit hal, maka sangat logis jika individu tersebut mendapatkan sesuai dengan usahanya Semakin Anda kuat dan gigih dalam menjalani tantangan hidup maka semakin dekat Anda dengan puncak kesuksesan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sebaliknya jika Anda mengalokasikan energi Anda untuk hal-hal penting hanya sedikit saja, maka tidak ada alasan bagi Anda untuk memprotes kalau hasil yang anda dapatkanpun tidak maksimal. Ironisnya, banyak manusia yang belum memberikan kontribusi apa-apa sudah menuntut mendapat lebih dari usaha yang sama sekali tidak dilakukan. Karyawan A ditugaskan mengerjakan sebuah proyek akan tetapi belum menunjukkan hasil yang memuaskan, tetapi dia sudah menuntut kenaikan gaji.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Pelayan masyarakat belum benar-benar mewujudkan aspirasi rakyat tetapi sudah menuntut penambahan fasilitas yang mewah. Seorang mahasiswa tidak pernah mengumpulkan tugas kuliah, tetapi mengharapkan mendapat nilai A. Apakah Anda termasuk golongan yang seperti ini? Saya termasuk individu yang tidak percaya bahwa dengan kemalasan, santai-santai, tidak mengerjakan apa-apa bisa membawa pada sebuah keberhasilan. Kalaupun memang ada yang seperti demikian, sifatnya adalah sementara jika individu tersebut tidak mau mengatur kembali pola pikir dan pola hidupnya. Tidak ada teori mie instan kalau mau sukses. Tidak ada teori malas pangkal kaya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Saya percaya bahwa jika seseorang mau mendapat hasil lebih, maka orang tersebut juga harus mau melakukan lebih. Jika Anda mau mendapat kenaikan gaji, Anda harus menunjukkan performa yang baik, Jika Anda mau mendapat komisi penjualan lebih besar, maka Anda harus berusaha meyakinkan pelanggan lebih giat, Jika Anda mau mendapat nilai A, maka Anda harus investasikan waktu Anda untuk memperdalam mata kuliah tersebut. Ingat kembali pada percobaan bola tenis yang saya sebutkan tadi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Jika Anda memperlambat tempo kerja Anda, dan cenderung mengeluarkan energi yang lemah, maka Andapun akan mendapatkan reaksi yang lamban dan lemah. Kalau Anda menginginkan tempo yang cepat, luar biasa, dan reaksi yang Anda terima positif dan sangat kuat maka ubah cara Anda melakukan sesuatu.  Salam Pemenang,   Muk Kuang &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-372398521882663582?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/372398521882663582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-do-more-to-achieve-more.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/372398521882663582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/372398521882663582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-do-more-to-achieve-more.html' title='Muk Kuang: Do More To Achieve More'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-5655939578917384457</id><published>2009-07-04T12:34:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:35:59.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrie Wongso'/><title type='text'>Andrie Wongso:  Jabat Tangan, Salah Satu Penentu Sukses</title><content type='html'>Tahukah Anda, sebuah studi akademik yang dilakukan oleh Universitas Iowa, Amerika Serikat telah menyimpulkan bahwa&lt;strong&gt; jabat tangan yang mantap dan kuat &lt;/strong&gt;adalah bagian dari sukses seseorang. Khususnya, saat ia berjuang melewati tahap wawancara dalam proses rekrutmen pekerjaan. Sebaliknya, jabat tangan yang dingin dan ragu-ragu bisa mengakhiri harapan diterima dalam sebuah pekerjaan, bahkan sebelum interview dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;img src="http://www.andriewongso.com/otherimage/42-20392288.jpg" alt="" height="152" width="252" /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;p&gt; "Kita sudah sering mendengar bahwa para pewawancara membuat keputusan atas kandidat pada menit pertama atau kedua, meskipun wawancaranya sendiri bisa tetap berlangsung bermenit-menit," ujar seorang peneliti. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Peneliti lain menegaskan, jabat tangan bahkan lebih penting dibandingkan dengan pakaian atau pun penampilan fisik seseorang. Ia menjadi bahan pertimbangan yang penting bagi pewawancara. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Kami menemukan bahwa kesan pertama itu dimulai dengan jabat tangan, yang itu akan mempengaruhi proses wawancara selanjutnya," tambah sang peneliti. Ia menjelaskan, jabat tangan menjadi penting karena itu salah satu dari sedikit hal yang secara cepat bisa mewakili individualitas seseorang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Pada sisi lain, sebuah survei menemukan, mereka yang memiliki "skor tinggi" dalam hal jabat tangan adalah orang-orang yang terlihat memiliki sifat-sifat yang lebih terbuka. Itu artinya, mereka juga cenderung lebih supel, punya kontak mata yang kuat, dan keterampilan-keterampilan sosial lainnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Lalu, bagaimanakah jabat tangan yang baik dan benar itu? Apakah hanya cukup untuk disebutkan "mantap dan kuat"? Berikut ini definisinya, yang dirangkum daripada beberapa sumber. &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt; &lt;img src="http://www.andriewongso.com/otherimage/42-21857715_edit.jpg" alt="" height="205" width="137" /&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 1. &lt;strong&gt;Tataplah mata lawan bicara Anda saat berjabatan tangan dengannya&lt;/strong&gt;. Dengan menatap lawan bicara saat berjabatan, Anda menumbuhkan keyakinan, sekaligus menampakkan kepercayaan diri dan sopan santun. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 2. Berjabat tanganlah &lt;strong&gt;dari telapak ke telapak&lt;/strong&gt; (jangan berjabatan tangan dengan mempertemukan jari ke jari, atau telapak dengan jari). Jabat tangan yang mempertemukan telapak akan memberikan perasaan bersahabat dan nyaman. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 3. &lt;strong&gt;Jangan terlalu akrab&lt;/strong&gt;. Beberapa orang bertindak berlebihan dengan menarik tangan lawan dan secara keras mengayunkan ke atas ke bawah. Hal ini bisa membuat orang lain kesal. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 4. &lt;strong&gt;Sadarlah akan keterbatasan fisik seseorang&lt;/strong&gt;. Lansia, orang cacat, atau penderita arthritis (rematik) mungkin memiliki tulang yang lemah dan keterbatasan gerak. Melukai seseorang saat berjabatan tangan bisa menutup pintu hubungan yang baik dengan seseorang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 5. Ingatlah untuk &lt;strong&gt;mencipatakan jabat tangan yang bermakna&lt;/strong&gt;. Jika Anda berjabatan tangan lalu dengan segera menarik tangan Anda dan melanjutkan pembicaraan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, maka orang akan menganggapnya sebagai jabatan tangan yang tidak berarti dan tidak tulus. Maka, berikan perhatian melalui kontak mata atau sapaan (sekitar 3 detik) sebelum menarik tangan Anda. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; 6. Jika Anda memiliki keyakinan tidak membolehkan menyentuh tangan lawan jenis, &lt;strong&gt;lakukan jenis penghormatan menurut kebiasan yang biasa Anda lakukan atau kebiasaan yang umum&lt;/strong&gt; (misalnya dengan mengatupkan ke dua lengan di depan dada atau juga dengan  membungkukkan badan seperti orang Jepang). Orang-orang akan tetap menghormati Anda. Hal ini juga bisa dilakukan, bila Anda sedang mengalami gangguan kesehatan. Utarakan hal ini pada lawan bicara Anda, dengan didahului permintaan maaf. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-5655939578917384457?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/5655939578917384457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-jabat-tangan-salah-satu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5655939578917384457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5655939578917384457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-jabat-tangan-salah-satu.html' title='Andrie Wongso:  Jabat Tangan, Salah Satu Penentu Sukses'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-7571483967308673439</id><published>2009-07-04T12:21:00.002+07:00</published><updated>2009-07-04T12:29:56.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrew Ho'/><title type='text'>Andrew Ho: Menolong Dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;"Poor people are not asking for charity. Charity is not a solution for poverty. - Orang-orang tidak ingin selalu diberi. Pemberian bukanlah solusi bagi kemiskinan,"&lt;br /&gt;Prof. Muhammad Yunus. &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menolong sesama yang serba kesulitan menjadi kebiasaan yang sangat melekat dalam pola kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam berbagai kesempatan istimewa, semisal hari raya, ulang tahun dan lain sebagainya, para jutawan kerap berbagi dengan kaum miskin. Pasti manfaat yang dirasakan masyarakat semakin besar dan dinikmati masyarakat secara luas jika semangat menolong yang terpuji itu dilakukan dengan cara yang tepat. &lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Mengapa demikian? Karena ternyata memang membutuhkan kecermatan dalam menyalurkan bantuan kepada kaum miskin yang membutuhkan agar tepat sasaran dan mampu menciptakan perubahan jangka panjang. Dalam hal ini Prof. Muhammad Yunus sudah menerapkan langkah-langkah yang inspiratif, bahkan tergolong cukup berhasil mengentaskan kemiskinan di Bangladesh. Dalam pidato di WFDSA World Congress XIII 2008 di Singapura, peraih hadiah Nobel perdamaian tahun 2006 tersebut menceritakan bagaimana ia dan kawan-kawan menyalurkan bantuan sejak tahun 1976 melalui Grameen Bank Project. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Lebih lanjut pria yang lahir dan besar di di Chittagong, Bangladesh tersebut menjelaskan bahwa proyeknya tidak memberikan bantuan secara tunai, melainkan memberikan pinjaman modal kepada orang-orang miskin (terutama wanita) untuk memberdayakan ekonomi mereka, misalnya untuk berdagang, membiayai kredit rumah, pendidikan, dan bukan untuk konsumsi. Prof. Muhammad Yunus menyatakan bahwa keberadaan proyek tersebut sangat membantu perkembangan ekonomi masyarakat, karena peminjam tidak perlu memberikan jaminan ditambah dengan bunga yang sangat rendah. Bahkan proyek yang sudah dilegalkan menjadi sebuah bank tersebut sekarang sudah mampu menyalurkan kredit sebesar 7 milyar USD atau 77 trilyun rupiah kepada 7,5 juta masyarakat miskin yang tersebar di 60.815 desa di Bangladesh. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Salah satu prestasi yang membanggakan diantaranya adalah proyek tersebut sudah mampu mengentaskan 10.000 pengemis menjadi pewirausaha mandiri. Profesor yang bersahaja itu menyatakan bahwa pertolongan yang diberikan Grameen kepada kaun miskin menjadi istimewa, karena Grameen membangun manusia, keluarga, dan sosial. Gramen juga menumbuhkan semangat tolong menolong tanpa pamrih dan membangun rasa penghargaan sekaligus kepercayaan diri dengan berbisnis. Karena menurutnya, "Poverty in the world is an artificial creation. It does not belong to the human civilization. - Kemiskinan di dunia ini hanyalah variasi. Kemiskinan sama sekali bukan bagian dari peradaban manusia." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsep bantuan modal Bank Grameen dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan tersebut sekarang sudah diterapkan di lebih 100 negara di dunia, diantaranya di USA, Kanada, Belanda, India, Pakistan, Meksiko, dan sejumlah negara di Afrika. Agaknya model bantuan yang diserukan pria berjuluk World banker to the poor itu sangat diperlukan di Indonesia, mengingat jumlah pewira usaha di Indonesia masih tergolong sangat sedikit, yaitu 0,18% dari keseluruhan penduduk sekitar 250 juta jiwa. Padahal sebuah negara dikatakan stabil jika jumlah pebisnis mandiri sedikitnya berjumlah 2% dari populasi penduduk. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsep bantuan sebagaimana diterapkan Prof. Muhammad Yunus menurut saya sangat tepat. Alangkah baiknya jika bantuan dari para donatur dikumpulkan dan dikelola serta disalurkan kepada kaum fakir miskin dalam bentuk dana bantuan modal berbisnis. Pinjaman tersebut dikenakan bunga yang kecil dengan jadwal pengembalian pinjaman yang teratur. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sebagai permulaan, sebaiknya bantuan modal diberikan kepada sejumlah fakir miskin di sebuah kawasan tertentu sebagai proyek percontohan. Para calon nasabah harus diseleksi dan menandatangani surat perjanjian guna mengikat komitmen mereka. Selanjutnya disediakan pula tim pelatih dari berbagai bidang, misalnya di bidang tehnik mesin, perternakan, pertanian, perdagangan, menjahit, desain pakaian serta keterampilan lainnya. Dengan demikian para pemimjam memiliki keterampilan dan modal uang yang cukup untuk berbisnis dan meraih kemandirian ekonomi mereka. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tentu saja melakukan hal ala Prof. Muhammad Yunus bukan semudah membalikkan telapak tangan. Untuk melakukannya dibutuhkan beberapa langkah awal yang nyata, diantaranya berupa penetapan program yang terancang dengan baik serta kesungguhan dalam melaksanakan program tersebut. Sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan manfaat sesaat kepada kaum miskin melainkan membuat mereka mampu menopang kehidupan ekonomi sekaligus kepercayaan diri menyongsong masa depan yang lebih baik. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Itulah mengapa saya terinspirasi untuk melatih dan membangun sedikitnya 1% dari seluruh penduduk Indonesia atau sekitar 2,5 juta jiwa sampai mereka memiliki kemampuan menjadi pengusaha yang mandiri. Sebagai bentuk kesungguhan kami keinginan tersebut menjadi salah satu program inti visi KK Indonesia 2015. Kami meyakini bahwa memberikan kail jauh lebih baik daripada memberi ikan, meskipun untuk itu butuh ekstra energi dan perhatian. Semoga apa yang saya uraikan membuat Anda lebih cerdas dalam memberi. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-7571483967308673439?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/7571483967308673439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-menolong-dengan-menumbuhkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7571483967308673439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7571483967308673439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-menolong-dengan-menumbuhkan.html' title='Andrew Ho: Menolong Dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-6429185973040475280</id><published>2009-07-04T12:20:00.001+07:00</published><updated>2009-07-04T12:34:09.281+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agus Riyanto'/><title type='text'>Agus Riyanto: Salah Satu Penghambat Kesuksesan</title><content type='html'>Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita mengalami perasaan ragu yang membuat keyakinan kita akan apa yang sedang kita usahakan menjadi goyah. Perasaan ragu tersebut biasanya muncul ketika kita memutuskan suatu langkah yang cukup beresiko terhadap masa depan. Apa saya bisa berhasil ya? Pertanyaan ini kadang muncul melihat realita bahwa ternyata segala sesuatu yang kita inginkan tidaklah mudah kita wujudkan. Banyak kendala yang tiba-tiba datang di saat-saat keyakinan kita juga diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya keragu-raguan ini sangat berbahaya karena selain mengikis semangat kita, juga bisa menarik hal-hal tidak diinginkan yang kita takutkan menjadi kenyataan sebagaimana cara kerja hukum tarik-menarik (&lt;em&gt;Law of Attraction&lt;/em&gt;). Apa yang kita takutkan benar-benar terjadi karena pikiran kita secara tidak kita sadari memikirkan dan menarik ketakutan-ketakutan itu menjadi kenyataan dalam hidup kita. Hal ini merupakan faktor dari dalam diri yang harus kita waspadai, jangan sampai target keberhasilan kita rusak karena perasaan ragu yang seringnya tidak beralasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemas, waswas, ragu dan sejenisnya menjadi musuh keyakinan diri. Jika kita yakin akan berhasil dalam apa pun bidang yang sedang kita geluti, maka keraguan untuk berhasil menjadi musuh utamanya. Keyakinan diri harus kita pupuk dan keraguan yang tidak beralasan tersebut harus kita musnahkan jika tidak ingin energi kita tersedot oleh rasa waswas / keraguan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pekerjaan mengandung resiko dan pengorbahan. Kalau hasil akhir yang kita inginkan adalah hasil yang cemerlang, maka yang perlu kita tanamkan ke dalam diri kita adalah perasaan yakin akan berhasil. Jadi, tidak hanya sekedar &lt;em&gt;positive  thinking&lt;/em&gt;, tapi juga &lt;em&gt;positive feeling&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun kendala yang mungkin menghadang akan bisa kita hadapi tatkala kita bersedia untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi resiko yang akan muncul. Meskipun mungkin ada faktor-faktor penghambat di luar kendali yang bisa saja menghadang, dengan adanya kepercayaan diri yang tinggi membuat kita bisa segera menguasai keadaan di saat kegagalan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghambat kesuksesan seseorang sejatinya ada pada diri orang tersebut. Faktor internal menjadi sumber utama kesuksesan atau kegagalan seseorang dalam kehidupannya. Ini lebih pada sikap seseorang dalam menghadapi suatu situasi yang sulit yang di dalamnya sebuah emosi bicara dengan keras. Emosi yang terpancar ini menjadi cerminan konsep diri yang mendasari setiap keputusan dan tindakannya. Ada orang yang positif dan punya kepercayaan diri kuat; konsep dirinya bagus. Ada juga orang yang pesimis dan kurang percaya diri dalam menghadapi suatu situasi yang menantang sehingga kemajuan tidak bisa ia raih. Dengan kata lain ia &lt;em&gt;stagnant&lt;/em&gt;, terhenti--tidak ke mana-mana. Ini karena konsep diri atau pandangan seseorang tentang dirinya sendiri negatif; menganggap diri sendiri tidak mampu atau tidak punya keyakinan akan berhasil. Jadi, belum apa-apa dia sudah ragu dengan kemampuan dirinya sendiri. Kalau sudah demikian, siapa yang akan mempercayainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa yakin akan berhasil (optimis) pun harus realistis karena kita tidak bisa memastikan 100% akan berhasil dalam hal apa pun yang sedang kita ikhtiarkan, karena banyak faktor di luar diri kita yang bisa saja terjadi. Namun yang pasti, tanpa rasa optimis bisa dipastikan keberhasilan itu peluangnya kecil. Keyakinan dan keraguan adalah dua hal yang saling meniadakan. Jika kita lebih memihak kepada rasa "yakin" maka secara otomatis rasa "ragu" akan pergi. Begitu juga sebaliknya. Bedanya jika kita berpihak pada rasa "ragu" maka yang namanya keberhasilan akan semakin jauh dari kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang &lt;em&gt;lifter&lt;/em&gt; sebelum bertanding sudah ragu akankah ia dapat mengangkat barbel seberat 1 kwintal maka bisa dipastikan ia akan gagal. Seorang &lt;em&gt;sales,&lt;/em&gt; baru saja keluar kantor sudah ragu akankah ia bisa menjual produk yang ada padanya, bisa dipastikan seharian ia tidak akan menjual satu pun produknya. Demikian juga seorang pencari kerja, belum apa-apa sudah ragu apakah ia akan diterima dari sekian banyak pelamar yang mendaftar; kemungkinan besar ia akan tidak diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, jika kita tidak ingin gagal terus-terusan, sebaiknya kita musnahkan segala bentuk keraguan sebelum kita memutuskan sesuatu yang menentukan hidup kjta ke depan karena keraguan adalah salah satu penghambat kesuksesan yang perlu kita waspadai. Jika dihubungkan dengan keyakinan kita kepada Tuhan, perasaan ragu justru akan menjauhkan datangnya pertolongan-Nya. Ini terjadi sejalan dengan apa yang pernah Allah SWT firmankan dalam sebuah hadist Qudsi yang artinya, "Aku menurut persangkaan hamba-Ku kepada-Ku." Kalau kita ragu itu berarti kita tidak meyakini akan datangnya pertolongan Allah SWT sehingga jangan disesali jika akhirnya kita gagal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-6429185973040475280?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/6429185973040475280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-salah-satu-penghambat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6429185973040475280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6429185973040475280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-salah-satu-penghambat.html' title='Agus Riyanto: Salah Satu Penghambat Kesuksesan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-5353285475283343493</id><published>2009-07-04T12:15:00.002+07:00</published><updated>2009-07-04T12:20:19.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agus Riyanto'/><title type='text'>Agus Riyanto: Agar Mimpi Menjadi Nyata</title><content type='html'>Semua orang pasti memiliki impian atau cita-cita, saya yakin akan hal itu. Namun masalahnya, tidak semua orang berhasil mewujudkan impian atau cita-citanya tersebut, atau lebih tepatnya tidak berani (karena tekad kurang) untuk mewujudkan impian-impian terindah dalam hidupnya tersebut. Untuk selanjutnya, agar lebih singkat saya menyebut impian atau cita-cita dengan kata "mimpi" sehingga anda paham bahwa kata "mimpi" di artikel ini bukan berarti mimpi ketika kita sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setiap individu yang berbeda pasti memiliki mimpi yang berbeda pula. Jika setiap manusia yang ada di bumi ini memiliki mimpi yang berbeda-beda maka bisa dibayangkan ada milyaran mimpi yang beterbangan di langit bumi ini. Dan setiap manusia pasti juga memiliki mimpi-mimpi indah masing-masing yang ingin terwujud atau diwujudkan ketika masa hidup di dunia ini masih berlangsung. Dengan adanya mimpi yang hendak kita raih akan membuat hidup kita punya arah, tujuan dan tantangan sehingga hidup ini terasa dinamis dan indah. Bagi orang yang tidak punya mimpi karena semua yang ada di dunia ini sudah ada di sekitarnya atau karena memang tidak bisa merangkai mimpi pasti akan merasa jenuh. Walaupun apa-apa dia miliki, tapi tidak ada sesuatu yang membuat hidupnya bergerak, ada dinamika dan nuansa yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sekarang, pertanyaan saya: sudahkah anda memiliki mimpi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kalau sudah, sudahkan mimpi itu anda raih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kalau belum, beranikah anda mewujudkan mimpi itu menjadi nyata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kapan saat yang tepat? Jawab saya adalah &lt;strong&gt;sekarang&lt;/strong&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk selanjutnya, kita akan membahas bahwa mewujudkan mimpi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, tidak juga sesulit menemukan formula yang tepat untuk membuat roket yang bisa mengantarkan manusia sampai ke bulan. Apa kunci rahasianya? Mengutip kata Paul Hanna, kuncinya adalah &lt;strong&gt;sikap&lt;/strong&gt; dan keyakinan bahwa &lt;strong&gt;&lt;em&gt;You Can Do It!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (&lt;strong&gt;Anda Pasti Bisa!&lt;/strong&gt;) atau bisa juga terangkum dalam kalimat berikut: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;You will see it when you believe it!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Nothing is Free &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Telah disebutkan di atas bahwa untuk mewujudkan mimpi itu tidaklah mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Yang harus kita ketahui adalah semua itu butuh pengorbanan, seperti kata seorang sahabat saya, "&lt;em&gt;Nothing is free!&lt;/em&gt;" Selalu ada harga yang harus dibayar untuk mendapatkan sesuatu. Dan meskipun suatu saat kita mendapatkan sesuatu secara gratis maka pasti ada jasa atau kebaikan yang pernah kita lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, jangan berharap mimpi anda akan menjadi nyata sementara anda hanya diam saja atau seperti mengharap durian runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terwujudnya sebuah mimpi tergantung seberapa besar anda memimpikan impian anda dan hingga sejauh mana anda bisa mengedukasi alam bawah sadar bahwa anda benar-benar menghendaki impiah itu menjadi sebuah kenyataan. Saya biasanya mengedukasi alam bawah sadar dengan cara menceritakan impian-impian saya kepada orang lain; bisa kepada teman dekat, guru atau sahabat pembaca. Dengan begitu diharapkan ada &lt;em&gt;flash back &lt;/em&gt;ke dalam diri saya (lebih tepatnya ke bagian alam bawah sadar atau &lt;em&gt;unconscious mind&lt;/em&gt;) bahwa saya serius ingin mewujudkan mimpi itu, meskipun semua itu kembali tergantung kehendak Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di samping itu, bisa dipastikan bahwa selalu ada pengorbanan untuk mewujudkan sebuah impian. Satu mimpi dengan mimpi yang lain harga pengorbanannya juga berbeda. Yang jelas, selalu ada yang harus kita korbankan untuk meraih mimpi-mimpi itu. Pengorbanan yang dimaksud bisa berupa waktu, biaya, tenaga, pikiran, perasaan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk mewujudkan mimpi yang berharga, beranikah anda keluar dari rutinitas harian anda yang mungkin nyaman dan tanpa tantangan? Beranikah anda keluar dari &lt;em&gt;comfort zone&lt;/em&gt; (zona kenyamanan) anda untuk melakukan &lt;em&gt;action-action &lt;/em&gt;nyata untuk mewujudkan mimpi anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jadi, anda harus berani &lt;em&gt;berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya juga sangat setuju dengan apa yang diungkapkan Paul Hanna dalam bukunya, &lt;em&gt;Just Do It!&lt;/em&gt;, "&lt;strong&gt;Orang yang sukses biasanya memahami rasa sakit. Mereka sadar hal itu membawa dampak positif dan merupakan alat untuk mencapai keberhasilan. Mereka membiarkan penderitaan memasuki hidup mereka, karena mereka sadar bahwa kalau mereka berhasil mengatasinya maka rasa percaya diri mereka akan tumbuh. Dari sini, kemampuan mereka untuk menghadapi masa depan tertantang.&lt;/strong&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dengan demikian, sebenarnya sebagian besar penentu mimpi anda menjadi nyata adalah diri anda sendiri. Sejauh mana anda berani bermimpi dan berani mewujudkan impian itu menjadi sebuah kenyataan, meskipun harus menghadapi berbagai hambatan, tantangan dan cobaan. Yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa setelah berusaha atau berikhtiar, kita harus menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT karena dialah Sang Penentu semua takdir hidup kita. Jadi, intinya kita harus berusaha semaksimal yang kita bisa dan menyerahkan hasilnya kepada Dia yang Maha Tahu yang terbaik untuk kita. Itulah yang disebut &lt;strong&gt;tawakkal&lt;/strong&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-5353285475283343493?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/5353285475283343493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-agar-mimpi-menjadi-nyata_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5353285475283343493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5353285475283343493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-agar-mimpi-menjadi-nyata_04.html' title='Agus Riyanto: Agar Mimpi Menjadi Nyata'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-468945320180635242</id><published>2009-07-04T12:13:00.000+07:00</published><updated>2009-07-04T12:15:44.025+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus Winarto'/><title type='text'>Paulus Winarto: The Power of Hope</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; Masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- King Solomon -&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Ah, yang benar? Jangan main-main? &lt;em&gt;Trus,&lt;/em&gt; dioperasi atau bagaimana?" Pertanyaan beruntun bak kereta api itu meluncur dari seorang sahabat ketika saya mengatakan bahwa sedang sakit karena ada kista di hidung kanan saya. Tampak ia kaget dan mungkin sedikit panik. Maklum, hubungan kami sudah sangat dekat seperti saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya, saat ini atau persisnya saat saya sedang menulis artikel ini saya memang sedang tidak fit seratus persen. Sejak beberapa bulan lalu, dokter mendiagnosa ada kista di hidung kanan saya. Penyakit ini membuat saya beberapa bulan ini sering sekali sesak napas dan susah tidur. Jika udara dingin, entah di pagi hari atau di malam hari (karena rumah kami berada di atas bukit), saya berjuang ekstra keras untuk menghirup maupun menghembuskan napas. Hal inilah yang membuat saya sudah beberapa bulan ini tidak pernah piket ronda malam padahal kegiatan itu merupakan sebuah bentuk &lt;em&gt;silahturahmi &lt;/em&gt;dengan tetangga. Biasanya di pos ronda yang tidak jauh dari rumah, kami bisa berbincang-bincang, &lt;em&gt;curhat&lt;/em&gt; satu sama lain bahkan terkadang &lt;em&gt;nge-liwet&lt;/em&gt; nasi ala kadarnya untuk dimakan bersama. Sungguh nikmat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Syukur puji Tuhan, berkat pengobatan intensif, penyakit itu sudah mulai berkurang secara perlahan-lahan namun belum sembuh total. Saya sempat dan masih akan menjalani berbagai terapi. Operasi? "Itu jalan terakhir saja sebab jika dioperasi dan diangkat, biasanya akan timbul lagi," kata Bogi Suseno, dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) yang merawat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanpa bermaksud untuk sombong dalam penderitaan, sejak beberapa tahun terakhir ini saya cenderung lebih bisa menerima apa pun yang terjadi. Saya lebih bisa pasrah kepada Tuhan, terlebih-lebih ketika keluarga kami, berkat kemurahan hati Tuhan, bisa lulus dalam ujian soal anak pertama kami (Priscilla) yang lahir prematur dan harus menjalani operasi jantung pada saat usianya baru 41 hari. Alhasil, setelah peristiwa tersebut, kami semakin bisa menyadari kalau semua adalah titipan dan milik Tuhan, termasuk hidup kami ini. Berkat peristiwa yang tampaknya tragis itu, kami belajar banyak hal, terutama agar tidak terikat pada materi atau harta dunia yang tidak akan pernah kami bawa ketika kami meninggal nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya tertawa sekaligus terhenyuh ketika pelawak Pepeng yang sekarang sedang sakit dalam sebuah wawancara di televisi mengatakan, "Ketika Anda menderita, jangan suka berkata kepada Tuhan, &lt;em&gt;why me? Why me? Why me? Ntar &lt;/em&gt;kalau Tuhan bilang, &lt;em&gt;Why not,&lt;/em&gt; bagaimana?" Sungguh ini sebuah pernyataan iman. Jarang saya menemukan orang yang setabah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain kista di hidung kanan, keluarga kami juga sedang menghadapi ujian-ujian berat lainnya. Salah satunya adalah ayah kandung saya yang baru saja terkena stroke ringan untuk kedua kalinya. Lagi-lagi kami tahu, kalau Tuhan sungguh mengasihi kami, juga ayah saya yang sudah memasuki usia 59 tahun. Berkat pengobatan intensif, ia kini sudah bisa berjalan kembali. Ketika diuji, kami tidak marah. Memang agak sedikit sedih namun tetap bersukacita sebab kami selalu percaya -berdasarkan pengalaman-pengalaman kami di masa lalu- kalau Tuhan memang selalu ikut bekerja dalam segala sesuatu (dalam hal yang baik maupun hal yang buruk) untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kami selalu yakin bahwa apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Baru-baru ini seorang sahabat mengirimkan saya sebuah puisi indah yang sungguh membuat saya meneteskan air mata ketika membacanya. Perkenankanlah saya meneruskan puisinya kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;em&gt;Jika engkau merasa lelah, tak berdaya dan sepertinya semua usahamu sia-sia...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika hatimu terasa pedih dan sudah sekian lama engkau terus-menerus menangis...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan telah menghitung air matamu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika engkau berpikir bahwa dalam hidupmu engkau sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan sedang menunggu bersamamu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika engkau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk hanya untuk sekedar menelponmu...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan selalu berada disampingmu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika engkau berpikir bahwa engkau telah mencoba segalanya dan tidak tahu harus bebuat apa lagi...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan punya jawabannya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan engkau merasa sangat tertekan...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan dapat menenangkanmu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika tiba-tiba engkau dapat melihat jejak-jejak harapan...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan sedang berbisik kepadamu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika segala sesuatu berjalan lancar dan engkau ingin mengucap syukur...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan telah memberkatimu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika sesuatu yang indah terjadi dan engkau begitu takjub...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan sedang tersenyum kepadamu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Jika engkau memiliki tujuan untuk masa depanmu dan impian untuk digenapi...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Ingat selalu bahwa di manapun engkau berada dan ke manapun kau pergi...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; TUHAN TAHU! Bahkan TUHAN tahu kalau engkau terkadang tidak mau tahu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-468945320180635242?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/468945320180635242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-power-of-hope.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/468945320180635242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/468945320180635242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-power-of-hope.html' title='Paulus Winarto: The Power of Hope'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-1009731532257509559</id><published>2009-07-04T11:45:00.001+07:00</published><updated>2009-07-04T12:12:59.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus Winarto'/><title type='text'>Paulus Winarto: Satu Hal Terpenting</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; &lt;strong&gt;There are no shortcuts to any place worth going.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;- Beverly Sills&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt; "Sewaktu Anda berbicara tadi, saya sangat sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan dengan seksama apa yang Anda sampaikan. Saya harus balas banyak sms dan &lt;em&gt;nelpon&lt;/em&gt; beberapa orang. Begini saja pak, bisakah Anda memberikan intisari seminar tadi dalam sebuah kalimat yang mudah saya ingat sehingga selamanya akan selalu saya ingat? Ya, satu hal saja yang paling penting dari semua yang Anda bicarakan tadi," begitu kata seorang peserta seminar seusai saya memberikan sebuah seminar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terus terang, saya sangat sedih mendengar pertanyaan tersebut. Sambil menghela napas panjang, saya kemudian menjawab, "Satu hal yang terpenting yang harus Anda ingat bahwa ada lebih dari satu hal yang harus terus kita pelajari jika kita sungguh-sungguh ingin sukses dalam hidup ini." Jawaban ini membuat sang penanya tadi terdiam dan secara pribadi saya pun diingatkan kembali untuk terus belajar dan terus bertumbuh &lt;em&gt;(keep learning dan keep growing).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Banyak orang yang mengira ada jalan pintas menuju kesuksesan. Menurut saya jika jalan pintas itu benar ada, saya yakin kesuksesan yang diraih seseorang bukanlah sukses sejati. Ibarat rumah, pondasinya tidak akan bertahan kuat ketika menghadapi berbagai bencana alam, seperti gempa bumi atau banjir. Saya sering mengatakan sukses adalah sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan akhir. Ya, perjalanan untuk menjadi insan yang lebih baik, perjalanan untuk menjadi berkat bagi lebih banyak orang, perjalanan untuk semakin matang dalam hidup ini, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya kenal dengan banyak sekali pakar atau ahli dalam satu bidang yang masih terus belajar. Mentor terbaik saya dalam bidang kepemimpinan, Dr. John C. Maxwell yang baru saja terpilih sebagai guru kepemimpinan paling berpengaruh di dunia (&lt;em&gt;the world's most influential leadership guru) &lt;/em&gt;berdasarkan survai internasional lembaga Leadership Gurus International (LeadershipGurus.net) masih terus belajar. "Saya masih terus belajar dan bertumbuh. Setiap bulan saya masih membaca setidaknya 2 buku kepemimpinan," katanya. Padahal John sendiri telah menulis lebih dari 50 buku kepemimpinan yang sebagian besar masuk kategori &lt;em&gt;internasional best seller.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Motivator No.1 Indonesia, Andrie Wongso pernah memberikan nasihat berharga kepada saya, "Usahakan dirimu untuk terus membaca dan belajar. Terkadang ketika kita membaca sebuah buku, kita berpikir 70 atau 80 persen isi buku tersebut kita sudah tahu namun usahakanlah untuk terus membaca dan mencari hal-hal yang belum kita ketahui. Dengan begitu kita akan senantiasa bertumbuh." Ini sebuah nasihat yang sangat berharga. Berkat nasihat itulah, saya terus belajar dan membaca. Saya masih membiasakan diri membaca beberapa buku pengembangan diri setiap bulannya dan mengikuti berbagai pelatihan. Waktu di perjalanan sering juga saya pakai untuk belajar dengan mendengarkan CD atau kaset pelajaran sehingga selalu ada bahan positif yang masuk ke hidup saya. Saya sering menyebut mobil saya sebagai &lt;em&gt;mobile campus.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan sejati! Dan ingatlah pertumbuhan pribadi bukanlah sebuah hal yang otomatis. Kita belum tentu bertumbuh meski usia kita terus bertambah. Kedewasaan hidup lebih berkaitan dengan tanggung jawab daripada pertambahan usia. Kita tidak bisa menjadi orang baik dengan hanya membaca Kitab Suci satu kali (apalagi hanya satu ayat) atau mendengarkan khotbah satu kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertanyaan penting sekarang, sudahkah kita menginvestasikan waktu (dan juga dana) kita secara maksimal untuk terus belajar dan bertumbuh? ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-1009731532257509559?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/1009731532257509559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-satu-hal-terpenting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1009731532257509559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1009731532257509559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-satu-hal-terpenting.html' title='Paulus Winarto: Satu Hal Terpenting'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-2486588595980310901</id><published>2009-07-03T11:34:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:35:36.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peter Lim'/><title type='text'>Peter Lim: The Rules of Success</title><content type='html'>Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful. ALBERT SCHWEITZER. &lt;p&gt;Ibarat motto yang mengatakan bahwa banyak jalan ke Roma, demikian juga halnya dengan kesuksesan. Untuk sukses, aneka ragam metode dan konsep bisa diterapkan untuk mencapainya. Kuncinya, hanyalah terletak kepada diri kita, mau atau tidak merealisirnya. Secara garis besar, untuk sukses kita butuhkan : &lt;/p&gt;  &lt;ol&gt; &lt;li&gt;&lt;strong&gt;HAVE A PLAN. &lt;/strong&gt;Perencanaan yang dibuat harus realistik atau persentase keberhasilan 70 % ì. Misalnya : posisi sekarang adalah Supervisor dan merencanakan 5 tahun ke depan menjadi Sales Manager. Atau sekarang mahasiswa dan 3 tahun ke depan menjadi sarjana (* Cum Laude). Tanpa adanya perencanaan, sama ibaratnya menuju sasaran tanpa adanya pedoman. A business plan is primarily an organizing tool used to simplify and clarify business goals and strategies, which might otherwise appear complex and intimidating. However, a business plan is also a sales tool. If it cannot convince at least one other person of the value of your business idea, then either your idea is not worth pursing, or your plan needs major rewriting. Peter J. Patsula&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;LEARN FROM THE PAST.&lt;/strong&gt; Apa yang terjadi dimasa sebelumnya, jadikan sebagai salah satu acuan untuk bertindak di kemudian harinya. Jika kegagalan yang terjadi dimasa lalu, teliti dan pelajari kiat - kiat terbaru agar kegagalan tersebut tidak sampai terjadi lagi di kemudian hari. Tetapi jika keberhasilan yang dialami, jadikan ini sebagai pedoman agar di kemudian hari senantiasa berhasil dan jika dimungkinkan, kwantitas dan kwalitasnya senantiasa ditingkatkan. We learn wisdom from failure much more than from success. We often discover what will do, by finding out what will not do; and probably he who never made a mistake never made a discovery. Samuel Smiles.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;BALANCE.&lt;/strong&gt; Dalam segala hal, segala sesuatunya haruslah seimbang. Ada saatnya bekerja dan ada juga saatnya istirahat. Ada saatnya sedih dan ada juga saatnya senang. Ada saatnya dipuji dan ada juga saatnya dicela. Ada saatnya gagal dan ada juga saatnya berhasil. Semua hal ini, haruslah disikapi dengan bijaksana. Jangan lupa diri, sombong atau down. Jika yang dialami kurang menguntungkan atau tidak sesuai dengan keinginan, segera introspeksi diri dan cari tahu MENGAPA prihal ini bisa terjadi ? Jangan sekali - kali lari dari kenyataan atau mengkambinghitamkan orang lain atas kemalangan yang dialami. Ingat, tindakan apapun yang memaksakan kehendak, dampaknya pasti destruktif. "Life's demands may not slow up any time soon, and learning life balance is an ongoing art. If you think one day you will get it all done, and then you can relax, you are bound to be disappointed" CHRISTINA WINSEY - RUDD&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;ENTHUSIASM.&lt;/strong&gt; Jalani segala sesuatunya dengan antusias dan nilai semuanya seobjektif mungkin. Positive thinking harus senantiasa dimiliki dan dikembangkan. Jangan ibarat bunga yang layu sebelum berkembang. Jika senantiasa antusias melakukan apapun yang diperbuat maka peluang sukses akan semakin besar. Those who are fired with an enthusiastic idea and who allow it to take hold and dominate their thoughts find that new worlds open for them. As long as enthusiasm holds out, so will new opportunities. NORMAN VINCENT PEALE&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;INFORMATION.&lt;/strong&gt; Cari informasi sebanyak mungkin dan olah semua peluang dan kesempatan yang dijumpai. Yang konstruktif, dikembangkan dan yang arahnya destruktif, segera disingkirkan. "The idea is to try to give all the information to help others to judge the value of your contribution; not just the information that leads to judgment in one particular direction or another" RICHARD FEYNMAN&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;HONESTY :&lt;/strong&gt; Tidak kalah pentingnya dari semua hal, kejujuran harus tetap dimiliki dan dipertahankan dalam kondisi yang bagaimanapun juga. Tanpa adanya kejujuran maka semua peluang dan prospek akan sirna segera. Make yourself an honest man, and then you may be sure there is one less rascal in the world. THOMAS CARLYLE&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt; Selamat berjuang dan semoga sukses meraih cita - cita.* Untuk konsultasi email : dm.peterlim@gmail.com atau HP 0812 600 2482 &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-2486588595980310901?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/2486588595980310901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-rules-of-success.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2486588595980310901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2486588595980310901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-rules-of-success.html' title='Peter Lim: The Rules of Success'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-3634087072144100837</id><published>2009-07-03T11:32:00.001+07:00</published><updated>2009-07-03T11:34:30.628+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nathalia Sunaidi'/><title type='text'>Nathalia Sunaidi: Menjadi Seorang Hypnotherapist Profesional</title><content type='html'>Sepanjang pengalaman saya menjadi hypnotherapist, saya temukan hypnotherapy adalah sebuah terapi yang powerful untuk melepaskan emosi negatif, luka batin, ketakutan irasional atau phobia, menemukan misi hidup, dll. Dari pengalaman ribuan jam terapi dengan ribuan klien dengan jadwal waiting list klien empat bulan, saya menyaksikan sendiri bagaimana hypnotherapy bisa mentransformasi hidup mereka. Itulah pula yang menjadi pondasi saya merancang Wisdom Therapy.     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Tapi, jika kembali mengingat pengalaman-pengalaman awal saya terapi, saya bisa tersenyum-senyum sendiri. Waktu itu saya menemukan sulit sekali membuat klien terhypnosis dan waktu yang dibutuhkan lebih dari setengah jam karena saya diajarkannya hanya induksi progresif yang memakan waktu sangat panjang. Problem lainnya yang muncul adalah setelah klien masuk relaksasi (karena dengan induksi progresif mengantarkan klien ke relaksasi dan sulit sekali klien bisa masuk level somnambulism yaitu level di mana therapeutic bisa dilakukan) maka therapeutic apa yang harus dilakukan. Dulu saya hanya diajarkan untuk memberikan sugesti kepada klien tapi tidak secara mendalam diajarkan metode therapeutic. Padahal therapeutic adalah kunci dalam hypnotherapy. Mudah untuk menghypnosis orang namun setelah orang itu sudah terhypnosis mau diapakan? Faktor-faktor di atas membuat sesi hypnosis tidak efektif dan itulah yang membuat orang-orang merasa hypnotherapy doesn’t work padahal hypnotherapy does work very effectively! &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Kendala-kendala di atas pasti pun banyak dihadapi oleh para hypnotherapist baru. Itu saya alami karena waktu training yang saya dapatkan hanya tiga hari dan waktu tiga hari itu sangat tidak efektif untuk bisa membuat seseorang secara maksimum mempelajari teknik therapeutic. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Lalu bagaimana supaya bisa menjadi seorang hypnotherapist profesional? Seorang hypnotherapist adalah seseorang yang memberikan terapi. Definisi terapi adalah sesuatu yang bisa membuat individu menjadi lebih sehat dan lebih baik. Jadi dalam hal ini ada proses transformasi bagi si klien. Transformasi itu bisa terjadi karena ada proses therapeutic yang dilakukan. Tapi justru inilah kendala utama para hypnotherapist baru. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Seorang hypnotherapist profesional harus menguasai teknik hypnosis yang efektif yang bisa mengantarkan klien ke level somnambulism. Somnambulism adalah level di mana therapeutic bisa dilakukan. Berarti perubahan atau transformasi baru bisa terjadi jika klien masuk ke level ini. Setelah klien berada di somnambulism, kunci utama selanjutnya adalah proses therapeutic yang efektif untuk melepaskan semua masalah klien. Kebanyakan training yang hanya dua atau tiga hari hanya keburu mengajarkan bagaimana mengantarkan klien ke kondisi hypnosis sehingga teknik therapeutic tidak ditekankan. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Hal ini membuat saya merenung, dalam pengalaman training “Becoming Hypnotherapist” 100 jam yang saya adakan, tiga hari pertama saja saya pakai untuk mengajarkan fundamental hypnosis karena ada begitu banyak pengetahuan untuk diajarkan, seperti role of unconscious/subconscious/conscious mind, waking hypnosis, instant dan rapid inductions, rules of the mind, self-hypnosis, hypnosis method for analitical subject, deepening techniques dan masih banyak lagi. Di fundamental itu, saya mengajarkan berbagai metode instant dan rapid inductions di mana hanya dalam waktu maksimal 4 menit mengantarkan seseorang ke level somnambulism. Lalu saya ajarkan delapan kunci memberikan sugesti yang efektif. Di tiga hari itu para murid melakukan banyak praktek supaya mereka merasakan sendiri pengalaman menghypnosis orang hanya dalam waktu kurang dari 4 menit. Itu semua baru dasar hypnosis belum masuk ke intermediate dan advance level, di mana teknik therapeutic akan di-reveal. Bahkan, setelah 100 jam training itu saya langsung sediakan klien yang memiliki problem kepada para murid sebagai jam terbang praktek. Jika demikian, apakah cukup dan memadai untuk seseorang menjadi advance dalam hypnotherapy hanya dalam waktu dua atau tiga hari? &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Lalu jika Anda ingin menjadi hypnotherapist profesional yang artinya ingin berkarier sebagai hypnotherapist, sebuah profesi untuk menolong orang lain, berikut adalah tips supaya Anda bisa menjadi seorang hypnotherapist dengan klien yang Anda tangani sungguh-sungguh merasakan proses transfomasi: &lt;/p&gt;     &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt; &lt;li class="MsoNormal"&gt;Kuasai      induksi yang bisa mengantarkan klien minimum ke level somnambulism.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kuasai pengetahuan tentang cara kerja pikiran, dalam hal ini unconscious, subconscious dan conscious mind, cara bypass critical factor dan waking hypnosis.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kuasai      cara penyampaian pre-talk Anda kepada klien.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kuasai instant dan rapid inductions di mana Anda bisa menghypnosis orang dalam hitungan detik. Ini diperlukan untuk demo kepada orang lain dan meningkatkan kepercayaan diri Anda sebagai seorang hypnotist yang handal. &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kuasai      teknik therapeutic supaya hypnotherapy session yang Anda lakukan      sungguh-sungguh efektif.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Jadilah up-to-date! Belajar dan ikuti training hypnotherapy karena teknik induksi dan metode therapeutic dalam hypnotherapy terus berkembang.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;     &lt;p style="margin-left: 18pt; text-indent: 18pt;" class="MsoNormal"&gt; Jika Anda sungguh-sungguh menyediakan waktu dan tenaga yang Anda investasikan untuk terus mengembangkan teknik Anda dan mengikuti training hypnotherapy maka Anda akan menyaksikan langsung kalau hypnotherapy does work! Klien pun akan terus bertambah dan itu bukan karena Anda yang berkoar tapi efektivitas therapeutic itu yang bicara. Percayalah, jika itu terjadi, Anda akan dapatkan jadwal terapi Anda akan terus full booked sampai Anda kewalahan!&lt;span&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-left: 18pt; text-indent: 18pt;" class="MsoNormal"&gt;   &lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-left: 18pt; text-indent: 18pt;" class="MsoNormal"&gt; Untuk informasi Training kunjungi http://www.nathaliainstitute.com &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-3634087072144100837?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/3634087072144100837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-menjadi-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3634087072144100837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3634087072144100837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-menjadi-seorang.html' title='Nathalia Sunaidi: Menjadi Seorang Hypnotherapist Profesional'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-7069239530731580796</id><published>2009-07-03T11:31:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:32:17.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nathalia Sunaidi'/><title type='text'>Nathalia Sunaidi: Menemukan Misi Hidup</title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Beberapa hari yang lalu mamanya klien saya datang untuk sesi hypnotherapy. Anaknya yang remaja sebelumnya sudah datang terapi, kali ini gilirannya sang mama. Anaknya datang untuk melakukan hypnotherapy menemukan misi hidup. Di sesi hypnotherapy tersebut dia menemukan bahwa misi hidupnya adalah sebagai seorang musisi. Dia memasuki dengan sangat jelas masa depannya di mana dia akan menjadi seorang musisi wanita yang berpotensi.  &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Waktu itu mamanya bilang ke sang anak kalau dia boleh saja menjadi musisi tapi harus memiliki pendidikan di bidang lainnya juga. Akhirnya mereka mengambil jalan tengah, si anak dikirim ke Amerika untuk mengambil studi bidang teknik sebagai modal untuk bekerja. "Kalo anak ini punya gelar di bidang teknik lulusan Amerika saya tenang. Nanti dia bisa mencari kerja dengan aman." komentar mamanya kepada sang anak. Untungnya anak ini anak yang baik dan pintar. Selain berbakat di musik, dia juga excellent di bidang angka. Si anak mengerti dan mengikuti saran mamanya dengan senang hati. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Beberapa bulan sudah berlalu sejak sesi terapi si anak dengan saya. Kepada ibunya, saya tanyakan perkembangan si anak di Amerika. "Rita (sebut saja nama si anak demikian) sekarang sudah bikin grup band di Amerika bersama orang bule. Dia sekarang lagi mau rekaman. Dia bilang ke saya rasanya grup mereka bisa berhasil. Tapi yang luar biasa dari anak saya, nilai pelajarannya juga sangat bagus dan dia sangat hemat." jawab si mama. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Seseorang dilahirkan membawa misinya masing-masing. Seperti si remaja di atas, misi hidupnya adalah menjadi musisi. Walaupun diarahkan sedemikian rupa tetap saja akan ada dorongan di hatinya untuk kembali ke misi hidupnya. Ibarat tanaman yang akan selalu mengarah ke sinar matahari maka kita, manusia, pun entah mengapa akan ada dorongan untuk menggapai misi hidupnya. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Seorang murid "Becoming Hypnotherapist" Fundamental-Intermediate &amp;amp; Advance Hypnotherapist Training yang saya adakan bulan Maret ini adalah seorang direktur sebuah perusahaan internasional tapi dia sehari-hari juga menjadi penyembuh. Dia bercerita di suatu momen hidupnya, dia merasa terpanggil untuk menjadi penyembuh. Dia keluar dari perusahaannya dan melepaskan jabatannya sebagai direktur. "Saat itu istri saya menangis karena merasa akan kehilangan income." Tapi anehnya, pada saat saya menjalani misi sebagai penyembuh, saya merasakan kebahagiaan. Dan entah mengapa rejeki pun terus mengalir." sharingnya kepada saya dan murid lainnya. "Bahkan dengan saya menjadi penyembuh ini, ada perusahaan internasional lainnya yang mengajak saya join sebagai direktur. Saya mengatakan setuju dengan syarat jika Tuhan memanggil, yaitu ada klien yang mesti saya sembuhkan maka saya bisa keluar dari rutinitas saya. Dan pihak perusahaan tersebut setuju. Makanya jika ditanya profesi saya, saya adalah penyembuh dengan sampingan sebagai direktur perusahaan." candanya kepada kami. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Beberapa waktu lalu saya ngobrol dengan Ayah Edy, seorang pendidik dan penyiar radio. Dia menceritakan kisah hidupnya yang hampir serupa dengan murid training saya. Dia juga melepaskan jabatannya di salah satu perusahaan bergengsi di Amerika untuk menjalankan misi sebagai pendidik. Dia mengatakan, "Hati adalah pengukur apakah kita hidup sesuai misi atau tidak. Seberapa hebatnya pencapaian kita di karier, jika kita tidak merasakan kebahagiaan maka kita sedang menjauh dari misi hidup yang sebenarnya. Namun jika kita menjalankan profesi dengan kebahagiaan maka itulah kehidupan sesuai misi." &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Periksalah hati Anda, apakah Anda merasa bahagia dalam menjalankan pekerjaan Anda? Banyak di antara kita yang merasakan kekosongan dalam hidupnya walaupun rasanya sudah banyak pencapaian yang telah kita raih. Hidup akan terasa bermakna jika kita menjalankan hidup sesuai misi karena misi hidup berarti kita memberi dan melayani orang lain dengan segenap hati. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 14px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Nathalia Sunaidi, C.Ht (Hypnotherapist) &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Helvetica; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; http://www.nathaliainstitute.com &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-7069239530731580796?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/7069239530731580796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-menemukan-misi-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7069239530731580796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7069239530731580796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-menemukan-misi-hidup.html' title='Nathalia Sunaidi: Menemukan Misi Hidup'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-9026291219982396037</id><published>2009-07-03T11:29:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:30:51.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wuryanano'/><title type='text'>Wuryanano: Rahasia Kekuatan Entrepreneur Sukses</title><content type='html'>Salam ENTREPRENEUR...  &lt;p&gt; Saya melihat sekarang ini...beberapa tahun belakangan ini, fenomena menggeliatnya entrepreneurship di Indonesia ini sangat membanggakan. Banyak bermunculan Young Entrepreneur, yang begitu bersemangat untuk memulai usaha atau bisnis sendiri. Ini memang patut untuk diacungi "Dua Jempol Tangan". Salut!!! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebagai seorang yang punya usaha atau berbisnis sendiri, tentunya Anda menginginkan kesuksesan yang berkesinambungan bukan? Apalagi bagi Anda yang baru saja memulai membuka usaha atau baru bisnis sendiri, tentu punya harapan besar untuk selalu bisa bertahan dan semakin meningkatkan bisnis Anda sendiri secara berkesinambungan. Benarkah begitu? Pastilah Anda menjawab: BENAR!!! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Nah, berkaitan dengan maraknya Dunia Entrepreneurship saat ini, Saya ingin berbagi dengan Anda, rekan-rekan Entrepreneur atau Anda yang mau terjun sebagai Entrepreneur...tentang beberapa hal yang semestinya dipunyai oleh setiap Entrepreneur, jika mereka menginginkan Kesuksesan yang Berkesinambungan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Di sini, Saya melihat ada 6 (Enam) Kekuatan Inti, yang harus dipunyai seorang Entrepreneur Sukses, yaitu: &lt;/p&gt;  &lt;ol&gt; &lt;li&gt;KEKUATAN IMAN (Faith Power)&lt;br /&gt;Kekuatan Iman, "tidak bisa tidak"...merupakan hal paling pokok dan paling penting...nomer satu yang mesti dimiliki oleh Entrepreneur. Kekuatan Iman, selain mengartikan bahwa kita memang wajib percaya, bahwa ALLAH pasti akan menolong kita...juga mewajibkan kita untuk "mengimani" atau meyakini apa pun jalan yang telah kita tempuh itu memang benar adanya. Jangan jadi orang yang selalu ragu-ragu...begitu... Percaya Diri saja!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dengan Iman, kita akan menjadi makhluk yang selalu pandai bersyukur, senang membantu sesama, dan tidak pernah tinggi hati.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEKUATAN PIKIRAN (Mind Power)&lt;br /&gt;Kekuatan Pikiran artinya, kita jangan gampang berpikir untuk menyerah, jangan mudah untuk berpikir tidak mampu. Karena apa pun yang kita pikirkan tersebut...benar adanya, dan pasti segera berwujud menjadi kenyataan. Karena, Ingatlah! pikiran kita punya kekuatan super... Super Mind Power!!! Pikirkanlah hanya hal-hal positif! Jadi jangan meremehkan pikiran kita sendiri ya...entar menyesal belakangan deh..&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEKUATAN KESEHATAN (Healthy Power)&lt;br /&gt;Kekuatan Kesehatan mengingatkan kita semua, agar selalu menjaga kesehatan fisik maupun psikis, kesehatan raga dan jiwa. Jangan sampai kita terlena dengan hanya berusaha dalam bisnis, sehingga melupakan kesehatan...akhirnya kita jatuh sakit secara fisik maupun psikis. Ini bisa menyebabkan bisnis kita hancur berantakan!!! Uang kita juga bisa habis hanya untuk berobat ke dokter, ke paranormal...ke dukun..&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEKUATAN IMPIAN (Dream Power)&lt;br /&gt;Kekuatan Impian tidak diragukan lagi, sebagai mesin penggerak menuju cita-cita kita. Tanpa impian, jangan harap kita bisa bergerak menuju kesuksesan. Dengan impian, kita menjadi bersemangat luar biasa prima saat bergerak menuju cita-cita. Tanpa impian, kita pastinya yaa diam aja di tempat...dan capee' deh...diam melulu!&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEKUATAN KEMAUAN (Will Power)&lt;br /&gt;Kekuatan Kemauan tentu saja juga harus kita punyai. Lha kalau tidak ada kemauan, bagaimana bisa ada jalan? Yaa nggak? Kata orang bijak kan begini: "Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Jalan". Dengan kemauan tinggi pula, kita bisa menjadi orang yang sangat kreatif. Sehingga selalu ada jalan keluar bagi setiap permasalahan. Berbagai ide-ide besar dan cerdas juga bisa keluar karena kekuatan kemauan yang tinggi.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEKUATAN JARINGAN (Networking Power)&lt;br /&gt;Nah ini, Kekuatan Jaringan juga wajib dimiliki seorang Entrepreneur. Kita mesti berusaha untuk mempunyai banyak teman...gitu maksudnya. Tapi yaa nggak sembarangan teman lho, harus teman pilihan...mesti milih teman lah kita ini... Kalau nggak milih teman, wah...kita bisa keliru berteman dengan garong, maling, penyelundup, koruptor...berabe kan? Oleh karena itu, untuk membangun Kekuatan Jaringan ini kita wajib pilih teman yang se-visi bisnis (ini lebih diutamakan), sebab kan kita lagi menggalang dukungan untuk bisnis kita, yaa nggak? Jadi bangunlah Kekuatan Jaringan Bisnis...&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt; Oke, saat ini baru Saya simpulkan ada 6 (Enam) Kekuatan Inti untuk menjadi Seorang Entrepreneur Sukses.&lt;br /&gt;Salam Luar Biasa Prima!&lt;br /&gt;Wuryanano&lt;br /&gt;http://www.wuryanano.com/&lt;br /&gt;Bestselling Book Author of:&lt;br /&gt;1. The Touch of Super Mind.&lt;br /&gt;2. Super Mind for Successful Life.&lt;br /&gt;3. The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit.&lt;br /&gt;Penerbit: Elex Media Komputindo (Kelompok Kompas Gramedia) &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-9026291219982396037?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/9026291219982396037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-rahasia-kekuatan-entrepreneur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/9026291219982396037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/9026291219982396037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/wuryanano-rahasia-kekuatan-entrepreneur.html' title='Wuryanano: Rahasia Kekuatan Entrepreneur Sukses'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8637349693977739477</id><published>2009-07-03T11:28:00.001+07:00</published><updated>2009-07-26T18:06:15.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peter Lim'/><title type='text'>Peter Lim: Tips For Sales Development</title><content type='html'>"Work is love made visible. And if you cannot work with love but only with distaste, it is better that you should leave your work and sit at the gate of the temple and take alms of those who work with joy". KAHLIL GIBRAN. &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Produk / service yang berkwalitas dengan harga yang kompetitif tidaklah selalu menjamin PASTI &lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;sukses&lt;/a&gt; meraih market share. Masih ada beberapa factor yang menyebabkan konsumen tidak mau membeli dan untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dijadikan acuan agar konsumen MAU membeli suatu produk (* Jadi Loyal), yang antara lain : &lt;/p&gt;  &lt;ol&gt; &lt;li&gt;&lt;strong&gt;PROMOTE ONE THING AT A TIME. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu yang sama, hanya 1 jenis produk / service yang dipromosikan agar konsumen selain tidak bingung tetapi juga lebih tertuntun / lebih fokus menentukan pilihannya pada saat tersebut juga. Persentase keberhasilan menjual akan lebih significant jika konsumen mampu langsung memberikan keputusan pada saat tersebut juga daripada keesokan harinya atau lusa. Karena keputusan pada keesokan harinya atau lusa, umumnya telah dicemari / dipengaruhi oleh pihak ketiga, yang mana bisa saja keputusan yang diambil adalah keputusan yang timbul (* Influence) dari pihak ketiga dan bukan kemauan user (* Pribadi konsumen). "If you don't do it excellently, don't do it at all. Because if it's not excellent, it won't be profitable or fun, and if you're not in business for fun or profit, what the hell are you doing there ?" ROBERT TOWNSEND&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;LEAD WITH YOUR BIGGEST BENEFIT.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Di era yang serba kompetitif ini, konsumen yang selain HARUS diperlakukan bagaikan RAJA tetapi juga semakin SMART dalam hal penentuan / pilihan untuk pemenuhan NEED - nya. Satu - satunya cara yang ter - efektif selain memperlihatkan karakteristik produk / service yang attractive, tetapi juga menjelaskan se detail mungkin manfaat - manfaat dari produk / service (* Added value), yang mana tidak akan dijumpai pada produk / service sejenis yang lain (* Competitor). "I am grateful for all my problems. I became stronger and more able to meet those that were still to come". J.C. PENNEY&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;PERSONALIZE YOUR APPROACH.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Customer Satisfaction akan berhasil diraih jika mampu mengadakan pendekatan pribadi dan memahami / mengerti dengan baik apa diinginkan oleh konsumen. Jika kepuasan konsumen berhasil diraih maka apapun yang ditawarkan dan berapapun harganya (* Konsumen Butuh), pasti akan dibeli dan tidak akan beralih ke produk / service pesaing. "A brand for a company is like a reputation for a person. You earn reputation by trying to do hard things well". JEFF BEZOS&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;PROVIDE SPECIFICS.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Data apapun yang dibutuhkan / diharapkan konsumen, segera berikan dan jelaskan selengkap mungkin. Beli atau tidak, jangan dipikirkan. Ingat selalu, selagi konsumen MASIH mau bertanya maka peluang / kemungkinan membeli itu masih ada. Jika Konsumen masih ragu dan bimbang maka persentase keberhasilan dalam menjual akan bisa jadi NOL. Semakin detail suatu produk / service dijelaskan maka akan semakin mudah konsumen memahami / mengerti akan produk / service tersebut. Jika kondisi ini telah bisa dipenuhi maka spontanitas pula buying signal akan timbul. "Whenever you are asked if you can do a job, tell them, 'Certainly, I can !' Then get busy and find out how to do it". THEODORE ROOSEVELT&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;DRAMATIZE FEELINGS.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terakhir, kondisikan bahwa dengan memakai produk / service yang ditawarkan, konsumen PASTI akan senang dan bangga. Jika kondisi ini terpenuhi maka berapapun harganya, tidak akan menjadi pokok permasalahan. Contoh kasus : Semua orang tahu bahwa hargan mobil Baby Benz bisa double atau triple jika dibandingkan dengan mobil buatan Jepang lainnya, mis. : Honda tetapi MENGAPA konsumen membelinya ? Faktornya, tiada lain adalah rasa bangga, nyaman dan ada nilai tambahnya (* Added value). "Don't limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve". MARY KAY ASH.&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt; Selamat mencoba dan semoga sukses.* Untuk konsultasi email : dm.peterlim@gmail.com atau HP 0812 600 2482 &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8637349693977739477?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8637349693977739477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-tips-for-sales-development.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8637349693977739477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8637349693977739477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/peter-lim-tips-for-sales-development.html' title='Peter Lim: Tips For Sales Development'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-1738817652831987918</id><published>2009-07-03T11:25:00.002+07:00</published><updated>2009-07-26T18:07:25.383+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nathalia Sunaidi'/><title type='text'>Nathalia Sunaidi: Metamorphosis (a Wisdom from Subconscious Mind)</title><content type='html'>&lt;p   style="margin: 0px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-family:Arial;font-size:11px;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;See beyond where your eyes can see&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;Feel beyond where your heart can feel&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;It's called cracking the nutshell of the mind&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;Where you can fly beyond your &lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;dreams&lt;/a&gt;&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;When you can become a beautiful butterfly&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;It's called METAMORPHOSIS...&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Kata-kata indah itu saya dapatkan dari pelindung spiritual saya ketika saya akses ke superconscious mind―the place for collective wisdom and knowledge of all the ages... &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Sore itu saya lagi merasa penat. Jadwal hypnotherapy yang sangat padat, undangan mengisi seminar dan talk show yang berkejar-kejaran, deadline penulisan tiga buku dan tumpukan buku-buku dan video hypnotherapy yang harus dipelajari. Di hati tercetus pertanyaan, &lt;em&gt;“Why me have to do these dozens of things? Can I stop for a while?”&lt;/em&gt; Di momen itu diri saya mogok untuk melakukan aktivitas. Well, when we come to a situation where there are too many things to do, we just stop. Ya, when there are too many things to focus on, you will enter fight flight mode of your mind. You are hypnotized and you just stop and do nothing as result. Dan saya memasuki state tersebut sore itu. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;“Well, it's time for wisdom time!”&lt;/em&gt; pikir saya. I love entering superconscious mind. Di sana saya bisa bertemu dengan pelindung spiritual untuk meminta nasehat solutif dan mengakses ide-ide kreatif dari universe. Dan saya pikir saya harus konsultasi dengan pelindung spiritual saya tentang situasi ini. Urgent nih! &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Meeting him is always been a comforting experience. Saya akses superconscious mind saya. Pelindung spiritual saya sedang berdiri di sebuah pemandangan alam yang dashyat indahnya. He always know my coming without me have to say a word. Dia katakan ke saya, &lt;em&gt;“Lihatlah ke sana. Apa yang kau lihat?”&lt;/em&gt; Dia menunjuk ke langit di tempat itu. &lt;em&gt;“Langit.”&lt;/em&gt; jawab saya. &lt;em&gt;“See beyond.”&lt;/em&gt; lanjutnya. “Garis matahari di langit.” jawab saya karena memang itulah yang saya lihat di tempat itu. Lalu dia mengatakan kata-kata indah ini: &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;See beyond where your eyes can see&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;Feel beyond where your heart can feel&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;It's called cracking the nutshell of the mind&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;Where you can fly beyond your dreams&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;When you can become a beautiful butterfly&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;It's called METAMORPHOSIS...&lt;/em&gt;.  &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Saya tanyakan apa maksudnya. Dia menjawab,  &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 12px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;“Kehidupan menyediakan berbagai rintangan, penderitaan dan ketidakpuasan. Tujuannya agar kau mau memecahkan cangkang pikiranmu. Tanpa penderitaan kau akan nyaman berada di dalam nutshell pikiranmu. Kau tidak akan bertumbuh. Kau akan terkungkung.”&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 12px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Dia menjelaskannya sambil memunculkan gambar cangkang bulat di mana didalamnya terdapat manusia yang sedang meringkuk. Cangkang itu terlihat sempit dan kecil dibandingkan pemandangan alam yang luas dan indah. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;“Jika di dalam cangkang itu tidak terdapat penderitaan, manusia akan terus tinggal didalamnya tanpa mau bertumbuh. Sedangkan dunia begitu luas. Begitu banyak yang perlu dipelajari untuk mencapai kesempurnaan. Kesempurnaan di mana manusia terlepas sepenuhnya dari cangkang-cangkang belenggu pikiran. Dan menyatu dengan kebijaksanaan itu sendiri.&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;Ke mana pun kau pergi, tetap kau akan menghadapi penderitaan itu. No place to hide. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Suffering is for cracking the nutshell of the mind.”&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 12px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;“Lihatlah ke sana.”&lt;/em&gt; katanya sambil menunjuk langit yang sama. Tapi kali ini langitnya telah gelap. &lt;em&gt;“Langit yang gelap.”&lt;/em&gt; jawab saya.  &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; text-align: center; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;em&gt;“Malam tiba. Malam adalah kematian. Kau yang berada di sini dan memandang malam adalah kau di dalam cangkangmu. Esok hari matahari akan terbit lagi. Kelahiran akan datang. Jika kau tidak tidak memecahkan dan keluar dari cangkangmu, kau akan terus merasakan matahari terbit dan malam tiba tanpa perubahan―tetap di dalam cangkang sempit yang sama. Banyak kesadaran yang tidak mau bertumbuh. Mereka mengalami kelahiran dan kematian tapi tanpa bertumbuh dalam kebijaksanaan. Penderitaan yang sedang kau rasakan berikut dengan rasa ketidakpuasan yang kau hadapi adalah media supaya kau terus bertumbuh. Kau sedang didesak untuk bisa memecahkan cangkangmu―belajar untuk memahami kebijaksanaan lebih luas lagi. Without suffering there's no wisdom.”&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 12px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Pertanyaan tentang kebahagiaan dan pembebasan diri selalu menjadi big issue dalam hidup saya. Selama ini banyak dream yang telah saya raih. Saya sedang menjalankan misi hidup saya. Dream saya satu-persatu menjadi kenyataan. Namun tetap saja saya masih merasakan penderitaan―not satisfying. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Ternyata memang seperti itulah sifat kehidupan. Penderitaan adalah media metamorphosis. Setiap penderitaan dan ketidakpuasan yang muncul akan membuat kita mau memecahkan cangkang ini―kita akan bermetamorphosis menjadi kesadaran yang lebih tinggi. Sampai akhirnya kita menyadari bahwa tidak ada bentuk dan materi yang sungguh-sungguh bisa memuaskan. Di momen itulah kita akan melepaskan cangkang ego kita. Kita melepaskan diri dan dunia. At that moment, journey has ended. No more suffering. We reach the highest goal. The metamorphosis has completed! &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Sore itu saya belajar tentang menghadapi penderitaan dan ketidakpuasan di dalam diri saya. Setelah akses superconscious mind, saya langsung melanjutkan menulis buku ketiga saya sampai subuh. Dan saya menulis artikel ini. &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Without suffering, we hesitate to change. Suffering makes us grow. Penderitaan mendorong kita untuk bermetamorphosis! &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; min-height: 15px;"&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0px; font-family: Arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; Nathalia Sunaidi, C.Ht (Hypnotherapist) &lt;/p&gt;    &lt;p   style="margin: 0px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;font-size:11px;"&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;a href="http://www.nathaliainstitute.com/"&gt;http://www.nathaliainstitute.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-1738817652831987918?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/1738817652831987918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-metamorphosis-wisdom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1738817652831987918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1738817652831987918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/nathalia-sunaidi-metamorphosis-wisdom.html' title='Nathalia Sunaidi: Metamorphosis (a Wisdom from Subconscious Mind)'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-6406811268062480776</id><published>2009-07-03T11:24:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:25:01.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muk Kuang'/><title type='text'>Muk Kuang: 4 Inspirational Lessons</title><content type='html'>&lt;p&gt; Mungkin awalnya banyak orang yang belum mengenal siapa &lt;strong&gt;Charice Pempengco&lt;/strong&gt;, tapi semenjak video menyanyinya di  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; download oleh jutaan pengunjung di situs YouTube, yang penasaran mendengar suaranya dan ditambah penampilan Charice  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; di acara Oprah Winfrey, akhirnya namanya perlahan mulai terdengar di beberapa penjuru dunia. . Kisah seorang gadis yang  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; baru berusia 16 tahun dari Filipina ini banyak membuat orang terkagum-kagum karena talenta yang ia miliki. Hobi  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; menyanyinya ternyata mampu membuat ia menjadi salah satu penyanyi muda yang banyak dilirik oleh musisi dunia seperti  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; David Foster. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Charice hidup dari keluarga yang bisa dikatakan tidak berkelimpahan harta, dan salah satu yang menjadi motivasi ia untuk  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; menyanyi adalah ingin membantu keluarganya. Banyak orang mengatakan bahwa ia tak akan mampu karena usianya masih  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; terlalu muda, ia kurang cantik untuk menjadi penyanyi. Tapi komentar negatif orang lain tidak justru mengecilkan dirinya,  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; melainkan Charice ingin membuktikan bahwa ia bisa. Akhirnya, Charice sering mengikuti berbagai kontes menyanyi dengan  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; iming-iming hadiah 50-100 dollar. Charice menganggap paling tidak apabila hadiah itu ia dapat, dapat sedikit meringankan  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; beban keluarga, untuk makan sehari-hari. Tak sia-sia, usaha dan keyakinan akan potensi yang dimilikinya membuat ia sering  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; memenangkan kontes menyanyi. Karena hobinya dalam menyanyi, ia pernah menggambarkan dirinya suatu hari duet dengan  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; penyanyi ternama Andrea Bocelli dan Celine Dion. Ternyata apa yang pernah ia gambarkan telah menjadi kenyataan. Charice  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; bahkan diundang khusus oleh Celine Dion dan Andrea Bocelli dalam salah satu tur konser mereka.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Pembaca yang setia, banyak pelajaran menarik dari kisah Charice ini yang mungkin dapat menginspirasi kita semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Jangan pernah merasa kecil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang lain boleh saja meremehkan Anda, tapi jangan sekali-kali Anda menganggap remeh diri sendiri. Anda dikaruniai  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; sebuah talenta, anugrah, dan karunia untuk menjadi yang terbaik. Tak peduli berapa usia Anda, tak peduli apa latar belakang  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; keluarga Anda, Anda bisa menjadi yang terbaik. Jangan hiraukan penyataan negatif yang hanya akan mengkerdilkan Anda.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Satu hal yang perlu Anda ingat, Anda terlahir untuk menjadi seorang pemenang  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Jangan takut untuk bermimpi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apapun situasi yang Anda hadapi, tak ada yang dapat melarang Anda untuk berharap dan bermimpi. Charice bermimpi  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; dengan menggambarkan dirinya dengan Celine Dion. Dia memvisualisasikan itu semua. Beberapa tahun berikutnya hal itu  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; menjadi kenyataan. Mungkin bagi sebagian orang "memiliki impian" adalah sesuatu yang klasik, banyak buku dan seminar  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; sudah mengatakan hal serupa. Tapi apakah kita sudah benar-benar mempercayai impian kita. &lt;em&gt;You just need to believe, my &lt;/em&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;em&gt;friend.&lt;/em&gt; Jangan biarkan faktor eksternal membuat kita ragu akan impian kita.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Fokus pada kelebihan Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Focus on what you can do, and don't focus on what you can't do&lt;/em&gt;. Jangan habiskan waktu Anda untuk mengeluh dan meratapi  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; kekurangan Anda. Mulai alihkan pemikiran Anda kepada kelebihan dan potensi yang Anda miliki. Manusia diberi waktu yang  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; sama 24 jam sehari, tapi berapa banyak jam yang dihabiskan untuk fokus pada kelebihan atau kekurangan itulah yang  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; membedakan kualitas manusia tersebut.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Punya target, visi dan misi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh susun visi, misi dan target yang luar biasa hebatnya untuk perusahaan, tapi jangan lupa susun pula untuk diri  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; sendiri. Charice memiliki misi yang sederhana, yaitu untuk membantu keluarganya. Itulah yang mendorong ia untuk tidak  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; berhenti mencoba dan menggali potensi menyanyinya. Ketika Anda mulai merasa &lt;em&gt;'down'&lt;/em&gt;, tertekan, malas, ingat kembali apa  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; tujuan hidup Anda. Semoga bisa membangkitkan Anda kembali ketika Anda jatuh.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;You are never too young, and never too old to inspire the world around you (Victoria Osteen)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Salam pemenang,  &lt;/p&gt; &lt;br /&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Muk Kuang&lt;br /&gt;Book Author 'Think and Act like A Winner'&lt;br /&gt;Motivational/Inspirational Speaker, Trainer&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:mukkuang@gmail.com"&gt;&lt;strong&gt;mukkuang@gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ignatiusmk.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://ignatiusmk.blogspot.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-6406811268062480776?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/6406811268062480776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-4-inspirational-lessons.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6406811268062480776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6406811268062480776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-4-inspirational-lessons.html' title='Muk Kuang: 4 Inspirational Lessons'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8660875845374735435</id><published>2009-07-03T11:22:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:23:56.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrie Wongso'/><title type='text'>Andrie Wongso: Mimpi dan Berjuang!</title><content type='html'>Dikisahkan, pada tahun 1867, hiduplah seorang ahli teknik kelahiran Jerman bernama John Augustus Roebling. Ia bermimpi membangun sebuah jembatan yang menghubungkan Kota New York dan Long Island. Impian John tidak mendapat dukungan bahkan ditertawakan oleh banyak temannya. Mereka mengganggap proyek itu adalah ide yang paling gila dan impossible di zaman itu. Maka, John pun hanya bisa berbagi impian dengan anaknya, Washington Roebling. Washington juga seorang ahli teknik. Ayah dan anak itu berjuang bersama untuk mewujudkan impian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika proyek itu baru berjalan beberapa bulan, terjadi kecelakaan yang fatal. Sayangnya, karena pertolongan yang terlambat, John Roebling tidak bisa diselamatkan. Sedangkan Washington, walaupun nyawanya selamat, tetapi mengalami cedera parah pada kepalanya yang mempengaruhi motoriknya. Washington menjadi lumpuh dan tidak mampu berbicara. Namun demikian, impaian ayahnya tentang jembatan tidak pernah padam dalam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu hari, saat Washington terbaring tidak berdaya di tempat tidurnya, ia melihat cahaya matahari melewati jendela kamarnya, menyilaukan dan menyakitkan mata. Segera ditutupnya kelopak matanya, dan saat itu pula, seakan Tuhan berbicara dengan pertanda, tiba-tiba muncullah sebuah kesadaran, "Hari ini aku masih bisa menikmati indahnya kilau mentari, artinya, Tuhan masih memberiku waktu untuk berbuat. Dan aku sadar, aku tidak boleh menyerah!" Dengan sekuat tenaga ia berkonsentrasi penuh dan berusaha untuk menggerakkan satu jarinya. Usaha yang dilakukan berulang-ulang dengan semangat dan konsentrasi penuh, ternyata tidak sia-sia. Dia berhasil menggerakkan jarinya! Perlahan-lahan, Washington mampu membuat kode untuk berkomunikasi dengan istrinya, Emily, melalui satu jari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Walaupun begitu perlahan pada awalnya, dengan cara seperti itulah, Washington memberi petunjuk kepada Emily untuk melanjutkan pembuatan jembatan. Semua instruksi diberikan kepada Emily dan kemudian disampaikan lebih lanjut kepada para pekerjanya yang setia membantu mewujudkan impiannya. Begitu berulang-ulang. Mereka melalui berbagai kendala yang tidak sedikit jumlahnya. Butuh waktu panjang untuk berjuang dengan semua sisa kekuatan dan ketegarannya, dan butuh waktu selama 13 tahun untuk mewujudkan impiannya. Akhirnya, pada tahun 1883, Jembatan Brooklyn (Brooklyn Bridge) berdiri megah di Kota New York, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teman-teman yang luar biasa,&lt;br /&gt; Cerita di atas merupakan sebuah contoh bahwa pikiran positif dan perjuangan nyata mampu memegang erat mimpi dan bisa mewujudkan apa yang sekiranya tidak mungkin menjadi mungkin!&lt;br /&gt; Betapa luar biasanya kekuatan pikiran manusia! Pikiran manusia bisa membuat hidup menjadi sengsara atau bahagia, gagal atau sukses, biasa-biasa saja atau luar biasa. Kalau kita mengikuti pikiran yang negatif, maka kehidupan kita isinya akan negatif pula - hidup penuh kecemasan, pasif, ketakutan dan kekurangan. Namun jika kita mampu mengembangkan pikiran yang positif, optimis, dan senantiasa berpengharapan yang positif, serta punya komitmen tinggi dalam mewujudkan segala impiannya, maka kita akan hidup penuh gairah, syukur, gembira, sukses, dan bahagia... setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mari kita pilih hidup dengan pola pikir yang positif. Kita pilih hidup dengan aktivitas yang positif. Dan kita pilih agar kualitas kita hidup berguna bagi kita dan bagi banyak orang...!&lt;br /&gt; Demikian dari saya, Andrie Wongso, action and wisdom motivation training.&lt;br /&gt; Success is my right! Salam sukses luar biasa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8660875845374735435?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8660875845374735435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-mimpi-dan-berjuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8660875845374735435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8660875845374735435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-mimpi-dan-berjuang.html' title='Andrie Wongso: Mimpi dan Berjuang!'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-6504325607426479845</id><published>2009-07-03T11:10:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:11:28.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponijan Liaw'/><title type='text'>Ponijan Liaw: Membidik Pasar Perempuan</title><content type='html'>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2000, dari total jumlah penduduk sebesar 217 juta, jumlah penduduk perempuan mencapai 49,8% atau sekitar 108 juta jiwa. Sebuah angka yang sangat menggiurkan untuk digarap. Para pemilik korporasi produk dan jasa pun menggunakan kondisi itu melalui berbagai strategi komunikasi untuk menjaring pasar gemuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada acara ladies night (masuk gratis buat kaum hawa di diskotik), ladies parking (parkir di mal khusus untuk perempuan), ladies floor (lantai tertentu di hotel yang diperuntukkan hanya untuk kaum Kartini), dan masih banyak lagi perlakuan istimewa terhadap kaum ini mengingat pasarnya yang sangat luas dan mudah dipengaruhi. Selain disasar sebagai penebal pundi-pundi korporasi, belakangan ini komunitas ini juga dibidik di lantai bursa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mereka yang secara psikologis memiliki ketertarikan terhadap banyak hal (karena memiliki multi-tracking brain system) juga diyakini akan tertarik menjadi investor yang tangguh di pasar modal dengan pengetahuan dasar mengelola uang keluarga yang dimiliki. Hal ini bahkan dikuatkan dengan dukungan motivasional feminis oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Farida Hatta Swasono suatu ketika dengan pernyataannya, "sudah tidak jamannya lagi, jika soal investasi hanya urusan bapak-bapak." Aksioma ini terasa menambah injeksi semangat para pelaku bisnis dan jaringan untuk semakin gencar menggempur pasar kaum ini.  &lt;p&gt; Guna menarik dan memasuki ranah kaum hawa ini, gaya komunikasi yang akan diaplikasikan harus bersifat taktis dan strategis. Kaum ini relatif lebih unik dan spesifik dalam banyak hal dibandingkan kaum Adam. Menurut penelitian Louann Brizendine yang ditulis dalam bukunya ‘The Female Bain', kaum perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata perhari, sedangkan kaum lelaki hanya sekitar 7.000 kata perhari. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Bayangkan, betapa bursa kata begitu meriah ketika pelanggan yang tengah dilayani adalah kaum hawa. Mereka akan terus bertanya dan melompat dari satu topik ke topik berikutnya secepat kedipan mata ketika berbicara. Jika tidak memahami kelebihan kaum dalam berbicara ini, usia kesabaran para sales pasti akan pendek jadinya. Hal berikut yang juga unik dari para ibu ini adalah mereka selalu mengingat rincian pertengkaran yang tidak dapat diingat sama sekali oleh lelaki. Artinya, jika ketidakpuasan mereka mengemuka dan keluhan (complaint) yang disampaikan bersambut argumentasi yang menyakiti, peristiwa itu bisa dipastikan akan masuk dalam memori jangka panjang mereka dan akan terus diungkit lagi jika kejadian yang sama atau relatif serupa mengemuka kembali. Sebaliknya, jika hal-hal positif yang terjadi, ruang memori mereka juga akan menyimpan data dan fakta dimaksud dalam durasi lama. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Dan, satu fakta terpenting lainnya yang juga perlu diingat adalah bahwa kaum ini memiliki kecenderungan membentuk ikatan yang lebih dalam dengan teman perempuan mereka. Mereka lebih mementingkan persahabatan daripada bisnis semata. Dalam konteks kepuasan terhadap sebuah produk/jasa yang mereka terima, secara otomatis tanpa instruksi, word of mouth akan menghiasi seluruh ruang diskusi dalam durasi panjang tiada henti. Mereka akan terus membicarakan hal itu dan pastinya menjadi ajang promosi yang dapat memengaruhi dan menggerakkan kelompok diskusi untuk mencoba produk/jasa dimaksud. Sebaliknya, jika produk/jasa dimaksud mengecewakan dan merugikan, tanpa komando, kelompok itu akan bertindak seragam dalam menyikapinya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sebagai tambahan, ketika membidik kaum perempuan agar melakukan tindakan partisipatif aktif dalam bisnis, pemilihan kata (diksi) dan kiasan yang tepat juga menjadi faktor yang penting untuk dipersiapkan. Kaum ini terbiasa dengan kata-kata yang berbunga-bunga dan penuh kiasan. Simbol-simbol selalu menjadi cara mereka memahami segala sesuatu. Karena mereka sejatinya adalah makhluk indirect (tidak langsung). Dalam bahasa lain, diplomasi bicara harus lebih dikedepankan. Variasi diplomasi juga bisa berupa pujian yang akan menjadi pengikat hati untuk melancarkan konversasi berdestinasi. Hal ini jelas akan menarik simpati dan hati sehingga kaum ini merasa berbicara dengan orang yang sangat mengerti mereka. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Bukankah Ada Band sudah mengingatkan hal ini melalui lagunya 'Karena Wanita Ingin Dimengerti' yang antara lain berbunyi: lewat tutur lembut dan laku agung. Karena wanita ingin dimengerti. Manjakan dia...dengan kasih sayang. Disana ada dimensi komunikasi verbal (tutur lembut) dilengkapi dengan komunikasi nonverbal (laku agung). Lengkap sudah kemanjaan yang diberikan kepada kaum perempuan ini, sehingga mereka sulit berpindah ke lain hati. Itulah salah satu strategi jitu untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dalam kategori gender. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Akhirnya, semoga semakin banyak korporasi menyadari hal ini dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang lebih luas dan variatif kepada kaum ini sebagaimana diberikan kepada kaum Adam, sehingga kesetaraan gender yang menjadi cita-cita luhur Kartini, tidak hanya terwujud dalam tataran konseptual, melainkan juga di ranah operasional.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Drs. Ponijan Liaw, MBA, M.Pd.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pelatih &amp;amp; Penulis Buku-buku Komunikasi&lt;br /&gt;Email: ponijan@central.net.id &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-6504325607426479845?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/6504325607426479845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-membidik-pasar-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6504325607426479845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/6504325607426479845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/ponijan-liaw-membidik-pasar-perempuan.html' title='Ponijan Liaw: Membidik Pasar Perempuan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-3359808151002360741</id><published>2009-07-03T11:09:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:10:19.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrew Ho'/><title type='text'>Andrew Ho: Tetap Optimis dan Eksis di Masa Krisis</title><content type='html'>"Problems are a chance for you to do your best. - Masalah adalah kesempatan Anda untuk melakukan yang terbaik."&lt;br /&gt; Duke Ellington&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kali ini kita dihadapkan pada krisis keuangan global terbesar sejak tahun 1930-an. Negara-negara besar dan kecil terimbas krisis ini, termasuk AS, Jepang, Eropa Barat, Cina, dan negara-negara Asia lainnya. Banyak perusahaan kecil dan besar atau bertaraf internasional merugi bahkan mengalami kebangkrutan. &lt;p&gt;Tercatat angka ekspor untuk produk Indonesia merosot 22% dalam 22 bulan terakhir. Daya serap pasar juga lesu, terutama untuk produk otomotif dan properti. PHK tak terelakkan lagi dan terjadi di mana-mana di seluruh belahan dunia ini. Warren Buffet, taipan saham, memperkirakan sedikitnya dalam 5 tahun mendatang krisis ini belum akan sepenuhnya pulih. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Krisis seperti ini sudah 4 kali saya alami. Pengalaman krisis pertama terjadi tahun 1972, dikarenakan kekurangan pasokan petrolium yang melambungkan angka inflasi menjadi tak terkendali. Pada saat itu saya masih sekolah di bangku SD, sehingga belum begitu merasakan dampaknya. Beruntung keadaan toko kopi ayah saya pada waktu itu berjalan baik. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun pada pengalaman mengalami krisis kedua dan seterusnya, saya sudah merasakan dampak secara langsung, sehingga saya dapat menarik beberapa pelajaran berharga. Dari pengalaman dan pelajaran tersebut mungkin sangat bermanfaat untuk meraih sukses sebesar-besarnya, daripada terus memikirkan dampak buruk yang sudah pasti banyak sekali di masa krisis seperti ini. Berikut ini adalah beberapa pelajaran yang telah saya petik dan terbukti mampu menolong saya menciptakan kemajuan-kemajuan sampai saat ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam menghadapi krisis kita harus fokus pada peluang bukan masalah atau dampak negatif yang ditimbulkan. Contohnya ketika mengalami krisis kedua pada tahun 1986, saat itu saya baru lulus kuliah. Dampak buruk dari hantaman krisis tersebut adalah peluang kerja sedikit dan daya serap pasar yang melemah. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya tidak memperdulikan dampak negatif itu, karena bagi saya bekerja harus sepenuh hati dan fokus. Kebetulan saat itu saya bekerja sebagai seorang sales, walaupun sejujurnya bukan pekerjaan yang saya inginkan dan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan. Fokus pada pekerjaan membuat saya mengabaikan pengalaman-pengalaman pahit, seperti ditolak atau bahkan dikejar anjing. Dengan begitu, semangat juang dan ketahanan mental semakin besar, yaitu 2 modal maya penting untuk dapat menciptakan kemajuan di masa berikutnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pola hidup sederhana sangat penting kita terapkan agar selamat melewati krisis. Gaji saya pada saat itu tidak besar, tetapi cukup untuk menopang kehidupan saya di ibu kota besar. Tak terpikir untuk membeli barang-barang mahal, karena yang terpenting bagi saya adalah harus mampu terus bertahan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalaupun saya mendapatkan rejeki tambahan, maka segera saya kumpulkan sebagai dana cadangan. Tabungan sangat diperlukan, terlebih ketika datang masa krisis seperti sekarang. Presiden AS, Barrack Obama, menganggarkan dana 1,75 trilyun USD untuk paket stimulusnya. Pemerintah Indonesia juga menyiapkan dana 5,5 juta USD sebagai dana siaga. Bagaimana dengan Anda? &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengembangkan kemampuan juga sangat diperlukan, sebagai persiapan ketika nantinya harus menghadapi krisis. Sewaktu menjadi jurnalis, gaji saya memang kecil tetapi pekerjaan tersebut telah memperluas pengetahuan dan kemampuan saya dalam berbisnis. Seluruh kemampuan tersebut sangat bermanfaat ketika saya bekerja sebagai pemimpin sebuah perusahaan network marketing dan menghadapi krisis ketiga kalinya pada tahun 1997. Jika Anda tidak memiliki modal dan kemampuan yang cukup, alternatif menjalankan bisnis network marketing juga baik untuk belajar, mengembangkan wawasan dan melengkapi kemampuan berbisnis, dan lain sebagainya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika alam ekonomi dunia sedang seperti sekarang, kita harus lebih produktif, misalnya aktif mencari tambahan sumber pendapatan. Kesulitan di masa krisis jangan membuat Anda hanya mengeluh kesana kemari atau menunggu keajaiban dari langit. Carilah cara yang baik, kreatif dan giatlah bekerja untuk menambah penghasilan, sehingga memungkinkan Anda dapat segera memenangkan krisis ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika menghadapi krisis ke-4, sebagai sebuah perusahaan network marketing kami juga segera bergerak cepat dengan melakukan 5 kebijakan sebagai langkah antisipasi, sekaligus meningkatkan omset perusahaan. Sementara itu kami telah melakukan efisiensi biaya-biaya. Kamipun menyediakan promo-promo sebagai langkah kreatif untuk menarik minat konsumen agar bergabung atau membeli produk, ditambah dengan kualitas pelayanan yang lebih baik agar kosumen tetap setia kepada perusahaan dan produknya. Dengan demikian, kami optimis di masa depan mampu menciptakan kemajuan dan semakin eksis. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Beberapa pengalaman dan pelajaran berharga selama menghadapi krisis sangat membantu saya menciptakan kemajuan dan semakin eksis dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu tetaplah optimis karena hal itu akan memberi Anda kekuatan melakukan langkah-langkah positif mengubah keadaan menjadi lebih baik. Dr. John Maxwell mengatakan, "Kalau kita tidak memiliki keyakinan pada masa depan, kita juga tidak akan mempunyai kekuatan sekarang." So, keep on being optimist &amp;amp; exist! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best&lt;br /&gt;  seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-3359808151002360741?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/3359808151002360741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-tetap-optimis-dan-eksis-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3359808151002360741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3359808151002360741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-tetap-optimis-dan-eksis-di.html' title='Andrew Ho: Tetap Optimis dan Eksis di Masa Krisis'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4881696791624171021</id><published>2009-07-03T11:08:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:09:12.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agus Riyanto'/><title type='text'>Agus Riyanto: Memahami Keunikan Diri</title><content type='html'>Artikel ini saya tulis untuk mencoba menjawab pertanyaan sahabat pembaca yang masuk via email. Terima kasih bagi sahabat yang telah mengajukan pertanyaan, sehingga kita bisa sharing yang semoga ada manfaatnya. Pertanyaan yang diajukan cukup panjang, namun akan saya kemukakan di sini intinya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Inti pertanyaan yang dimaksud adalah apakah manusia itu dilahirkan dengan kemampuan otak yang sama atau berbeda? Tentang kreativitas seseorang, kenapa antara yang satu dengan yang lain berbeda. Kenapa ada yang "wah" dan ada yang "biasa-biasa" saja? Tentang beberapa bangsa di bumi ini; kenapa ada yang bisa menciptakan peradaban dan teknologi tinggi, tapi kita tidak atau belum bisa demikian. Apa karena makanannya, lauknya, minumannya, orangtua atau keluarganya, atau semua itu karena takdir? Begitulah kira-kira rasa penasaran yang diungkapkan oleh sahabat tersebut.&lt;br /&gt; ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemajuan hidup bisa kita peroleh dari seberapa besar atau seberapa sulit pertanyaan yang ingin kita jawab dalam kehidupan ini. Maksudnya diri kita yang menjadi jawaban pertanyaan kita sendiri. Misalnya pertanyaan, "Apakah semua orang memiliki kesempatan sukses yang sama?" Kita bisa menjawabnya dengan apakah diri kita bisa sukses dengan segala hambatan dan keterbatasan yang ada. Jika kita bisa menjadi diri yang "sukses" maka pertanyaan itu akan terjawab dengan sendirinya. Demikian juga sebaliknya, jika ternyata "gagal", pasti kita juga memiliki data penyebab kenapa kita "gagal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk mulai menjawab pertanyaan di atas, saya akan mengutip apa yang pernah dikatakan Buckminster Fuller sebagai berikut: All children are born geniuses; 9.999 out of every 10.000 are swiftly inadvertently degeniusized by grownups.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadi sebenarnya pada awalnya kita semua sebenarnya memiliki kejeniusan atau bisa dikatakan, memiliki kemampuan otak yang sama. Namun sayang, seiring dengan pertumbuhan, kejeniusan itu terkikis atau menjadi terpendam secara tidak disadari karena pengaruh lingkungan, baik lingkungan keluarga, masyarakat dan terutama pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk lebih jelasnya, saya akan mengisahkan seperti apa yang saya peroleh dari Talk Show Nasional bersama Kak Seto Mulyadi, Ketua Komnas Perlindungan Anak, tanggal 24 Januari yang lalu. Tentunya di sini dengan gaya cerita dan daya ingat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Al kisah, di sebuah hutan-sebut saja Alas Roban--yang dihuni beragam jenis hewan, menteri pendidikan Alas Roban memberlakukan kurikulum sekolah yang sama untuk semua jenis hewan. Semua penghuni Alas Roban dianggap sama, sehingga harus belajar pelajaran yang sama dengan porsi yang sama pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maka di sekolah, ketika pelajaran memanjat pohon, sang harimau dengan mudah naik, sementara itik harus bersusah payah memanjat dan tidak juga berhasil. Si monyet juga hampir menangis ketika mengikuti pelajaran menyelam, sementara katak dengan mudahnya masuk ke air. Demikian juga harimau, hampir tenggelam ketika mati-matian mengikuti pelajaran renang, sementara itik dengan gembiranya beranang di atas air. Ketika pelajaran bergantung di pohon, monyet dengan senangnya berayun-ayun di dahan, sementara si buaya dengan susah payah hanya bisa meraba-raba akarnya. Begitu seterusnya, dengan hewan-hewan lain hingga lambat laun mereka lupa tentang keahlian unik yang ada pada dirinya sejak lahir karena harus mempelajari sesuatu yang bukan bakat atau bidangnya, dan terkadang dipaksakan. Akhirnya, itik menjadi tidak bisa berenang, katak lupa dengan keahliannya menyelam, monyet lupa caranya memanjat pohon, dan harimau hanya bisa mengaum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Demikianlah dahulu kita menjalani masa pertumbuhan. Karena kita dianggap sama dengan yang lain dan harus belajar sangat banyak hal yang belum tentu itu sesuai dengan keunikan diri kita, akhirnya jadilah diri kita yang sekarang; yang ketika ditanya, "Apa cita-citamu?" Kita hanya geleng-geleng kepala. "Apa bakat atau talentamu?" Kita juga menjawab, "Tidak tahu...".&lt;br /&gt; Yang harus kita pahami di sini adalah keunikan diri yang masing-masing pribadi berbeda. Bahkan pada anak kembar sekalipun, tidak bisa disamakan dalam segala hal. Tetap saja ada perbedaan bawaan lahir yang harus diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adi W. Gunawan dalam artikelnya yang berjudul "Born To Be A Genius but Conditioned To Be An Idiot", menjelaskan bahwa anak dilahirkan dengan potensi menjadi seorang jenius, namun proses pendidikan yang salah telah membuat anak tidak mampu mengembangkan potensinya secara optimal. Kita tidak menyadari potensi diri yang sesungguhnya. Kalaupun kita tahu dan sadar akan potensi ini, kita merasa tidak mampu untuk mengembangkannya secara optimal.&lt;br /&gt; Hal di atas, masih menurut Pak Adi, menyebabkan anak memiliki konsep diri yang buruk. Adapun cirri-cirinya yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertama, anak tidak atau kurang percaya diri.&lt;br /&gt; Kedua, anak takut berbuat salah.&lt;br /&gt; Ketiga, anak tidak berani mencoba hal-hal baru.&lt;br /&gt; Keempat, anak takut penolakan.&lt;br /&gt; Kelima, anak tidak suka belajar dan benci sekolah.&lt;br /&gt; Kemungkinan besar karena proses pendidikan dan pengaruh lingkunganlah, kita yang pada awalnya memiliki kejeniusan yang sama, namun setelah dewasa menjadi berbeda kualitasnya. Bisa diibaratkan seperti benih tanaman, jika ia tumbuh di tanah yang subur dengan iklim yang sesuai maka bisa dipastikan tanaman itu akan tumbuh seperti yang diharapkan. Beda kasusnya jika meskipun benih unggul, impor pula, namun jika ditanam di tanah yang tandus dan iklimnya tidak sesuai maka bisa dipastikan benih itu tidak akan tumbuh atau mati. Sebagai contoh, saya juga pernah mencoba menanam pohon apel di depan rumah, namun akhirnya mati juga. Ya, karena struktur tanah dan iklim di daerah saya bukanlah tempat yang tepat untuk menanam apel.&lt;br /&gt; Tentang kreativitas seseorang atau suatu bangsa sekalipun; kenapa ada yang bisa menciptakan teknologi tinggi sementara yang lain tidak demikian, menurut saya itu karena kebudayaan, sejarah sosial dan ekonomi, sistem pendidikan, nenek moyang dan nilai hidup yang dianut masing-masing orang atau bangsa itu berbeda. Kita tidak bisa menyamakan diri dengan bangsa Amerika, Eropa ataupun Jepang karena bangsa kita juga memiliki ciri khas sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bangsa kita dijajah sekitar 3,5 abad dan dahulu berasal dari kerajaan-kerajaan yang bernuansa Hindu, Budha dan Islam. Nenek moyang kita juga petani dan pelaut sesuai dengan keadaan alam Indonesia. Jadi kita boleh kagum dengan Amerika yang bisa membuat satelit, roket dan mendaratkan manusia di bulan, namun kita juga tidak boleh melupakan Candi Borobudur yang masuk dalam tujuh keajaiban dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kita mungkin kagum dengan bangsa Jepang yang bisa merajai dunia industri elektronik dan kendaraan bermotor, namun kita juga harus bangga memiliki kekayaan budaya dan etnik yang beragam. Mungkin rasa bangga kita kian sirna karena kepribadian kita sebagai bangsa yang besar telah tenggelam oleh laju globalisasi, dan lupa bahwa kita juga memiliki keunikan tersendiri. Hanya kita belum mengoptimalkannya, dan lebih memilih meniru budaya atau teknologi dari luar yang kita nilai lebih canggih. Boleh-boleh saja kita melakukan alih teknologi agar tidak terlalu ketinggalan dengan bangsa-bangsa lain, tapi kita juga tidak boleh melupakan bahwa negara kita juga masih berbasis pada pertanian dan kelautan; jika kita masih mau melihat potensi alam kita yang ada di ribuan pulau dan luasnya perairan laut yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adapun tentang makanan, lauk, minuman, orangtua atau keluarga, menurut saya tidak ada kolerasinya secara langsung dengan "keluarbiasaan" seseorang atau suatu bangsa. Kita bisa bercermin diri mengapa bangsa kita masih tertinggal dari bangsa lain, mungkin itu karena kita sebagai bangsa masih malas, kurang belajar, terlalu pasrah pada keadaan, dan kurang maksimal menggunakan kejeniusan otak kita. Saya juga sering mendengar gurauan bahwa kalau otak manusia itu ada yang menjual maka yang paling mahal adalah otak orang Indonesia. Tahu alasannya? Katanya karena otak orang Indonesia masih orisinil, dengan artian "tidak pernah atau jarang dipakai". Sungguh menyedihkan ya...&lt;br /&gt; Atau semua itu karena takdir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apalagi yang ini, tentu tidak masuk akal. Kata seorang mentor saya, "Takdir akan turun jika kita telah berusaha semaksimal mungkin". Jadi tentang hal ini tidak usah dibahas lebih jauh.&lt;br /&gt; Yang ingin saya kemukakan di sini adalah ada tertulis "...Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..."&lt;br /&gt; ***&lt;br /&gt; Demikianlah jawaban yang dapat saya kemukakan. Jadi, sudah seharusnyalah kita bisa memahami keunikan diri kita masing-masing. Melihat bahwa kita-sebagai individu maupun bangsa-memiliki potensi dan keunggulan tersendiri yang bisa kita berdayakan agar bisa menjadi manusia atau bangsa yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika kita berfokus pada kelebihan yang melekat pada diri kita maka kemajuan bisa kita peroleh, namun jika kita hanya melihat kekurangan atau keterbatasan yang ada pada diri kita, bisa dipastikan kemajuan atau kesuksesan akan semakin jauh dari jangkauan kita.&lt;br /&gt; Semoga bermanfaat! [AR]   &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Agus Riyanto&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku "Born To Be A Champion", bisa dihubungi di webblog http://agusriyanto.wordpress.com atau melalui email: agus4ever@gmail.com. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4881696791624171021?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4881696791624171021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-memahami-keunikan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4881696791624171021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4881696791624171021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/agus-riyanto-memahami-keunikan-diri.html' title='Agus Riyanto: Memahami Keunikan Diri'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-1140384027578564404</id><published>2009-07-03T11:06:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:07:58.450+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pitoyo Amrih'/><title type='text'>Pitoyo Amrih: Pemimpin Yang Menyenangkan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Di komunitas jejaring sosial Facebook yang saya ikuti, beberapa hari lalu ada sebuah pertanyan menggelitik disampaikan dalam sebuah note yang salah satunya ditujukan kepada saya. Isinya berupa sebuah pertanyaan apakah seorang pemimpin sebaiknya disenangi oleh orang-orang yang dipimpinnya. Banyak komentar kemudian muncul, pro kontra pun timbul. Sebuah pertanyaan menarik yang kemudian juga sempat membuat saya merenung cukup lama.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Kata ‘pemimpin’ menurut pengamatan saya memang terkadang membuat rancu banyak orang. Adalah jarak antara seorang yang memiliki ‘jabatan pimpinan’ dengan orang yang memiliki ‘sifat menjadi pemimpin’. ‘Jabatan pimpinan’ adalah sebuah predikat terhadap seseorang yang disana mengandung konsekuensi dimana orang tadi serta merta akan mengemban tanggung jawab untuk menjadi pemimpin terhadap apa –atau siapa- yang dipimpinnya, memiliki tugas untuk membawa semua yang dipimpinnya mencapai tujuan, juga memiliki wewenang agar tugas tadi bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Begitu banyak predikat jabatan pimpinan di kehidupan kita. Dari yang paling sederhana semisal ketua RT, pimpinan karang taruna, mandor bangunan, sampai yang besar kompleks seperti jabatan presiden, direktur perusahaan besar, dan sebagainya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Kelompok kedua adalah ‘sifat menjadi pemimpin’, yang menurut saya, untuk menjadi seseorang yang memiliki sifat ini, hal pertama kali yang harus menjadi pemahaman adalah orang tersebut harus mampu dan mau untuk memimpin dirinya sendiri. Orang yang bisa memimpin dirinya sendiri, akan memiliki kemungkinan untuk mampu memimpin orang lain. Sebaliknya, seseorang yang tidak mampu memimpin dirinya sendiri, pasti tidak akan berhasil memimpin orang lain. Hal yang paling mendasar ini, menurut saya, seperti analogi sebuah benih pada tanaman kepemimpinan. Bila benih bagus –orang yang memiliki sifat kepemimpinan, yang mengawali untuk mau dan mampu memimpin dirinya sendiri-, akan memiliki banyak kemungkinan tumbuh tanaman bagus, yang pada akhirnya menghasilkan buah yang bagus. Dan seperti layaknya buah yang bagus, bagaimana pun juga, akan selalu memberi dan menebarkan manfaat, entah itu kita sadari atau tidak. Demikianlah ‘sifat menjadi pemimpin’. Berawal pada kemampuan dan kemauan memimpin diri, yang pada akhirnya akan selalu memberi dan menebarkan manfaat.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Uniknya, seseorang yang memiliki ‘jabatan pimpinan’ tidak selalu bisa memiliki ‘sifat menjadi pemimpin’. Dan sebaliknya, orang yang memiliki ‘sifat menjadi pemimpin’, biasanya justru enggan untuk mencari ‘jabatan pimpinan’.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Pertanyaan menarik yang disampaikan teman saya diatas tentang apakah seorang pemimpin harus menyenangkan, menurut saya lebih berbau makna akan ‘jabatan pimpinan’ tinimbang esensi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;‘sifat menjadi pemimpin’. Karena yang terjadi pada seseorang yang mengemban ‘jabatan pimpinan’, sebagian besar dari mereka seperti timbul sebuah konflik kepentingan, yaitu antara menjalankan tugas kepemimpinannya dengan benar, dan keinginan untuk selalu mempertahankan posisinya pada ‘jabatan pimpinan’ tadi, apa pun motivasinya. Dari motivasi yang berbau miring, seperti ketidak inginan seorang yang menjabat pemimpin itu kehilangan kenyamanan atas jabatan tersebut –kehormatan, eksklusifitas, privilage, pendapatan materi, dsb-, sampai motivasi yang positif, misalnya agar sang pemimpin selalu punya kesempatan untuk membawa orang-orang yang dipimpinnya ke arah tujuan secara benar. Sehingga pada wilayah pemimpin sebagai kelompok ‘jabatan pimpinan’ akan selalu terganggu untuk selalu bisa ‘menyenangkan’ semua pihak –paling tidak mayoritas, atau pihak yang berpengaruh-, bisa semua orang yang dipimpinnya, kepada siapa sang pemimpin bertanggung jawab, ataupun membuat senang tempat komunitas dimana jabatan itu menjadi bagian dari kehidupan mereka.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Tapi bila kita coba merenungi pada kelompok ‘sifat menjadi pemimpin’, rasanya apakah dia akan disenangi atau tidak, seperti menjadi tidak begitu penting. Seperti buah dari sebuah tanaman, yang terkadang sebagian orang merasakan enak dan manfaatnya, sebagian lagi tidak menyukainya. Tapi tetap sang tanaman akan selalu berbuah, … selalu memberi dan menebar manfaat…&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-1140384027578564404?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/1140384027578564404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-pemimpin-yang-menyenangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1140384027578564404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/1140384027578564404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-pemimpin-yang-menyenangkan.html' title='Pitoyo Amrih: Pemimpin Yang Menyenangkan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-3628284420747418589</id><published>2009-07-03T11:04:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:06:21.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prie GS'/><title type='text'>Prie GS: Para Pengomel</title><content type='html'>Pernahkah Anda melihat pribadi pengomel? Setiap kali, karena pribadi itu bisa jadi Anda sendiri, saya pasti tak terkecuali. Selain pernah melihat orang yang tertolak karena kegemarannya mengomel, saya juga pernah menjadi pribadi tertolak karena kegemaran saya mengomel. Termasuk dalam barisan omelan ini adalah sikap murung, lesu, dengki, sial, kalah, tertekan, teraniaya, kesepian, frustrasi, sumpek, gerah, marah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seluruh kata itu bukan hampir semuanya kita akrapi karena ia kita hidupkan setiap kali. Tak kita butuhkan musibah-musibah besar untuk menghidupi kata-kata ini. Ia subur bahkan dengan pupuk murahan seperti misalnya nonton televisi. Seorang ibu bisa marah-marah hebat hanya karena melihat bintang sinetron cerai dan saling memaki padahal baru kemarin ia menggelar pesta yang kemewahannya mendorong ibu yang sama melongo dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Padahal cuma butuh langkah sederhana untuk menghentikan omelan ini: matikan televisi! Tetapi hebatnya, sementara mulut mengomel, mata justru semakin dalam terpaku pada sumber omelan. Jadi, banyak orang sakit menjadi lebih sakit karena kegemarannya malah mendekati penyakit. Seluruh selebriti di dunia boleh bercerai, tetapi dunia ini pasti baik-baik saja. Karena selain kabar sedih yang dibawa, pasti ada kabar gembira sebagai ikutannya. Wartawan jadi punya berita, tabloid laris dan pengadilan agama sibuk padahal sibuk itu pasti sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Istri saya juga tak terkecuali. Cuma dengan mendengar berita bahwa Ketua KPK Antasari Azhar ditetapkan sebagai tersangka tiba-tiba ia gelisah tanpa alasan yang jelas cuma gara-gara kumis saya dan kumis Antasari dianggap sama tebalnya. Guyon? Tidak. Ini serius, karena istri saya kemudian membayangkan sebuah drama yang ia sutradarai sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ‘'Jika kumisnya sama, jangan-jangan kelakuannya sama. Jika kelakuan saya jangan-jangan nasibnya juga sama. Jika nasibnya sama jangan-jangan....'' Terus... penyutradaraan itu akan mengembang sesuai dengan kreativitas kita sendiri. Imajinasi, mau membangun mau merusak, sama kuatnya. Padahal begitu saya yakinkan bahwa ‘'kumis boleh sama tetapi nasib bisa berbeda,'' mulai berbeloklah imajinasi istri. Kata ‘'beda'' itu kemudian juga membawa imajinasinya berjalan ke arah yang berbeda dengan melihat suaminya sebagai figur yang menyenangkan. Ada memang dari diri saya ini sisi yang menjengkelkan yang istri saya hafal di mana, tapi pasti ada pula sisi hidup saya yang menyenangkan dan ia juga tahu terletak di sebelah mana. Kecepatan pikiran untuk berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya itu adalah kemampuan yang mutlak harus dimiliki manusia jika hidupnya tidak ingin terpenjara oleh sikap uring-uringan sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lalu inilah logikanya: pihak yang sedang mengomel itu, pasti adalah pihak yang terlalu lama berhenti di sebuah perasaan saja. Kelemahan saya misalnya, suka jengkel berlama-lama hanya karena sambal istri kurang enak seperti biasa. Tapi apa jadinya jika pada saat yang sama ada telepon dari Presiden: ‘'Halo, saya Presiden Indonesia. Saya menugaskan dengan hormat saudara Prie GS mulai bulan depan, sudilah kiranya mengemban tugas negara sebagai Menteri Koordinator Ekonomi Keuangan sekaligus merangkap sebagai Jaksa Agung. Saya percaya, di tangan saudara, kehidupan bernegara pasti akan lebih baik. Jadi pliss...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bisa Anda tebak apa reaksi saya? Istri yang menjengkelkan itu pasti akan saya peluk sejadi-jadinya. Bayangkan jabatan Menteri Koordinator Ekonomi dan Keuangan sekaligus Jaksa Agung adalah jabatan rangkap yang belum pernah ada dalam sejarah. Apalagi ketika prestasi saya baik, tak sulit kelak untuk sekaligus merangkap sebagai Ketua PKK. Tapi apakah saya perlu kabar sedramatik itu baru saya bisa bergembira? Tidak. Karena menyadari kuping saya masih utuh jumlahnya saja, pasti akan mendatangkan rasa syukur. Jadi berpindah perasaan itu hanya soal pilihan karena baik perasaan yang menjengkelkan maupun menyenangkan sama-sama disediakan. &lt;p&gt;  &lt;strong&gt;Prie GS&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-3628284420747418589?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/3628284420747418589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-para-pengomel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3628284420747418589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/3628284420747418589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/prie-gs-para-pengomel.html' title='Prie GS: Para Pengomel'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4889634303192278444</id><published>2009-07-03T11:03:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:04:27.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eko Jalu Santoso'/><title type='text'>Eko Jalu Santoso: Memulai Langkah Pertama</title><content type='html'>"Tidak ada karya sempurna yang dihasilkan tiba-tiba. Semuanya melalui proses yang dimulai dari ketidaksempurnaan lebih dulu. Jadi tunggu apa lagi, yang terpenting berani memulai langkah pertama sekarang, perbaiki satu bagian demi satu bagian, maka karya sempurna yang anda inginkan akan terwujud di depan mata." &lt;p&gt;Banyak orang memiliki keinginan untuk mengerjakan sesuatu atau memiliki hasrat untuk mencapai impian yang dicita-citakannya, tetapi selalu menunda atau bahkan tidak pernah berani memulainya. Kalau Anda memiliki sesuatu yang ingin Anda kerjakan, atau memiliki sesuatu hasrat yang Anda cita-citakan, mengapa anda tidak coba mulai mengerjakannya sekarang ? Mengapa tidak mencoba mengambil langkah pertama sekarang ? Mengambil langkah pertama sesungguhnya ada dalam jangkaun kita semua. Mengapa tidak memulainya hari ini ? &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalau Anda ingin mengerjakan sesuatu karya yang besar, berangkatlah dari sesuatu yang kecil lebih dahulu agar lebih terasa ringan memulainya. Tidak ada karya yang besar yang selesai dikerjakan dnegan sekali duduk. Mulailah dari setahap demi setahap lebih dahulu. Seseorang yang menghasilkan buku setebal 300 halaman misalnya, sesungguhnya dimulai dari menyusun satu kalimat demi satu kalimat, kemudian menjadi satu halaman, satu bab demi satu bab dan akhirnya menjadi satu rangkaian buku. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalau Anda ingin menghasilkan karya yang sempurna, mengapa tidak Anda mulai berangkat dari ketidaksempurnaan lebih dahulu. Tidak ada karya yang sempurna tanpa melalui proses perbaikan demi perbaikan secara bertahap. Bahkan seorang Thomas A. Edison misalnya, ia harus melewati proses kegagalan hingga mencapai hampir ribuan kali untuk menemukan bola lampu pijar. Namun ia tidak menganggapnya hal itu sebagai kegagalan, ia menganggapnya sebagai keberhasilan menemukan bola lampu pijar yang "gagal menyala" hingga akhirnya menemukan yang berhasil menyala. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Kalau demikian mengapa Anda tidak memulai mengerjakannya dari sekarang ? Karena dari semua waktu yang tersedia, tidak ada yang lebih tepat daripada waktu sekarang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalau Anda memiliki sesuatu impian, mengapa tidak anda memulai mewujudkannya hari ini ? Lakukanlah satu langkah menuju impian Anda mulai sekarang. Lakukan satu tahap demi satu tahap, lakukan setiap hari, setiap minggu dan seterusnya. Perbaiki satu bagian demi satu bagian mulai dari sekarang, maka yakinlah bahwa apa yang anda inginkan akan terwujud di depan mata. Ingatlah tidak ada karya yang sempurna yang dihasilkan secara tiba-tiba. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mohon diingat bahwa tidak ada keberhasilan yang dicapai tanpa melalui proses yang disebut kegagalan. Jadi tunggu apa lagi, mulailah dari sekarang. Berangkatlah dari yang kecil, mulailah dari ketidaksempurnaan, lakukan perbaikan demi perbaikan secara bertahap dan konsisten, maka yakinlah apa yang Anda inginkan akan terwujud di depan mata Anda. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Salam Sukses Mulia,&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Eko Jalu Santoso&lt;/strong&gt; | Founder Motivasi Indonesia | www.ekojalusantoso.com&lt;br /&gt;Penulis Buku "The Wisdom of Business", diterbitkan Elex Media Komputindo &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4889634303192278444?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4889634303192278444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-memulai-langkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4889634303192278444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4889634303192278444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-memulai-langkah.html' title='Eko Jalu Santoso: Memulai Langkah Pertama'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-8942098056225833247</id><published>2009-07-03T11:02:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:03:05.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrew Ho'/><title type='text'>Andrew Ho: Berubah Untuk Meraih Keberuntungan</title><content type='html'>"Nobody can go back and start a new beginning, but anyone can start today and make a new ending. - Tak seorangpun dapat kembali ke masa lalu dan memulai awal yang baru. Tetapi setiap orang dapat berubah sedari sekarang dan menciptakan sebuah akhir yang berbeda."&lt;br /&gt; Maria Robinson, penulis. &lt;p&gt; Di masa krisis keuangan global seperti sekarang dibutuhkan kemampuan untuk cepat berubah. Banyak orang terpuruk tetapi juga banyak orang muncul menjadi orang-orang sukses dalam berbagai bidang. Kenyataan tersebut seolah menegaskan bahwa kesulitan dalam proses perubahan dapat sangat bermanfaat jika dipandang sebagai alarm untuk segera berubah dengan berbenah, berusaha lebih keras, bersikap lebih hati-hati dan lain sebagainya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Berubah merupakan kunci fundamental untuk memenangkan tantangan dalam bentuk apapun dan meraih kehidupan yang lebih baik. Tak seorangpun dapat meraih perubahan hidup jika ia masih melakukan kebiasaan yang sama. Ghandi mengatakan, "You must be the change you wish to see in the world. - Anda sendiri harus menjadi agen perubahan yang ingin Anda saksikan di dunia." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Memang melakukan tindakan-tindakan perubahan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Tak jarang mereka yang sudah cukup memahami slogan ‘perubahan adalah abadi' justru tidak berusaha untuk berubah. Bahkan di tengah tantangan yang semakin besar di masa krisis seperti sekarang mereka masih saja mengeluh, menyalahkan orang lain, menunggu dan menyesal terus menerus diikuti kebiasaan buruk lainnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Tak sedikit orang yang sudah berumur 60 tahun baru sadar menjaga kesehatan di waktu muda sangat penting. Banyak orang yang menyesal telah mengabaikan nasehat orang lain setelah benar-benar terpuruk ekonominya. Masih banyak lagi fenomena penyesalan semacam itu dikarenakan mereka belum mempunyai kesadaran untuk berubah dan belum mengerti bagaimana menyiasati setiap perubahan. Beberapa hal berikut ini semoga dapat membantu Anda segera melakukan perubahan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal pertama yang dapat membantu Anda berubah adalah kemauan berpikir dan memutuskan untuk berubah dengan menciptakan impian atau visi serta merumuskan tujuan hidup. Impian, visi dan misi, tujuan hidup atau apapun istilahnya merupakan langkah hebat memulai perubahan. Jadi jangan ragu untuk bermimpi, menetapkan visi, atau merumuskan tujuan hidup Anda. Setelah itu tanamkan keyakinan bahwa untuk mencapai setiap impian, visi atau tujuan hidup Anda tersebut memerlukan perubahan dan Anda sangat yakin sanggup berubah dengan cepat. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sementara itu kita juga harus menyadari bahwa hanya diri kita sendiri yang bertanggung jawab terhadap perubahan yang kita inginkan. "Perubahan tidak akan pernah terjadi jika kita hanya menunggu orang lain atau kesempatan lain untuk berubah. Sebab diri kitalah agen perubahan yang kita cari," demikian Barrack Hussein Obama, Presiden USA ke-44. Oleh sebab itu segera lakukan tindakan-tindakan nyata yang relevan dengan target atau impian yang dimaksud. Tindakan adalah satu-satunya hal yang membuat Anda dapat menciptakan perubahan bahkan mampu meraih lebih dari yang Anda pikirkan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebelumnya miliki motivasi dibalik impian, visi dan misi, atau tujuan hidup Anda. Malcolm X mengatakan, "If you don't stand for something, you will fall for anything. - Jika Anda tidak berdiri karena suatu alasan, maka Anda akan jatuh karena banyak sebab." Ketika kita mempunyai motivasi atau alasan yang kuat maka kita akan mempunyai energi lebih besar untuk melakukan tindakan-tindakan perubahan walaupun tantangannya juga sangat besar. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sementara itu, sikap konsisten disertai dengan keyakinan adalah kunci perubahan. Konsisten adalah terus melakukan tindakan-tindakan yang relevan meskipun Anda belum juga menemukan kesuksesan yang Anda impikan. Jangan pernah berpikir dapat menciptakan perubahan secara instan, karena setiap perubahan akan memerlukan proses. Yakinkan diri bahwa Anda pasti dapat berubah dan mencapai tujuan yang Anda inginkan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah melakukan beberapa tahap di atas, cobalah untuk melihat kembali apakah langkah-langkah yang sudah Anda jalankan semakin mendekatkan diri Anda terhadap tujuan yang Anda maksud? Pada tahap ini Anda dapat menilai apakah langkah-langkah yang sebelumnya Anda lakukan dapat diteruskan atau tidak? Cobalah untuk mencari pelajaran kehidupan yang tersembunyi di balik kegagalan maupun kemajuan yang Anda dapatkan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Dalam hal ini saya ingin menyampaikan bahwa mencari pelajaran hidup setiap saat, entah dari kegagalan atau kesuksesan maupun dari fenomena kehidupan sehari-hari, akan sangat membantu kita mengembangkan kebijaksanaan. Tanpa kebijaksanaan kita akan kesulitan untuk berubah, yang menyebabkan kita terus melakukan kesalahan dari hari ke hari. Sadarilah bahwa setiap proses mengandung pelajaran hidup berharga, diantaranya adalah prinsip-prinsip baru untuk meraih sukses, yang membantu kita melakukan evolusi atau perubahan besar. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Perubahan adalah hal yang tak dapat kita hindari sekaligus kita perlukan untuk meraih keberuntungan. Beberapa langkah sebagaimana saya uraikan di atas akan membantu kita meningkatkan kemampuan berubah. Laksanakan langkah-langkah perubahan meskipun harus bersakit-sakit dahulu, karena dengan begitu sama halnya Anda memastikan keberuntungan ada di pihak Anda pada akhirnya.&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;strong&gt;*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best&lt;br /&gt;seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-8942098056225833247?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/8942098056225833247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-berubah-untuk-meraih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8942098056225833247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/8942098056225833247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrew-ho-berubah-untuk-meraih.html' title='Andrew Ho: Berubah Untuk Meraih Keberuntungan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-5759645512944453127</id><published>2009-07-03T10:59:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:00:15.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tom MC Ifle'/><title type='text'>Tom MC Ifle: 7 Ciri Bisnis Yang Stabil di Masa Krisis</title><content type='html'>&lt;p&gt; Bagaimana sebuah bisnis bisa dikatakan stabil? Menurut Anna Hipkis, seorang ahli dan juga author buku terkenal &lt;em&gt;Small Business Health Check&lt;/em&gt;, mengatakan ada tujuh area yang mencerminkan kesehatan sebuah bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan langsung lakukan health check, seperti dokter untuk bisnis anda. Jika anda menjawab Ya minimum 5 dari 7 pertanyaan ini, maka bisnis anda bisa dikatakan sehat. &lt;/p&gt;  &lt;ol&gt; &lt;li&gt;Apakah anda merasa puas dengan keseimbangan hidup antara bisnis, keluarga dan kesehatan anda?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah anda memiliki mentor yang secara rutin memberi anda masukan tentang bisnis anda dari kacamata yang netral?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah saya dengan senang hati menghadapi masalah-masalah di bisnis saya, bukan menghindari dan bersungut-sungut?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah profit dan cash anda terus bertumbuh dari tahun ke tahun minimum 20%?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah anda sudah memiliki rencana yang matang jika suatu hari bisnis anda menghadapi krisis?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah anda memiliki hubungan yang baik dengan investor, jika ada?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah anda memiliki mentor yang memberi anda feedback pada saat anda didalam situasi krisis?&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt; Apa hal-hal yang harus anda perhatikan agar anda bisa menciptakan bisnis yang stabil. Ini menurut Anna Hipkis, dalam buku Teach Yourself Small Business Health Check. Ada lebih dari 20 business health check antara lain bagaimana menciptakan stabilitas bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh ciri bisnis yang memiliki stabilitas jangka panjang antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Bisa membagi waktu antara keluarga , bisnis, dan kesehatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan dari pengusaha yang memiliki bisnis yang stabil adalah kemampuan mereka dalam mengelola waktu. Mereka tidak percaya dengan time management, mereka memiliki self management. Waktu tidak bisa di atur, semua orang memiliki waktu 24 jam, namun berapa banyak waktu yang menjadi produktifitas tergantung dari self management seseorang.&lt;br /&gt;Self mastery di mulai dari adanya visi, goal dan why mastery. Dengan demikian mereka mudah melakukan pengelolaan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab ketidakseimbangan ini sederhana, owner menghabiskan waktu untuk menjalankan bisnis bukan menghabiskan waktu untuk membangun bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang pengusaha yang saat liburan masih memikirkan pekerjaan. Badannya ada di Bali, pikirannya ada di Jakarta. Tidak ada ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tiga tips mengelola waktu secara efektf: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Miliki Self mastery, disiplin, Kerja keras, Keinginan untuk belajar dan berpikiran terbuka&lt;br /&gt;• Kuasai Delegation mastery, meliputi kemampuan untuk memberi goal yang terkendali. Tidak semua orang memiliki kemampuan delegasi yang efektif. Serta memantau hasil yang dilakukan oleh team anda&lt;br /&gt;• Planning Mastery. Ini satu hal yang sangat penting. Jika anda gagal membuat rencana, berarti anda merencanakan untuk gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sadar bahwa waktu adalah aset yang paling berharga, karena uang bisa dicari, waktu tidak bisa kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Memiliki mentor yang melihat bisnis dari luar lapangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang mentor adalah orang yang secara konsisten memberikan masukan tentang bisnis anda. Mereka adalah dokter, sparing partner, tapi juga teman yang bisa anda percaya. Mereka sudah melewati masa-masa yang anda lewati. Anda juga mendapat leverage karena mereka memiliki pengetahuan dari berbagai industri yang bisa di pelajari oleh industri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Mc Donald sampai mengadopsi taman kanak-kanak di dalam resto.Bagaimana toko roti yang dulunya tidak memperlihatkan dapur, sekarang dibuat seperti pasar Swalayan. Bagaimana pelatih olah raga di adopsi menjadi pelatih bisnis. Dan masih banyak lagi, hal ini terjadi karena adanya proses mentoring, diskusi panjang dengan orang-orang yang sangat kompeten dengan bidang bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Menikmati kemenangan dan kegagalan di bisnis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini menarik, siapa pebisnis yang mau gagal? Jawabannya 'semua'! Karena pebisnis yang tidak mau gagal, tidak bertahan lama karena tidak banyak pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada dua pilihan antara resiko besar dan kecil mana akan dipilih seorang great entrepreneur? Resiko terbesar... Resiko besar=reward besar. Reward dalam bentuk uang hanya salah satu dari resiko. Bentuk reward bisa dalam berbagai bentuk:&lt;br /&gt;1. Reward bisa berupa pengalaman&lt;br /&gt;2. Reward bisa berupa pelajaran&lt;br /&gt;3. Reward bisa berupa pertemanan&lt;br /&gt;4. Reward bisa berupa uang&lt;br /&gt;5. Reward bisa berupa spiritual enlightment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua reward di atas tidak pernah terjadi jika anda tidak 'TAKE RISK' ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengambil resiko terkecil, anda mendapat reward terkecil. Kuncinya ternyata ada pada permainannya bukan hanya hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;4. Memiliki profit yang tumbuh secara gradual minimum 20% setiap tahun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisnis yang tumbuh terlalu cepat sering mengalami kendala dengan fondasi bisnis, seperti keuangan, operasional dan sales and marketing. Perhatikan proses kerja bisnis anda, apakah operation sejalan dengan marketing, marketing dengan finance, finance dengan purchasing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan sangat penting,anda boleh cut cost tapi ada dua hal yang tidak boleh di potong:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, biaya pemasaran. Marketing expenses harus terus jalan, pemasaran ini membuat omset anda bertambah secara konsisten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, biaya pendidikan. The more knowledge you have, the easier your job become. Semakin pandai, semakin mudah pekerjaan anda.Investasi leher ke atas daripada leher ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roda dunia berputar, anda bisa diatas, bisa di bawah. Saat anda di atas pelajari hal-hal yang ada di bawah. Saat anda di bawah, pelajari hal-hal yang ada di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Memiliki &lt;em&gt;emergency plan&lt;/em&gt; di saat krisis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah Nahkoda handal,selalu bisa mengantisipasi masalah. Nahkoda mengantisipasi badai dengan memiliki peta perjalanan. Selain peta di miliki, mereka juga memiliki indikator-indikator yang memberikan lampu merah-kuning atau hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak menunggu timbulnya krisis baru membuat rencana, mereka membuat rencana menjaga-jaga jika terjadi krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhana. Dua tahun lalu saya melatih seorang pemilik bisnis motor bekas. Selama enam bulan terjebak persaingan harga, dari penjualan motor 200 sebulan merosot menjadi 70 motor. Tahun 2008 kita membuat &lt;em&gt;financial plan&lt;/em&gt;, dengan goal memiliki cash reserve positif dari operasional. Mulai dari pemangkasan tujuh divisi menjadi 4 divisi. Hari ini bisnis ini mendapat 4 penghargaan dengan revenue terbesar, pengelolaan keuangan yang terbaik dan siap menghadapi krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menerapkan Balanced Scorecard sederhana sehingga tidak terkecoh dengan situasi pasar atau berita media masa. Plannya sangat terarah dan terukur. Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Memiliki hubungan yang baik dengan share holder, investor, dan principal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hubungan baik ini terbina karena saling menguntungkan. Investor dan principal adalah orang-orang yang menginginkan anda maju, berkembang dan mencetak profit sebanyak-banyaknya. Anda membutuhkan investor karena mereka memberi peluang untuk mempercepat pertumbuhan dengan kapital investment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak investor yang tidak puas dengan performance bisnis mereka, principal mencari jalan untuk mencari pengelola baru. Karena tidak menguntungkan, tapi yang terutama adalah karena tidak align. Seberapa align anda dengan investor dan principal anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Memiliki mentor yang memberi ide secara konsisten di saat krisis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mentor bisa melihat hutan dari atas pohon. Mentor adalah dokter bisnis yang memberi anda second expert opinion tentang bisnis anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anda memiliki mentor, maka navigasi bisnis anda akan semakin jelas. Bayangkan, sebuah bisnis yang sedang di landa krisis kadang tidak bisa berpikir secara jernih. Karyawan kalang kabut, panik, saling memikirkan diri sendiri dan pandangan menjadi kabur. Bagaimana dengan fokus bisnis anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda sibuk bermain di dalam lapangan, anda tidak bisa melihat strategi yang paling efektif. Keberadaan seorang mentor yang memperhatikan permainan, strategi kompetitor, kinerja karyawan bahkan mental dan semangat dibangun secara dramatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka keuntungan bisnis yang memiliki mentor akan lebih stabil, seperti memiliki dokter pribadi. Saat ini dokter pribadi menjadi lebih murah karena beliau tahu betul kondisi kesehatan anda luar dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bisnis yang stabil memiliki mentor, bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tom MC Ifle&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Chief Operating Officer&lt;br /&gt;ActionCOACH Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku bestseller Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-5759645512944453127?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/5759645512944453127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-7-ciri-bisnis-yang-stabil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5759645512944453127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/5759645512944453127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-7-ciri-bisnis-yang-stabil.html' title='Tom MC Ifle: 7 Ciri Bisnis Yang Stabil di Masa Krisis'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4908902981890127805</id><published>2009-07-03T10:56:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T10:58:46.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muk Kuang'/><title type='text'>Muk Kuang: Berharap Sesuatu Yang Positif</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;div&gt; Apa yang terlintas pertama kali di benak Anda ketika bangun di hari Senin pagi ? Harapan seperti apa yang Anda bangun ketika harus meeting dengan atasan Anda ? Apa yang Anda bayangkan ketika harus presentasi di depan klien ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; Jika apa yang harapkan dan bayangkan semuanya baik dan positif, maka Anda sudah berada pada jalur yang benar. Jika masih terlintas kekhawatiran, keraguan, ketakutan dalam diri Anda, maka Anda perlu memprogram ulang pola pikir Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; Banyak orang tahu bahwa harapan yang positif akan membangun sebuah keyakinan, tapi tidak banyak orang yang betul-betul melakukannya. Terkadang rasa cemas dan takut muncul dalam pikirannya. Imajinasi negatif seseorang yang membuat keraguannya semakin besar. Visualisasinya yang negatif membuat kecemasannya semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;Belum presentasi di depan klien, tapi gemetarnya sudah dari rumah, karena takut tidak dapat menjawab pertanyaan. Belum haris senin pagi, tapi sudah merasa malas membayangkan macetnya jalan, belum bertemu dengan atasan tapi sudah khawatir akan mendapat teguran. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; Pembaca yang setia, sadar tidak sadar yang membangun segala sesuatu yang negatif berawal dari pikiran kita masing-masing, padahal segala sesuatunya belum tentu terjadi.&lt;br /&gt;Pilihannya memang hanya ada 2, Anda boleh milih berharap hal buruk akan terjadi pada Anda, atau berharap hal yang baik akan terjadi pada Anda. Jika imajinasi, harapan yang Anda ciptakan hanya akan membuat Anda merasa menjadi lebih kecil, tidak mampu, kurang yakin, ragu, maka saatnya bagi Anda untuk meninggalkannya.Ambil suatu momen yang tenang, dan mulai bayangkan segala sesuatu yang baik akan terjadi.Bayangkan bagaimana atasan Anda akan kagum dengan kinerja Anda, bayangkan bagaimana klien Anda begitu menyukai presentasi Anda, bayangkan bahwa hari Senin Anda begitu menyenangkan karena akan ada kejutan spesial. Jika kita boleh memilih, kenapa tidak sekalian memilih yang baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; Hari Anda akan menjadi menyenangkan tergantung pada diri Anda. Mungkin kita bisa belajar dari seorang anak kecil, yang selalu ceria menghadapi harinya, yang selalu semangat pergi ke sekolah karena bertemu dengan teman-temannya, yang selalu senang ketika bangun karena bisa kembali bermain dengan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; Hidup ini terlalu singkat untuk menjadi khawatir dan menjadi takut. Kita dilahirkan untuk menjadi pribadi yang hebat, pribadi yang menang, tapi hal itu baru akan terwujud, jika kita bersedia mengharapkannya terjadi dalam hidup kita. Situasi dan kondisi boleh tidak bersahabat dengan kita, tapi jangan biarkan hal itu semua mengubur harapan positif kita. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;Jangan berhenti berharap, dan teruslah mengharapkan hal positif yang terjadi pada hidup Anda. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muk Kuang is a &lt;strong&gt;People Development Trainer, Motivational/Inspirational Speaker, Co-founder J&amp;amp;K Counsels and Author of self development book&lt;/strong&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4908902981890127805?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4908902981890127805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-berharap-sesuatu-yang-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4908902981890127805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4908902981890127805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/muk-kuang-berharap-sesuatu-yang-positif.html' title='Muk Kuang: Berharap Sesuatu Yang Positif'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-2995936004793637064</id><published>2009-07-03T10:54:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T10:56:15.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eko Jalu Santoso'/><title type='text'>Eko Jalu Santoso: Menggeser Kotak Anda</title><content type='html'>Dalam sebuah kesempatan berbagi motivasi, saya memulai pembicaraan dengan meminta satu orang peserta pelatihan untuk maju kedepan. Saya meminta peserta ini melompat setinggi-tingginya dan kemudian saya beri tanda ketinggian yg dicapainya. Seteleh ia melompat dua kali, kemudian saya tanyakan kepadanya, apakah ini lompatan tertingginya ? Ia menjawab "YA". Kemudian saya berikan satu tantangan, agar ia melompat lebih tinggi lagi sampai menyentuh titik yang saya tentukan dan kalau berhasil saya berikan satu buku saya "The Art of Life Revolution" sebagai hadiahnya. &lt;p&gt;Iapun mulai berusaha melompat lebih tinggi agar menyentuh titik yg saya tentukan diatas titik pencapaiannya. Satu lompatan tidak berhasil dan dengan usaha yang lebih keras akhirnya lompatan kedua ia berhasil menyentuh titik yg saya tentukan. Peserta yang lainpun memberikan sambutan meriah dengan tepukan tangan atas pencapainnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sahabat, kadang-kadang kita sebagai manusia tanpa disadari pernah juga mengalami hal yang sama dengan ilustrasi cerita peserta pelatihan diatas. Seringkali tanpa disadari kita membatasi diri kita dan menganggap seolah-olah apa yang sudah kita lakukan adalah lompatan-lompatan tertinggi yang bisa dicapai. Padahal kalau mau dengan usaha lebih keras - seperti yang dilakukan peserta diatas - akhirnya kita akan berhasil melompat lebih tinggi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tanpa disadari seringkali kita menganggap bahwa seolah-olah rutinitas yang kita kerjakan adalah kemampuan tertinggi yang sudah kita lakukan. Kemudian kita menetapkan persepsi yang salah terhadap kemampuan diri sendiri. Hal ini membuat kita terbelenggu dan tanpa mau mencoba melihat potensi lebih yang ada dalam diri kita masing-masing. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Rutinitas dan pola pikir seperti ini seolah-olah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua "Kelebihan Kita". Kemudian menjadikan kita lebih sering mempercayai mentah-mentah apapun yang orang voniskan kepada kita, tanpa pernah berpikir benarkah Anda demikian itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti halnya kisah seekor belalang yang baru keluar dari kotak yang mengurungnya. Dalam perjalan ia sangat keheranan ketika bertemu dengan seekor belalang lain yang mampu melompat lebih tinggi dari lompatannya. Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh ?". Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kamu tinggal selama ini ? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan". Saat itu si belalang baru menyadari kalau selama ini ia tinggal terkurung dalam sebuah kotak kecil. Kotak kecil itulah yang membatasi dirinya sehingga membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sahabat yang baik, tidakkah Anda pernah bertanya kedalam nurani Anda sendiri, bahwa Anda sesungguhnya bisa "melompat lebih tinggi" dari batas lompatan Anda saat ini ? Apakah Anda pernah merenungkan sejenak, bahwa sesungguhnya ada potensi kekuatan luar biasa dalam diri Anda yang menunggu untuk dibangkitkan dalam diri Anda ? Kalau Anda mau berhenti sejenak untuk menggeser "kotak" dalam pikiran Anda, pasti Anda akan menemukan potensi luar biasa dalam diri Anda. SEMOGA BERMANFAAT. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;***Eko Jalu Santoso | Founder Motivasi Indonesia | Penulis Buku "THE ART OF LIFE REVOLUTION" dan "THE WISDOM OF BUSINESS" | www.ekojalusantoso.com &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-2995936004793637064?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/2995936004793637064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-menggeser-kotak-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2995936004793637064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/2995936004793637064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-menggeser-kotak-anda.html' title='Eko Jalu Santoso: Menggeser Kotak Anda'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-568415780211937132</id><published>2009-07-03T10:53:00.001+07:00</published><updated>2009-07-03T10:53:59.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus Winarto'/><title type='text'>Paulus Winarto: You Are Born To Win</title><content type='html'>You were born to be a winner, but to be a winner you must plan to win and prepare to win.&lt;br /&gt; - Zig Ziglar &lt;p&gt; Malam itu (Rabu, 27 Mei 2009) menjadi malam yang berkesan bagi saya sebagai seorang ayah. Ketika sedang berada di depan komputer untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan, putra saya, Timothy yang baru berusia 13 bulan masuk. Seperti biasa dia menyapa dengan kata-kata yang belum sempurna, "Pa..pa..." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya pun segera mengambil dan memangku putra kesayangan saya itu yang saat ini sedang dalam tahap belajar berjalan. Sebagai seorang penulis, ruang kerja saya penuh buku dan berantakan. Beberapa buku bahkan tergeletak begitu saja di samping keyboard komputer yang saya pakai untuk mengetik artikel ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti biasa, dengan matanya yang jeli bagaikan mata rajawali, Timo segera mengambil salah satu buku yang tergeletak itu. Buku yang diambilnya kali ini adalah buku Born To Win (Promod Batra), sebuah buku motivasi yang sangat bagus dan mudah dicerna. Sesaat kemudian ia tampak membolak-balik halaman buku tersebut. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Khawatir buku tersebut rusak disobek (meski ia tentu saja tidak bermaksud demikian) saya kemudian mengambilnya kembali. Seketika itu juga, ia meronta-ronta dan menangis kencang. Saya kemudian menggantinya dengan barang lain. Mulai dari kertas, amplop, kotak DVD hingga buku lainnya, tetap ia tidak mau. Alhasil saya memberikan kembali buku Born to Win tersebut kepadanya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemudian, saya membawa dia ke dapur menemui istri saya. "Ma, lihat anak kita. Born to win!" Istri saya cuma tersenyum. Tidak lama kemudian, Timo tampak ngantuk berat. Saya mengantarnya ke kamar dan istri saya menyusul. Masih dengan buku Born to Win di tangannya, sesaat kemudian ia pun tertidur lelap. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Peristiwa sederhana ini kemudian saya renungkan lebih jauh, terutama kalimat yang menjadi judul buku tersebut: Born to Win. Sebagai seorang manusia, saya percaya bahwa semua anak yang lahir ke dunia ini dilahirkan dengan potensi sebagai pemenang. Ini adalah kepercayaan saya pribadi. Mengapa saya sangat percaya hal tersebut? Ada dua alasan utama. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang pertama, kelahiran adalah sebuah proses kemenangan. Ya, sebuah proses kemenangan yang diawali dengan pembuahan yang merupakan kompetisi paling bebas yang pernah ada. Bayangkan satu sel sperma harus bertanding melawan setidaknya 100 hingga 700 juta sel sperma lainnya. Ini adalah kompetisi terbebas, terhebat, terdashyat yang pernah terjadi dalam hidup setiap manusia dan tidak akan pernah terulang lagi di kemudian hari. Bayangkan satu melawan setidaknya 100 juta. Itu ibarat seorang pria harus bersaing dengan 100 juta pria lainnya untuk merebut hati seorang wanita! Tentu sebuah proses yang sangat sangat sangat tidak mudah! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah itu, janin harus bertumbuh. Sayangnya terkadang karena proses alam, sang janin bisa meninggal dalam kandungan. Kasus hampir serupa pernah kami alami. Di penghujung 2008 lalu istri saya mengalami blighted ovum, yaitu kasus di mana seorang wanita hamil, ada kantung kehamilan namun tidak ada janinnya. Diagnosa dokter mengatakan, "Bisa jadi sperma atau sel telurnya kurang bagus dan karena seleksi alam, dia tidak jadi." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang kedua, saya menyakini setiap bayi yang lahir ke dunia lahir dengan potensi sebagai pemenang karena manusia diciptakan seturut citra Sang Pencipta. Otomatis dalam DNA setiap bayi ada sifat-sifat Tuhan seperti kasih sayang, sabar, tekun, dan seterusnya. Bukankah itu adalah sifat-sifat pemenang? &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meski demikian, terkadang potensi sebagai pemenang hanya tinggal potensi. Ibarat kapal yang hanya berlabuh di pelabuhan dan tidak pernah berlayar sehingga fungsinya menjadi tidak kelihatan, mubazir dan sia-sia. Mengapa bisa begitu? Sahabat saya yang juga penulis buku Adi W. Gunawan berkata, salah satu faktornya adalah pengkondisian. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya, pengkondisian. Pengkondisian macam apa? Pengkondisian negatif yang dilakukan oleh orang-orang terdekat yang seharusnya membantu potensi itu melejit ke permukaan. Orang-orang terdekat itu bisa orang tua, saudara, kakek-nenek hingga guru di sekolah. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bentuk-bentuk pengkondisiaan ini macam-macam, mulai dari yang paling halus hingga yang paling kasar. Misalnya, pelabelan pada anak (misalnya anak dicap bodoh, anak sial, dsb), larangan ini-itu yang kemudian membelenggu kreativitas anak hingga penyiksaan fisik jika anak berbuat salah atau tidak sesuai dengan harapan orang tua. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya jadi teringat pernyataan sahabat dan juga guru kreativitas saya, Mr. Joger (yang juga pengusaha kaos terkenal di Bali). "Anak-anak harus nakal tapi tidak boleh jahat," katanya. Memang jika dicermati lebih jauh ada perbedaan besar antara nakal (kreatif) dan jahat (menyakiti atau merugikan orang lain). &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Memang sangat tidak mudah menjadi orang tua dan juga guru yang baik. Untuk hal yang satu ini, saya masih terus belajar sungguh-sungguh. Saya pun teringat lagu Withney Houston, The Greatest Love of All, berikut kutipan syairnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; I believe the children are our are future&lt;br /&gt;Teach them well and let them lead the way&lt;br /&gt;Show them all the beauty they possess inside&lt;br /&gt;Give them a sense of pride to make it easier&lt;br /&gt;Let the children's laughter remind us how we used to be ... &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Ya, dalam setiap diri anak ada potensi pemenang yang dalam bahasa Withney Houston di sebut keindahan dalam diri setiap anak. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pikiran saya kemudian membawa saya kembali kepada sebuah film animasi yang beredar bertahun-tahun silam, A Bug's Life. Dalam film tersebut ada dialog antara semut dewasa bernama Flik yang sering dituduh sebagai pembuat onar (trouble maker) dengan semut putri kerajaan yang masih kecil bernama Dot. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Keduanya sama-sama merasa dirinya tidak berharga. Yang besar merasa tidak pernah dihargai sementara yang kecil merasa minder karena masih terlalu kecil dan belum bisa terbang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Mendadak semut dewasa ini menjadi bijaksana. Ia mengambil sebuah batu kecil dan berkata sambil menunjuk pohon besar, "Kecil bukanlah sesuatu yang buruk. Anggaplah batu kecil ini sebagai benih. Dan lihatlah pohon besar itu. Gunakan imajinasimu. Pohon besar itu sesungguhnya sudah ada dalam benih yang kecil ini. Namun ia membutuhkan waktu, air, dan sinar matahari untuk bisa menjadi besar. Mungkin sekarang kamu berpikir banyak hal yang belum bisa kamu lakukan. Itu karena kamu masih berupa benih. Besabarlah. Berilah waktu bagi dirimu. Saat ini kamu masih seperti sebuah benih." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wow, sebuah pernyataan yang sungguh benar. Pertanyaannya sekarang, sudah kita menjadi air, hujan atau sinar matahari yang membantu orang-orang di sekitar kita (terutama anak-anak kita) agar mereka bisa tumbuh dari sebuah benih menjadi pohon yang berbuah lebat? *** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;* Paulus Winarto adalah pemegang 2 Rekor Indonesia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni sebagai pembicara seminar yang pertama kali berbicara dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan di angkasa. Sejumlah bukunya masuk dalam kategori best seller (al: First Step to be An Entrepreneur, Reach Your Maximum Potential, Be Strong, Melejit di Usia Muda dan The Power of HOPE). Ia banyak menimba ilmu kepemimpinan dari guru kepemimpinan internasional, Dr. John C Maxwell. Guru marketing Hermawan Kartajaya menjuluki Paulus sebagai "manusia kompleks". Paulus dapat dihubungi melalui e-mail: pwinarto@cbn.net.id atau www.pauluswinarto.com. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-568415780211937132?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/568415780211937132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-you-are-born-to-win.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/568415780211937132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/568415780211937132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/paulus-winarto-you-are-born-to-win.html' title='Paulus Winarto: You Are Born To Win'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4817739907085290415</id><published>2009-07-03T10:51:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T10:52:15.848+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pitoyo Amrih'/><title type='text'>Pitoyo Amrih: Rule of Engagement</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Beberapa hari ini, yang memenuhi berita di media, selain gegap gempita seputar Pilpres, kemudian riuh rendah kasus Manohara, juga diisi dengan kisah klasik tentang beberapa kali kapal tempur Malaysia melanggar batas wilayah di perairan Ambalat. Banyak opini disampaikan, terutama yang banyak saya lihat di blog, jejaring sosial dan sebagainya, dari yang berusaha bersabar, dan mengedepankan dialog dan akal sehat untuk menghindari perseteruan, sampai komentar-komentar yang memerahkan telinga, baik dari pihak Indonesia sendiri maupun pihak Malaysia.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Banyak diantara para pengomentar kita yang cenderung menghakimi angkatan laut penjaga perbatasan Indonesia yang lamban, kurang tegas. Sepertinya para pengomentar itu lupa, bahwa segala hal terutama mengenai sengketa perbatasan, terkait tindakan di lapangan, apalagi pada situasi hubungan dua negara yang sangat kondusif, pastilah ada aturannya, dan semua harus tunduk pada aturan itu. Beberapa hari lalu, di siaran Televisi, dari wawancara salah satu Komandan perbatasan di sana, mengatakan bahwa respon terhadap insiden pelintas batas seperti itu tetap ada aturannya, mereka sebut dengan istilah ‘&lt;em&gt;the rule of engagement&lt;/em&gt;’, sifatnya hanya memberi peringatan sambil melakukan pengawalan agar sang pelintas batas berbalik arah. Tembakan hanya dalam rangka untuk membela diri, atau memang sudah mendapat persetujuan dari presiden dan DPR. Dan respon utama yang diberikan adalah melalui diplomasi yang dimotori oleh Departemen Luar Negri.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Kejadian ini bisa kita tarik maknanya pada keseharian kita. Kita manusia, dibekali hati nurani untuk bisa melihat mana yang baik dan tidak baik. Termasuk juga dalah menjalin hubungan dengan orang lain. Bolehlah wilayah ini juga bisa kita beri definisi sama yaitu ‘&lt;em&gt;rule of engagement&lt;/em&gt;’, tapi sifatnya mungkin tidak secara hitam putih tertuang dalam sebuah aturan. Karena hal ini sangat tergantung dari etika secara umum, budaya yang ada di masayarakat tersebut, sampai kepada nurani masing-masing orang dalam melihat yang sebaiknya bagaimana.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Cerita pelintas batas Malaysia, sebenarnya bisa menjadi contoh soal bagaimana kita secara umum merespon terhadap sesuatu atau seseorang yang melanggar wilayah hak-hak kita. Pemerintah kita secara institusi representasi rakyat Indonesia, sudah berusaha bersikap elegan untuk memberi contoh kepada kita bagaimana sebaiknya kita bersikap, baik secara kolektif sebagai bangsa dan –yang lebih penting lagi- bagaimana kita secara individu merespon hal-hal seperti ini.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Saya yakin, banyak di keseharian kita, dimana orang lain –entah sengaja atau tidak- melanggar hak-hak kita. Jalur laju kendaraan kita tiba-tiba diserobot, kita yang taat antrian tiba-tiba ada orang nyelonong memotong antrian, melihat ada orang yang memarkir kendaraannya sehingga menutup jalan pintu pagar depan rumah, teman kerja meminjam barang tanpa permisi. Anda boleh membuat daftar, selama satu hari, kejadian apa saja yang anda nilai sebagai sebuah pelanggaran terhadap hak anda oleh orang lain. Dari situ anda juga bisa menuliskan bagaimana respon anda terhadap kejadian itu, mungkin bisa untuk menjadi analisa dan bahan belajar anda sendiri.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Respon atas contoh kejadian diatas, bisa jadi biasanya adalah sebuah respon yang sangat tergantung oleh sesuatu diluar diri anda. Kalau anda lagi enak hati, anda respon baik, kalau anda lagi stress, anda marah-marah. Bila cuaca cerah sejuk, akan berbeda responnya ketika ditengah kemacetan panas terik. Bila orang lain segera meminta maaf, kita pun ikut menjadi baik, tapi bila mereka diam saja atau malah cenderung tinggi hati, anda marah-marah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;         &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;span&gt;Kalau kejadian pelintas batas negara, mungkin memang ada begitu rinci ‘&lt;em&gt;rule of engagement&lt;/em&gt;’ yang memandu setiap detail kasus kejadian, beserta prosedur respon. Tapi dalam keseharian kita, tak ada ‘&lt;em&gt;rule of engagement&lt;/em&gt;’ tertulis. Yang ada hanya etika, budaya, dan paradigma bagaimana kita melihat itu semua. Dan inilah yang sekaligus bisa menjadi tantangan kita setiap individu, adakah respon kita selalu tergantung pada sesuatu yang ada diluar diri kita, atau kita memiliki nilai-nilai ‘&lt;em&gt;rule of engagement&lt;/em&gt;’ sendiri, yang dibangun atas nurani kita. Dan selalu berusaha merespon sesuai nilai-nilai itu, apa pun kejadiannya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4817739907085290415?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4817739907085290415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-rule-of-engagement.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4817739907085290415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4817739907085290415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/pitoyo-amrih-rule-of-engagement.html' title='Pitoyo Amrih: Rule of Engagement'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4740245473005721782</id><published>2009-07-03T10:49:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T10:50:43.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eko Jalu Santoso'/><title type='text'>Eko Jalu Santoso: Pemenang</title><content type='html'>" Kemenangan sejati bukan diukur dengan kemampuan mengalahkan orang lain, melainkan dinilai dari bagaimana kita mampu memberdayakan potensi yang kita miliki, untuk mencapai prestasi terbaik melampaui standar yang kita tetapkan." &lt;p&gt;Kisah tentang seekor belalang dan seekor anjing dibawah ini adalah awal yang tepat untuk menjadi kendaraan pemahaman kita dalam memulai tulisan ini. Dikisahkan dalam sebuah perjalanan, seekor belalang bertemu dengan seekor anjing yang sombong. Anjing ini menyombongkan diri kepada belalang kecil dengan mengatakan bahwa tidak ada satupun binatang yang mampu mengalahkan lompatannya di wilayah ini. Mendengar perkataan si anjing, panaslah hati si belalang kecil ini. Kemudian belalang kecil ini berani menantang si anjing, bahwa dia bisa mengalahkan lompatan si anjing dengan syarat standar ukuran kemenangannya sesuai dengan standar yang ditetapkannya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Apakah kamu berani melayani tantangan saya ?", demikian kata si belalang. "Kita berlomba melompat di tempat setinggi-tingginya dan pemenangnya diukur bukan dari seberapa tinggi dia melompat, melainkan dinilai dari berapa kali tinggi lompatan yang dilakukan dibanding tinggi tubuhnya". &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Anjing menerima tantangan belalang ini. Kemudian Anjing mendapatkan kesempatan mencoba melompat yang pertama. Hasilnya, ia ternyata berhasil melompat setinggi 2 meter atau sekitar sepuluh kali tinggi tubuhnya. Berikutnya giliran si belalang. Lompatan belalang hanya setinggi seperempat dari lompatan anjing, namun ketinggian lompatan tersebut ternyata setara dengan empat puluh kali tinggi tubuhnya. Siapakah pemenangnya dalam perlombaan ini ? Tentu saja pemenangnya adalah si belalang kecil. Ia mampu melompat setinggi 40 kali dari tinggi tubuhnya dibandingkan si anjing yang hanya 10 kali dari tinggi tubuhnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sahabat, pada dasarnya dalam kehidupan ini setiap orang bisa menjadi pemenang, kalau ukuran kemenangannya dinilai berdasarkan standar potensi yang dimilikinya. Kemenangan sejati sesungguhnya dinilai dari seberapa besar usaha yang telah kita lakukan berdasarkan potensi yang kita miliki untuk mencapai prestasi yang terbaik. Demikian juga dalam pekerjaan, hidup dan bisnis, Anda dan saya memiliki potensi masing-masing yang dapat ditingkatkan untuk mencapai prestasi kemenangan tertinggi sesuai standar yang kita tetapkan. Ukuran keberhasilan tidak selalu membandingkan dengan orang lain, melainkan dapat dinilai dari seberapa besar potensi yang telah kita miliki untuk mencapai prestasi terbaik kita. Maka membandingkan ukuran keberhasilan diri kita dengan pencapain kesuksesan orang lain adalah tidak bijaksana. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemenangan sejati sesungguhnya adalah bagaimana kita telah memberdayakan potensi kemampuan kita untuk meraih prestasi yang lebih baik dalam berbagai bidang kehidupan, seperti dalam kesehatan, kekayaan hati, kekayaan spiritual, kekayaan materi, keberhasilan prestasi kerja dan prestasi bisnis, dalam hal kemajuan dalam kehidupan keluarga, maupun memberikan konstribusi kebaikan bagi sesama dan kehidupan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Marilah kita bertanya kedalam diri kita sendiri:&lt;br /&gt;- Apakah hari ini saya sudah melakukan sesuatu yang lebih baik dibandingkan hari kemarin ?&lt;br /&gt;- Apakah bulan ini saya sudah meraih prestasi lebih baik dibandingkan bulan lalu ?&lt;br /&gt;- Apakah tahun ini sudah meraih prestasi lebih meningkat dibandingkan tahun lalu ?  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tentu saja ukurannya jangan hanya dinilai dari pencapain materi dunaiwi semata, melainkan dapat dinilai dari peningkatan kekayaan spiritual dalam diri kita. Ukurannya bisa, Apakah sudah lebih bijaksana, apakah sudah lebih meningkat dalam kehidupan spiritual, dalam kehidupan karier dan pekerjaan, dalam kehidupan bisnis, dalam pergaulan dan kemasyarakatan ? Apakah sudah meningkat dalam memberikan konstribusi dan manfaat kepada orang lain, dalam memberikan bantuan dan manfaat kebaikan bagi orang lain ? Dan tentu saja masih banyak lagi standar ukuran sesuai dengan potensi yang kita miliki. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Anthony Robbins seringkali diosebutkan dengan "Constant Action Never Ending Improvement", sedangkan saya pribadi lebih senang menyebutkannya dengan "continues learning and never ending improvement." Itulah prinsip memberdayakan potensi untuk meraih keberhasilan sejati. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Dari pada membanding-bandingkan dengan pencapaian orang lain, lebih baik memulai melakukan evaluasi kedalam diri, kemudian melakukan perubahan-perubahan dari dalam diri kita sendiri. Menyusun kembali langkah-langkah pengembangan diri kita kedepan dengan prinsip " continues learning and never ending improvement." Bagaimana agar kedepan kita menjadi lebih bijaksana, menjadi lebih kaya hati, memiliki sikap empti, lebih banyak memberikan kontribusi kebaikan, mampu lebih meningkatkan prestasi kerja, meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dalam diri dan lain sebagainya. SEMOGA BERMANFAAT. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;***Eko Jalu Santoso | Founder Motivasi Indonesia | Penulis Buku "HEART REVOLUTION: REVOLUSI HATI NURANI" dan "THE WISDOM OF BUSINESS", Elex Media Komputindo. | www.ekojalusantoso.com &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4740245473005721782?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4740245473005721782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-pemenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4740245473005721782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4740245473005721782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/eko-jalu-santoso-pemenang.html' title='Eko Jalu Santoso: Pemenang'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4636104129425956210</id><published>2009-07-03T10:47:00.001+07:00</published><updated>2009-07-03T10:49:11.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tom MC Ifle'/><title type='text'>Tom MC Ifle: Bahaya Otak Kanan</title><content type='html'>Apa yang lebih anda takuti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mana lebih ber-resiko tinggi:&lt;br /&gt; a. Reaktor nuklir atau&lt;br /&gt; b. sinar matahari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Binatang apa yang mengakibatkan kematian manusia terbesar?&lt;br /&gt; a. Buaya&lt;br /&gt; b. Beruang&lt;br /&gt; c. Kijang&lt;br /&gt; d. Hiu&lt;br /&gt; e. Ular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penyebab kematian manusia terbesar:&lt;br /&gt; a. Perang&lt;br /&gt; b. Bunuh diri&lt;br /&gt; c. Pembunuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kalau jawaban anda reaktor nuklir, anda salah. Kejadian yang disebabkan oleh reaktor nuklir terdahsyat adalah saat Chernobyl bocor di Ukraina tahun 1986. Jumlah orang yang mati akibat terkontaminasi nuklir hingga 2006 dibawah 100 orang. 8000 orang pertahun meninggal akibat skin cancer atau overexposure sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika anda jawab ular atau hiu, sayang masih salah.Kijang mengakibatkan kematian manusia lebih banyak 7x setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika anda menjawab perang mengakibatkan kematian, sekali lagi anda salah. Bunuh diri dua kali lebih banyak dari pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apa pelajarannya?&lt;br /&gt; Saat kita menerima sebuah informasi negatif, di minta untuk mengambil keputusan atau di tuntut untuk take ACTION, otak kanan anda memberi reaksi. Karena otak kanan tidak bisa menganalisa terstruktur, otak kanan anda hanya memberi reaksi spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nah, bahayanya reaksi nomor satu saat anda masuk ke area UNKNOWN adalah, otak anda mengaktifasi frontal lobe kanan yang dominasi produksi perasaannya adalah FEAR. Saat FEAR muncul, ia segera mengaktifasi AMYG, dua neuron yang mematikan aliran darah ke otak, kemudian mengaktifasi ginjal untuk mengeluarkan adrenalin dan menyebarkan aliran darah dengan deras keselurh otot, itu sebabnya saat anda dikejar anjing gila, anda bisa lari tanpa berpikir ... berita buruknya DISANA ANDA KEHILANGAN AKAL SEHAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; So,dalam mengambil keputusan, consciousness is very important. Tidak bereaksi spontan (bukan saat dikejar anjing gila) akan memberi anda alternatif untuk memberi kesempatan agar intuisi anda bekerja lebih clear. Baru otak kanan sangat ampuh mengawal kesuksesan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tipsnya: Jangan biarkan otak kanan menciptakan FEAR... belajarlah mengaktifasi LOVE dari otak kanan yang memberi anda level energy lebih tinggi dari courage bahkan burning desire...Bertindaklah berdasarkan LOVE bukan FEAR... ambil keputusan berdasarkan LOVE bukan FEAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Have FUN dengan otak kanan anda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bagaimana menurut anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salam FUNTASTIC!&lt;br /&gt; &lt;p&gt; Tom MC Ifle &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Chief Operating Officer ActionCOACH Indonesia &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Penulis buku best seller Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4636104129425956210?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4636104129425956210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-bahaya-otak-kanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4636104129425956210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4636104129425956210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/tom-mc-ifle-bahaya-otak-kanan.html' title='Tom MC Ifle: Bahaya Otak Kanan'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-7072841994541967889</id><published>2009-07-03T10:23:00.001+07:00</published><updated>2009-07-03T10:27:27.860+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Andrie Wongso'/><title type='text'>Andrie Wongso:  Semangkuk Bakso</title><content type='html'>Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel. &lt;p&gt; "Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!" &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam," sapa si tukang bakso.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang," jawabnya tersipu malu.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak."  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Putri pun segera duduk di dalam.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya, "Lho, kenapa menangis, neng?" tanya si abang.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Saya jadi ingat ibu saya, nang. Sebenarnya... hari ini ulang tahun saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan kesukaanku. Saya sedih dan kecewa, bang." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih makan tiap hari, dari neng bayi sampai segede ini, apa neng pernah terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel lho." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Putri seketika tersadar, "Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?" &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri bergegas pergi. Setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat, wajah cemas sekaligus lega, &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Putri, dari mana kamu seharian ini, ibu tidak tahu harus mencari kamu ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya. Ibu telah membuat semua makanan kesukaan Putri. Putri pasti lapar kan? Ayo nikmati semua itu." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Ibu, maafkan Putri, Bu," Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya. Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir pula sahabat-sahabat baik dan paman serta bibinya. Ternyata ibu Putri membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Teman-teman yang luar biasa,&lt;br /&gt;Saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima kasih. Sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. Seolah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis, yang tidak sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;Maka untuk itu, kita butuh untuk belajar dan belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua, saudara, dan dengan masyarakat lainnya. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-7072841994541967889?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/7072841994541967889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-semangkuk-bakso.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7072841994541967889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/7072841994541967889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/andrie-wongso-semangkuk-bakso.html' title='Andrie Wongso:  Semangkuk Bakso'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-177245593343425247</id><published>2009-07-03T10:13:00.003+07:00</published><updated>2009-07-03T10:27:44.959+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mario Teguh'/><title type='text'>Mario Teguh:  Kumpulan Tips Motivasi</title><content type='html'>Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan&lt;br /&gt;bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.&lt;br /&gt;Karena keseimbangan sikap adalah penentu&lt;br /&gt;ketepatan perjalanan kesuksesan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita&lt;br /&gt;adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba&lt;br /&gt;itulah kita menemukan dan belajar membangun&lt;br /&gt;kesempatan untuk berhasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda hanya dekat dengan mereka yang anda&lt;br /&gt;sukai. Dan seringkali anda menghindari orang&lt;br /&gt;yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah&lt;br /&gt;Anda akan mengenal sudut pandang yang baru&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi&lt;br /&gt;pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus&lt;br /&gt;belajar, akan menjadi pemilik masa depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi&lt;br /&gt;pencapaian kecemerlangan hidup yang di&lt;br /&gt;idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa&lt;br /&gt;kesenangan adalah cara gembira menuju&lt;br /&gt;kegagalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Jangan menolak perubahan hanya karena anda&lt;br /&gt;takut kehilangan yang telah dimiliki, karena&lt;br /&gt;dengannya anda merendahkan nilai yang bisa&lt;br /&gt;anda capai melalui perubahan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila&lt;br /&gt;anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara&lt;br /&gt;lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila&lt;br /&gt;cara-cara anda baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.&lt;br /&gt;Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap&lt;br /&gt;anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong&lt;br /&gt;bila sikap anda salah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lanjut usia yang berorientasi pada&lt;br /&gt;kesempatan adalah orang muda yang tidak&lt;br /&gt;pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi&lt;br /&gt;pada keamanan, telah menua sejak muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Hanya orang takut yang bisa berani, karena&lt;br /&gt;keberanian adalah melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan&lt;br /&gt;punya kesempatan untuk bersikap berani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan&lt;br /&gt;stress adalah kemampuan memilih pikiran yang&lt;br /&gt;tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang&lt;br /&gt;anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui&lt;br /&gt;mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan&lt;br /&gt;tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan&lt;br /&gt;yang kemudian anda dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara&lt;br /&gt;kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku&lt;br /&gt;seperti orang yang terus memeras jerami untuk&lt;br /&gt;mendapatkan santan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai&lt;br /&gt;dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan&lt;br /&gt;anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang&lt;br /&gt;yang berbakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih menghormati orang miskin yang berani&lt;br /&gt;daripada orang kaya yang penakut. Karena&lt;br /&gt;sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa&lt;br /&gt;depan yang akan mereka capai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita&lt;br /&gt;ketahui, kapankah kita akan mendapat&lt;br /&gt;pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum&lt;br /&gt;kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.&lt;br /&gt;Dengan mencoba sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik&lt;br /&gt;dari yang mungkin anda capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup&lt;br /&gt;adalah membiarkan pikiran yang cemerlang&lt;br /&gt;menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang&lt;br /&gt;mendahulukan istirahat sebelum lelah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa&lt;br /&gt;mengupayakan pelayanan yang terbaik.&lt;br /&gt;Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang&lt;br /&gt;baik, maka andalah yang akan dicari uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita&lt;br /&gt;mungkin menua dengan berjalanannya waktu,&lt;br /&gt;tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus&lt;br /&gt;mengubah diri kita sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk&lt;br /&gt;melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi&lt;br /&gt;orang tua yang masih melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;seharusnya dilakukan saat muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat&lt;br /&gt;berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita&lt;br /&gt;kaya, tetapi menggunakannya dengan baik&lt;br /&gt;adalah sumber dari semua kekayaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : tarjoni.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-177245593343425247?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/177245593343425247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/kumpulan-tips-motivasi-mario-teguh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/177245593343425247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/177245593343425247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/kumpulan-tips-motivasi-mario-teguh.html' title='Mario Teguh:  Kumpulan Tips Motivasi'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4881263944623721538</id><published>2009-07-03T09:50:00.004+07:00</published><updated>2009-07-03T10:28:11.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tung Desem Waringin'/><title type='text'>TDW: Rahasia menjadi kaya dan bertumbuh semakin kaya</title><content type='html'>Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota &amp;amp; Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang- orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/ tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan penting kali ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat passive income:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Royalti dari hak cipta&lt;br /&gt;- Rumah yang disewakan/ dikostkan&lt;br /&gt;- Saham-saham yang menghasilkan deviden&lt;br /&gt;- Reksadana&lt;br /&gt;- Usaha-usaha yang menghasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TDW University&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4881263944623721538?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4881263944623721538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4881263944623721538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4881263944623721538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh.html' title='TDW: Rahasia menjadi kaya dan bertumbuh semakin kaya'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2283111193781555694.post-4392368793314801585</id><published>2009-07-03T08:53:00.005+07:00</published><updated>2009-07-26T18:05:04.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#SEO Contest Hadiah Rp 25 Juta'/><title type='text'>Stop dreaming start action</title><content type='html'>&lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop dreaming start action&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah kalimat yang dapat mengubah kehidupan banyak orang jika mereka mau melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan yang berbahagia dengan harta berlimpah, kesehatan yang baik dan keluarga yang harmonis adalah dambaan semua orang. Tetapi bagi kebanyakan orang hal itu hanyalah sebuah impian saja. Impian itu tetap tinggal sebagai impian karena mereka tidak pernah mau bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang 'tak punya' bermimpi punya harta berlimpah, tetapi mereka hanya ongkang-ongkang kaki tak melakukan apapun. Ada juga yang melakukan sesuatu untuk mengejar mimpinya tersebut, tetapi apa yang dilakukannya tidak mengarahkan dia kepada pencapaian impian itu. Contohnya: seorang karyawan ingin menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;boss &lt;/span&gt;dengan punya usaha sendiri, tetapi dia tidak pernah berusaha untuk memulai sebuah usaha. Alasannya tidak punya modal lah, tidak ada waktu lah, dsb. Padahal, banyak orang bisa memulai usaha dengan tanpa modal, misalnya dengan cara menjadi perantara/ mediator/ broker. Banyak pengusaha besar memulai usahanya sebagai broker. Jika tidak punya waktu karena bentrok dengan jam kerja, kita bisa bekerja sama dengan teman-teman yang punya waktu. Kita bisa bekerja di bagian&lt;span style="font-style: italic;"&gt; office, &lt;/span&gt;sementara teman-teman kita di bagian lapangan. Tentunya dengan kesepakatan-kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Banyak peluang akan terbuka jika kita banyak bergaul dan mempunyai banyak teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang ingin hidup sehat tanpa sering sakit. Tetapi... mereka tidak melakukan gaya hidup sehat. Mereka merokok, minum alkohol, sering bergadang (kurang tidur), makan tidak teratur dan makan makanan yang tidak sehat (banyak lemak, kurang sayur dan buah, tidak higienis), tidak mau berolahraga, sering gonta-ganti pasangan, dll. Gimana mau sehat jika gaya hidup tidak sehat? Bagi Anda yang saat ini masih sehat walaupun gaya hidup tidak sehat, berhati-hatilah karena tubuh Anda punya batas kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang ingin punya keluarga yang harmonis, tetapi mereka tidak pernah melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga keharmonisan keluarga mereka. Banyak suami menginginkan isterinya menghormatinya, sementara mereka tidak mengasihi istrinya dengan selayaknya. Banyak orang tua yang ingin anaknya menghormatinya, tetapi mereka sering melakukan hal-hal yang menyakiti hati anak-anaknya. Banyak istri yang ingin suaminya menyayanginya, tetapi mereka sering menunjukkan sikap tidak hormat kepada suami mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika Anda ingin kehidupan yang bahagia dengan harta banyak, hidup sehat dan keluarga harmonis, mulailah lakukan tindakan-tindakan yang dapat Anda lakukan yang mendukung pencapaian impian Anda. Mulailah membangun jaringan pertemanan dan belajar keahlian-keahlian yang diperlukan untuk membangun bisnis impian Anda, mulailah gaya hidup yang sehat, mulailah saling menghormati dan menyayangi di antara sesama anggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dari diri Anda. Mulailah dengan langkah-langkah yang mampu Anda lakukan. Mulailah sekarang. &lt;a href="http://suyanablog.blogspot.com/2009/06/stop-dreaming-start-action.html"&gt;Stop Dreaming Start Action!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi Anda untuk memperoleh kehidupan yang berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan terima kasih secara spesial saya sampaikan kepada Bapak &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.jokosusilo.com/"&gt;Joko Susilo&lt;/a&gt; yang melalui email-emailnya telah banyak memberikan motivasi kepada saya.  Semoga kontes SEOnya sukses Pak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2283111193781555694-4392368793314801585?l=kita-bisa-sukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/feeds/4392368793314801585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/stop-dreaming-start-action.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4392368793314801585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2283111193781555694/posts/default/4392368793314801585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kita-bisa-sukses.blogspot.com/2009/07/stop-dreaming-start-action.html' title='Stop dreaming start action'/><author><name>SUYANABLOG</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
